alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Balita yang Jatuh ke Rendaman Kapur Gamping Didaftarkan ke BPJS PBI

BANTARAN, Radar Bromo Luka bakar yang dialami Muhammad Habibullah, 2, akan segera mendapat perawatan medis. Sudah disepakati, balita asal Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, itu akan didaftarkan BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Keputusan itu disepakati saat mediasi, kemarin (22/4) di Mapolsek Bantaran yang melibatkan beberapa pihak. Mulai orang tua korban, Kades Kropak, Komnas Perlindungan Anak (PA) Probolinggo, dan Puskesmas Bantaran.

Ketua Komnas PA Probolinggo ER Pujiastuti mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius pada kondisi korban. karena itu, kemarin pagi (22/4) pihaknya meminta dimediasi Polsek Bantaran untuk mencari solusi penanganan medis terhadap korban yang mengalami luka bakar serius.

”Alhamdulillah dalam mediasi itu semua hadir. Dari keluarga korban, kepala desa, puskesmas, dan difasilitasi Kapolsek Bantaran,” katanya.

Pada intinya, menurutnya, pihaknya sudah menemui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo untuk mengajukan surat tidak mampu (STM) bagi korban. Harapannya, korban bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan program PBI. Mengingat, korban memang berasal dari keluarga tidak mampu.

Sambil menunggu proses pendaftaran BPJS Kesehatan itu, pihaknya meminta pada Puskesmas Bantaran melalui bidan desa untuk menfasilitasi dan mendampingi korban dibawa ke Poli RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Supaya, luka bakar yang diperban itu diperiksa perkembangannya. Jika memang bisa dirawat oleh petugas puskesmas, maka ke depannya agar ditangani puskesmas saja.

 

https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/22/04/2022/balita-kecebur-rendaman-kapur-gamping-dirawat-di-rumah-karena-tak-punya-bpjs/

BANTARAN, Radar Bromo Luka bakar yang dialami Muhammad Habibullah, 2, akan segera mendapat perawatan medis. Sudah disepakati, balita asal Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, itu akan didaftarkan BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Keputusan itu disepakati saat mediasi, kemarin (22/4) di Mapolsek Bantaran yang melibatkan beberapa pihak. Mulai orang tua korban, Kades Kropak, Komnas Perlindungan Anak (PA) Probolinggo, dan Puskesmas Bantaran.

Ketua Komnas PA Probolinggo ER Pujiastuti mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius pada kondisi korban. karena itu, kemarin pagi (22/4) pihaknya meminta dimediasi Polsek Bantaran untuk mencari solusi penanganan medis terhadap korban yang mengalami luka bakar serius.

”Alhamdulillah dalam mediasi itu semua hadir. Dari keluarga korban, kepala desa, puskesmas, dan difasilitasi Kapolsek Bantaran,” katanya.

Pada intinya, menurutnya, pihaknya sudah menemui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo untuk mengajukan surat tidak mampu (STM) bagi korban. Harapannya, korban bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan program PBI. Mengingat, korban memang berasal dari keluarga tidak mampu.

Sambil menunggu proses pendaftaran BPJS Kesehatan itu, pihaknya meminta pada Puskesmas Bantaran melalui bidan desa untuk menfasilitasi dan mendampingi korban dibawa ke Poli RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Supaya, luka bakar yang diperban itu diperiksa perkembangannya. Jika memang bisa dirawat oleh petugas puskesmas, maka ke depannya agar ditangani puskesmas saja.

 

https://radarbromo.jawapos.com/probolinggo/22/04/2022/balita-kecebur-rendaman-kapur-gamping-dirawat-di-rumah-karena-tak-punya-bpjs/

MOST READ

BERITA TERBARU

/