alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Retribusi Uji Kir di Kota Probolinggo Baru Rp339 Juta,Optimistis Capai Target

WONOASIH, Radar Bromo Perolehan retribusi dari pengujian kir di Kota Probolinggo, cukup positif. Dari target tahun ini Rp 925 juta, sampai akhir Mei sudah tercapai Rp 339 juta.

Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Probolinggo Hakiki Amalia mengatakan, perolehan kir hampir separo dari target. Selama lima bulan pertama sudah tercapai 43 persen.

Capaian positif ini tidak terlepas dari upaya Dishub melakukan sosialisasi kepada pemilik kendaraan tentang pentingnya melakukan uji kir. Dishub juga rutin berkirim surat kepada pemilik kendaraan untuk mengingatkan agar tepat waktu. “Kalau melihat kondisi selama lima bulan awal, insyaallah target bisa terlampaui pada akhir tahun,” katanya.

Besaran retribusi uji kir berbeda antarkendaraan. Untuk kendaraan di bawah 3.500 kilogram Rp 65 ribu, sedangkan kendaraan di atas 3.500 kilogram dikenakan Rp 75 ribu.

Di luar retribusi, ada penggantian buku uji kir yang rusak Rp 250 ribu. Pemilik harus melakukan uji kir setiap setahun sekali. Ini sangat penting demi keselamatan jiwa penumpang dan pengemudi.

Ia mengatakan, ke depan, pihaknya akan memberlakukan sosialisasi online. Hal ini merupakan hasil kerja sama dengan pihak ketiga menggunakan aplikasi untuk mengingatkan pemilik kendaraan agar uji kir tepat waktu. “Kalau selama ini kan manual dan makan waktu lama. Harapannya, dengan sistem online bisa lebih maksimal,” ujarnya. (riz/rud)

WONOASIH, Radar Bromo Perolehan retribusi dari pengujian kir di Kota Probolinggo, cukup positif. Dari target tahun ini Rp 925 juta, sampai akhir Mei sudah tercapai Rp 339 juta.

Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Probolinggo Hakiki Amalia mengatakan, perolehan kir hampir separo dari target. Selama lima bulan pertama sudah tercapai 43 persen.

Capaian positif ini tidak terlepas dari upaya Dishub melakukan sosialisasi kepada pemilik kendaraan tentang pentingnya melakukan uji kir. Dishub juga rutin berkirim surat kepada pemilik kendaraan untuk mengingatkan agar tepat waktu. “Kalau melihat kondisi selama lima bulan awal, insyaallah target bisa terlampaui pada akhir tahun,” katanya.

Besaran retribusi uji kir berbeda antarkendaraan. Untuk kendaraan di bawah 3.500 kilogram Rp 65 ribu, sedangkan kendaraan di atas 3.500 kilogram dikenakan Rp 75 ribu.

Di luar retribusi, ada penggantian buku uji kir yang rusak Rp 250 ribu. Pemilik harus melakukan uji kir setiap setahun sekali. Ini sangat penting demi keselamatan jiwa penumpang dan pengemudi.

Ia mengatakan, ke depan, pihaknya akan memberlakukan sosialisasi online. Hal ini merupakan hasil kerja sama dengan pihak ketiga menggunakan aplikasi untuk mengingatkan pemilik kendaraan agar uji kir tepat waktu. “Kalau selama ini kan manual dan makan waktu lama. Harapannya, dengan sistem online bisa lebih maksimal,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/