alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Api Tungku Merembet Bakar Dapur Warga Jrebeng Kidul, 4 Kuintal Bawang Hangus

WONOASIH, Radar Bromo-Kebakaran masih rawan terjadi. Sabtu malam (21/5), api berkobar di dapur rumah warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Mochammad Toha Ismanto, 59. Syukur api yang berasal dari tungku itu bisa segera dipadamkan. Meski sempat membuat korban dan warga sekitar panik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api hanya melalap tumpukan kayu dan empat kuintal bibit bawang merah milik korban. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.45. Saat itu, korban tengah berada di ruang keluarga bersama istri dan keluarganya. Tiba-tiba, tercium bau asap dari dapur. Penasaran, korban mengeceknya. Mencari sumber asap.

Saat itulah diketahui asap berasal dari kobaran api yang melalap tumpukan kayu di sekitar tungku. Empat kuintal bawang yang tak jauh dari kayu juga hangus. Toha pun memberitahu istri dan anaknya. Panik, mereka berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung berhamburan menuju rumah korban. Membantu korban memadamkan api di areal dapur berukuran 2×3 meter itu. Ada yang membawa ember, selang, hingga gayung untuk memadamkan si jago merah. Warga juga menghubung Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo.

Kapolsek Wonoasih Kompol Sumardjo mengatakan, api diduga berasal dari tungku yang di sebelahnya ada tumpukan kayu kering. Kebetulan saat itu tungku usai digunakan untuk memasak. Rupanya korban kurang memperhatikan kondisi tungku saat mematikan.

Akibatnya, api dari tungku menyebar ke tumpukan kayu kering, sehingga muncul kobaran api. Kebetulan di dekat tungku juga ada bibit bawang siap tanam. Bibit bawang ini juga ikut terbakar.

WONOASIH, Radar Bromo-Kebakaran masih rawan terjadi. Sabtu malam (21/5), api berkobar di dapur rumah warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Mochammad Toha Ismanto, 59. Syukur api yang berasal dari tungku itu bisa segera dipadamkan. Meski sempat membuat korban dan warga sekitar panik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api hanya melalap tumpukan kayu dan empat kuintal bibit bawang merah milik korban. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.45. Saat itu, korban tengah berada di ruang keluarga bersama istri dan keluarganya. Tiba-tiba, tercium bau asap dari dapur. Penasaran, korban mengeceknya. Mencari sumber asap.

Saat itulah diketahui asap berasal dari kobaran api yang melalap tumpukan kayu di sekitar tungku. Empat kuintal bawang yang tak jauh dari kayu juga hangus. Toha pun memberitahu istri dan anaknya. Panik, mereka berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung berhamburan menuju rumah korban. Membantu korban memadamkan api di areal dapur berukuran 2×3 meter itu. Ada yang membawa ember, selang, hingga gayung untuk memadamkan si jago merah. Warga juga menghubung Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo.

Kapolsek Wonoasih Kompol Sumardjo mengatakan, api diduga berasal dari tungku yang di sebelahnya ada tumpukan kayu kering. Kebetulan saat itu tungku usai digunakan untuk memasak. Rupanya korban kurang memperhatikan kondisi tungku saat mematikan.

Akibatnya, api dari tungku menyebar ke tumpukan kayu kering, sehingga muncul kobaran api. Kebetulan di dekat tungku juga ada bibit bawang siap tanam. Bibit bawang ini juga ikut terbakar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/