alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Beton Akses Jalan di Dua Dusun Desa Pesawahan

Adapun dana ketahanan pangan nantinya akan dibelanjakan pada pengadaan bibit jagung, alat pertanian serta pupuk. Pembagiannya akan disebar merata pada lima dusun. “Bantuan program ketahanan pangan berupa bibit jagung. Alat pertanian berupa traktor dan pupuk akan kami bagi di lima kelompok tani, sesuai dengan jumlah dusunnya,” ujarnya.

Selain ketahanan pangan, Pemdes Pesawahan juga akan membangun jalan desa berupa rabat beton di dua dusun. Selain itu ada rencana memperbaiki jalan di tiga dusun tahun ini. Akses jalan juga harus diperhatikan, karena akan memudahkan warga beraktivitas. Sehingga perekonomian warga juga terdampak.

JARING ASPIRASI: Pemdes Pesawahan melakukan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) tahun 2022 beberapa waktu lalu. (Foto: Pemerintah Desa Pesawahan for Jawa Pos Radar Bromo)

Dua dusun yang akan dibangun rabat beton di antaranya, Dusun Bangsal di RT 06, RW 02 dengan panjang 122 meter, lebar 1,5 meter. Selanjutnya Dusun Krajan ada dua jalan yang akan dibangun. Yakni di RT 12, RW 03 dengan panjang 200 meter dan lebar 3 meter, serta RT 10, RW 03 dengan panjang 103 meter lebar 1 meter.

“Tahun ini kami juga memperbaiki jalan di tiga dusun lain, yakni di dusun Sumanbito, Asinan dan Piasaan. Panjang dan lebarnya bervariasi. Ada yang 3 meter, 2,5 meter dan 1 meter. Dengan dibangunnya jalan rabat beton ini, harapannya akan memudahkan warga beraktivitas, dan perekonomian berjalan dengan baik”, pungkasnya.

SIAP MELAYANI: Kepala Desa Pesawahan Supyan bersama perangkat desa berkomitmen meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada warga. (Foto: Pemerintah Desa Pesawahan for Jawa Pos Radar Bromo)

Layani Masyarakat sampai Malam

Sejak kepemimpinan kepala desa yang baru, ada salah satu komitmen yang terus dijalankan Pemdes Pesawahan saat ini adalah meningkatkan pelayanan kepada warga. Utamanya pelayanan administrasi. Hal ini melihat dari pekerjaaan masyarakat Desa Pesawahan, yang rata-rata sebagai petani atau buruh tani.

Tentu saja aktivitas warga di lahan pertanian, cukup sibuk setiap pagi. Sehingga secara tidak langsung, siang bahkan sore hari baru ada kesempatan untuk mengurus keperluan administrasinya.

Adapun dana ketahanan pangan nantinya akan dibelanjakan pada pengadaan bibit jagung, alat pertanian serta pupuk. Pembagiannya akan disebar merata pada lima dusun. “Bantuan program ketahanan pangan berupa bibit jagung. Alat pertanian berupa traktor dan pupuk akan kami bagi di lima kelompok tani, sesuai dengan jumlah dusunnya,” ujarnya.

Selain ketahanan pangan, Pemdes Pesawahan juga akan membangun jalan desa berupa rabat beton di dua dusun. Selain itu ada rencana memperbaiki jalan di tiga dusun tahun ini. Akses jalan juga harus diperhatikan, karena akan memudahkan warga beraktivitas. Sehingga perekonomian warga juga terdampak.

JARING ASPIRASI: Pemdes Pesawahan melakukan musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) tahun 2022 beberapa waktu lalu. (Foto: Pemerintah Desa Pesawahan for Jawa Pos Radar Bromo)

Dua dusun yang akan dibangun rabat beton di antaranya, Dusun Bangsal di RT 06, RW 02 dengan panjang 122 meter, lebar 1,5 meter. Selanjutnya Dusun Krajan ada dua jalan yang akan dibangun. Yakni di RT 12, RW 03 dengan panjang 200 meter dan lebar 3 meter, serta RT 10, RW 03 dengan panjang 103 meter lebar 1 meter.

“Tahun ini kami juga memperbaiki jalan di tiga dusun lain, yakni di dusun Sumanbito, Asinan dan Piasaan. Panjang dan lebarnya bervariasi. Ada yang 3 meter, 2,5 meter dan 1 meter. Dengan dibangunnya jalan rabat beton ini, harapannya akan memudahkan warga beraktivitas, dan perekonomian berjalan dengan baik”, pungkasnya.

SIAP MELAYANI: Kepala Desa Pesawahan Supyan bersama perangkat desa berkomitmen meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada warga. (Foto: Pemerintah Desa Pesawahan for Jawa Pos Radar Bromo)

Layani Masyarakat sampai Malam

Sejak kepemimpinan kepala desa yang baru, ada salah satu komitmen yang terus dijalankan Pemdes Pesawahan saat ini adalah meningkatkan pelayanan kepada warga. Utamanya pelayanan administrasi. Hal ini melihat dari pekerjaaan masyarakat Desa Pesawahan, yang rata-rata sebagai petani atau buruh tani.

Tentu saja aktivitas warga di lahan pertanian, cukup sibuk setiap pagi. Sehingga secara tidak langsung, siang bahkan sore hari baru ada kesempatan untuk mengurus keperluan administrasinya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/