alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Program Padat Karya di Lemah Kembar Bantu Ekonomi Warga

PANDEMI Covid-19 cukup memukul perekonomian warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pemerintah desa pun terus berusaha memulihkannya. Salah satunya dengan melakukan program padat karya dan menggelontorkan bantuan.

Beragam program dilakukan Pemerintah Desa Lemah Kembar untuk memulihkan perekonomian warga terdampak pandemi. Salah satunya dengan menyediakan lapangan pekerjaan.

Sejumlah warga diajak untuk menggarap proyek pembangunan di desa melakukan program padat karya. Di antaranya membersihkan dan normalisasi drainase sepanjang 1,2 kilometer mulai dari Dusun Kalisat hingga Dusun Tanah Merah. Drainase ini berada di perbatasan antara Desa Lemah Kembar dengan Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih.

Proyek ini digarap selama empat hari. Ada 25 pekerja yang dilibatkan. Terdiri atas masyarakat sebanyak 20 orang dan lima orang perangkat desa. Mereka menerima upah Rp 50 ribu. Dengan upah itu, mereka bekerja mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00. Kini, pengerjaannya sudah rampung.

“Anggaran padat karya ini dialokasikan Rp 6 juta. Masing-masing dapat upah Rp 50 ribu per orang per hari. Ada konsumsi dan rokok juga,” ujar Pj Kepala Lemah Kembar Rasid.

Normalisasi ini dilakukan atas kesepakatan pemerintah desa. Sebab, setiap musim hujan jalan di sisi drainase ini sering tergenang akibat luapannya. Padahal, jalan ini merupakan akses utama warga. Termasuk jalan antardesa.

Normalisasi menggunakan alat manual, seperti cangkul dan arit. Selama empat hari pengerjaan, di aliran sungai ini ditemukan batang tanaman dan rumput. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar, sehingga meluber ke jalan.

“Pengendara yang melintas sering tidak nyaman. Karena kalau sudah meluap, terkadang mereka terkena cipratan dari pengendara lain,” jelasnya.

PANDEMI Covid-19 cukup memukul perekonomian warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pemerintah desa pun terus berusaha memulihkannya. Salah satunya dengan melakukan program padat karya dan menggelontorkan bantuan.

Beragam program dilakukan Pemerintah Desa Lemah Kembar untuk memulihkan perekonomian warga terdampak pandemi. Salah satunya dengan menyediakan lapangan pekerjaan.

Sejumlah warga diajak untuk menggarap proyek pembangunan di desa melakukan program padat karya. Di antaranya membersihkan dan normalisasi drainase sepanjang 1,2 kilometer mulai dari Dusun Kalisat hingga Dusun Tanah Merah. Drainase ini berada di perbatasan antara Desa Lemah Kembar dengan Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih.

Proyek ini digarap selama empat hari. Ada 25 pekerja yang dilibatkan. Terdiri atas masyarakat sebanyak 20 orang dan lima orang perangkat desa. Mereka menerima upah Rp 50 ribu. Dengan upah itu, mereka bekerja mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00. Kini, pengerjaannya sudah rampung.

“Anggaran padat karya ini dialokasikan Rp 6 juta. Masing-masing dapat upah Rp 50 ribu per orang per hari. Ada konsumsi dan rokok juga,” ujar Pj Kepala Lemah Kembar Rasid.

Normalisasi ini dilakukan atas kesepakatan pemerintah desa. Sebab, setiap musim hujan jalan di sisi drainase ini sering tergenang akibat luapannya. Padahal, jalan ini merupakan akses utama warga. Termasuk jalan antardesa.

Normalisasi menggunakan alat manual, seperti cangkul dan arit. Selama empat hari pengerjaan, di aliran sungai ini ditemukan batang tanaman dan rumput. Kondisi ini membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar, sehingga meluber ke jalan.

“Pengendara yang melintas sering tidak nyaman. Karena kalau sudah meluap, terkadang mereka terkena cipratan dari pengendara lain,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/