alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Pemilihan Ketua PGRI Sengit, Petahana Kembali Terpilih

MAYANGAN, Radar Bromo – Konferensi PGRI Kota Probolinggo masa bakti 2015-2020 digelar, Sabtu (21/11). Pemilihan calon ketua PGRI periode 2020-2025 yang jadi salah satu agendanya pun berlangsung sengit. Saling jegal persyaratan saat tahapan verifikasi calon ketua PGRI terjadi.

Perdebatan sengit terjadi di antara anggota konferensi setelah ketua panitia khusus Fathur Mulyono membacakan nama-nama calon Ketua PGRI. Total ada 37 nama yang dibacakan, di antaranya petahana Slamet Zainul arifin dan Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Moch Maskur.

Didik Purwandi, salah satu anggota konferensi menyatakan interupsi pada pimpinan sidang yang diketuai Fathur Rosi. Dia minta agar calon ketua yang tidak memenuhi syarat dalam AD/ART dikeluarkan dari daftar calon Ketua. Namun, dia tidak menyebut siapa calon ketua yang dimaksud.

Mantan kepala SMKN 1 Kota Probolinggo ini lantas membacakan syarat-syarat calon ketua PGRI. Antara lain, patuh pada AD/ART PGRI, pernah menjabat sebagai ketua di dua posisi jabatan di bawahnya minimal ranting. “Dan membayar iuran anggota juga,” terangnya.

Calon petahana Slamet Zainul Arifin pun menyambung. Dia terang-terangan menyebut Moch Maskur tidak memenuhi syarat jadi calon ketua PGRI Kota Probolinggo.

“Pak Maskur ini diusulkan Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI). Tapi dalam suratnya tidak ada tanda tangan dari IGTKI,” ujarnya.

Zainul juga mempermasalahkan Maskur yang tidak pernah menjadi pengurus PGRI sebelumnya. Sementara dalam AD/ART disyaratkan bahwa calon ketua pernah menjadi pengurus PGRI.

“Selain itu pendaftaran ketua PGRI berlangsung sampai 4 November. Namun, dokumen pendaftaran Pak Maskur baru diserahkan 13 November,” terangnya.

Suparno, anggota PGRI yang lain lantas memprotes. Dia mengingatkan bahwa semua calon ketua PGRI yang dibacakan pada intinya tidak ada yang sesuai syarat AD/ART.

“Kalau menuntut calon ketua sesuai AD/ART, maka semua calon ketua tidak bisa maju. Sebab, salah satu syarat AD/ART adalah surat keterangan kesehatan dan itu tidak ada,” ujar sekretaris PGRI periode 2015-2020 ini.

Nama Maskur akhirnya tetap masuk dalam bursa calon ketua PGRI. Meskipun, akhirnya posisi ketua PGRI Kota Probolinggo dijabat kembali oleh calon petahana, Slamet Zainul Arifin.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Moch Jalal menegaskan, seharusnya pemilihan ketua PGRI memang mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. “Kecuali ada pengecualian khusus atau diskresi,” ujarnya.

Jalal pun berharap, pengurus PGRI yang baru ini bisa terus mengawal kondisi guru di Kota Probolinggo. “Ke depan PGRI harus lebih memperhatikan nasib guru-guru, baik yang ASN dan non ASN. Selain itu jangan sampai PGRI berpolitik,” pesannya. (put/hn/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR