alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Kasus Covid Nihil, Tetap Siapkan Ruang Karantina di Rusunawa Mayangan

MAYANGAN, Radar Bromo– Pemkot Probolinggo masih menyiagakan ruang karantina untuk pasien Cobvid-19 di Rusunawa Mayangan. Alasannya, karena status pandemi belum dicabut oleh pemerintah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes & P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati menyebut, saat ini kasus aktif Covid-19 memang nihil. Karena itu, ruang karantina pun kosong. Meski begitu, Rusunawa Mayangan tetap disiagakan jadi ruang karantina.

Kebijakan itu sebagai bentuk kesiapan pemerintah menyediakan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat. Apalagi, status pandemi belum dicabut. Walaupun ada pelonggaran kebijakan untuk masyarakat dalam protokol kesehatan (prokes).

Saat ini, petugas yang bersiaga di ruang karantina ada delapan orang, terdiri dari dua dokter dan enam perawat. Mereka berjaga secara bergantian setiap harinya. Sehingga, saat ditemukan warga yang terpapar Covid-19 bisa langsung dibawa ke tempat ini.

“Selama status pandemi masih ada, maka ruang karantina di Rusunawa Mayangan masih disiagakan. Ini bentuk perhatian Pemkot Probolinggo pada masyarakat. Tapi saya harap kasus zero ini terus berlangsung,” ungkapnya.

Salah satu penanggung jawab ruang karantina di Rusunawa Mayangan, dr. Adinda Dianing Sawitri menambahkan, pihaknya berharap masyarakat tidak lengah. Meski ada pelonggaran kebijakan di ruang terbuka, prokes di ruang tertutup tetap harus berjalan.

“Kami tetap stand by selama masih pandemi. Mudah-mudahan kasus zero ini tidak berubah. Masyarakat harus tetap mematuhi anjuran pemerintah. Bagi yang belum vaksin bisa segera vaksin,” pungkas Dinda, panggilannya. (riz/hn)

MAYANGAN, Radar Bromo– Pemkot Probolinggo masih menyiagakan ruang karantina untuk pasien Cobvid-19 di Rusunawa Mayangan. Alasannya, karena status pandemi belum dicabut oleh pemerintah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes & P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati menyebut, saat ini kasus aktif Covid-19 memang nihil. Karena itu, ruang karantina pun kosong. Meski begitu, Rusunawa Mayangan tetap disiagakan jadi ruang karantina.

Kebijakan itu sebagai bentuk kesiapan pemerintah menyediakan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat. Apalagi, status pandemi belum dicabut. Walaupun ada pelonggaran kebijakan untuk masyarakat dalam protokol kesehatan (prokes).

Saat ini, petugas yang bersiaga di ruang karantina ada delapan orang, terdiri dari dua dokter dan enam perawat. Mereka berjaga secara bergantian setiap harinya. Sehingga, saat ditemukan warga yang terpapar Covid-19 bisa langsung dibawa ke tempat ini.

“Selama status pandemi masih ada, maka ruang karantina di Rusunawa Mayangan masih disiagakan. Ini bentuk perhatian Pemkot Probolinggo pada masyarakat. Tapi saya harap kasus zero ini terus berlangsung,” ungkapnya.

Salah satu penanggung jawab ruang karantina di Rusunawa Mayangan, dr. Adinda Dianing Sawitri menambahkan, pihaknya berharap masyarakat tidak lengah. Meski ada pelonggaran kebijakan di ruang terbuka, prokes di ruang tertutup tetap harus berjalan.

“Kami tetap stand by selama masih pandemi. Mudah-mudahan kasus zero ini tidak berubah. Masyarakat harus tetap mematuhi anjuran pemerintah. Bagi yang belum vaksin bisa segera vaksin,” pungkas Dinda, panggilannya. (riz/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/