alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Dua Curanmor Terekam CCTV, Satu di Bank, Satu di Apotek

KADEMANGAN, Radar Bromo – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus saja terjadi. Jumat (20/11) sore, motor Honda Beat putih milik seorang pegawai bank hilang di tempat kerjanya. Aksi curanmor itu terekam dua CCTV.

Korbannya adalah Nining Wahyuni, 24, warga Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Korban bercerita, seperti biasa motornya dengan Nopol N 4234 SZ diparkir di halaman depan kantor Bank Woori Saudara (BWS) di Jl Raya Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kademangan.

Korban baru tahu motornya hilang saat akan pulang. Di halaman depan kantornya, motornya tidak ditemukan. Untuk memastikan, korban pun minta bantuan dengan melihat rekaman CCTV milik Rosana, Biro Perjalanan Wisata Umrah dan Haji. Juga CCTV milik Toko Wijaya 77 Aluminium. Keduanya ada di sisi kanan dan kiri kantor BWS.

SEHARI SEBELUMNYA: Lokasi pencurian di apotek Kimiaa Farma yang terjadi Rabu (18/11) lalu. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Hasilnya diketahui, motornya ternyata dicuri. Korban pun melapor ke Polres Probolinggo Kota, hari itu juga.

Berdasarkan rekaman CCTV, pencurian terjadi pukul 17.17. Pelakunya dua orang, berboncengan menggunakan motor matik warna putih.

Pelaku berkendara dari timur. Kemudian, pelaku yang menyetir motor turun dan menyeberang jalan. Dia lantas mendekati motor korban dan merusak kuncinya dengan menggunakan kunci T.

Sementara itu, rekannya menunggu di atas motor. Begitu berhasil merusak kunci motor, keduanya kabur ke timur.

“Semoga pelakunya segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal,” harap korban.

Kepala Unit IV Iptu Joko Murdiyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, laporan curanmor itu sudah diterima. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan.

“Masih didalami. Harapan kami, warga waspada dan memberikan kunci ganda pada kendaraan bermotornya,” katanya.

Sementara itu, aksi curanmor juga terjadi di apotek Kimia Farma, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Rabu (18/11), motor milik Mafidah, 23, staf Kimia Farma hilang.

Aksi pencurian itu terekam CCTV apotek. Berdasarkan CCTV, motor Honda Beat hitam milik korban dicuri pada pukul 17.49. Saat itu, motor diparkir di halaman depan apotek.

Gres Ramadhani, seorang rekan korban yang ditemui di Apotek Kimia Farma, Sabtu (21/11) pagi mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pencurian tiga orang. Mereka masuk ke halaman apotek dengan menggunakan dua motor matik. Lantas, seorang di antaranya melakukan eksekusi.

“Pelakunya tiga orang. Yang satu awalnya pura-pura duduk di atas motor Mafidah. Setelah merusak kuncinya, ketiganya lari ke arah barat,” ungkap Gres.

Hari itu juga menurut Gres, temannya itu melapor ke Polsek Mayangan. Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco pun membenarkan pencurian itu. Namun, hingga saat ini petuas masih melakukan penyelidikan. Selain korban, ada beberapa ornag yang dimintai keterangan. Termasuk melihat rekaman CCTV.

“Benar sudah laporan, kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga sudah mendatangi lokasi, memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV,” tandasnya. (rpd/hn/fun)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus saja terjadi. Jumat (20/11) sore, motor Honda Beat putih milik seorang pegawai bank hilang di tempat kerjanya. Aksi curanmor itu terekam dua CCTV.

Korbannya adalah Nining Wahyuni, 24, warga Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Korban bercerita, seperti biasa motornya dengan Nopol N 4234 SZ diparkir di halaman depan kantor Bank Woori Saudara (BWS) di Jl Raya Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kademangan.

Korban baru tahu motornya hilang saat akan pulang. Di halaman depan kantornya, motornya tidak ditemukan. Untuk memastikan, korban pun minta bantuan dengan melihat rekaman CCTV milik Rosana, Biro Perjalanan Wisata Umrah dan Haji. Juga CCTV milik Toko Wijaya 77 Aluminium. Keduanya ada di sisi kanan dan kiri kantor BWS.

SEHARI SEBELUMNYA: Lokasi pencurian di apotek Kimiaa Farma yang terjadi Rabu (18/11) lalu. (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Hasilnya diketahui, motornya ternyata dicuri. Korban pun melapor ke Polres Probolinggo Kota, hari itu juga.

Berdasarkan rekaman CCTV, pencurian terjadi pukul 17.17. Pelakunya dua orang, berboncengan menggunakan motor matik warna putih.

Pelaku berkendara dari timur. Kemudian, pelaku yang menyetir motor turun dan menyeberang jalan. Dia lantas mendekati motor korban dan merusak kuncinya dengan menggunakan kunci T.

Sementara itu, rekannya menunggu di atas motor. Begitu berhasil merusak kunci motor, keduanya kabur ke timur.

“Semoga pelakunya segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal,” harap korban.

Kepala Unit IV Iptu Joko Murdiyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, laporan curanmor itu sudah diterima. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan.

“Masih didalami. Harapan kami, warga waspada dan memberikan kunci ganda pada kendaraan bermotornya,” katanya.

Sementara itu, aksi curanmor juga terjadi di apotek Kimia Farma, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan. Rabu (18/11), motor milik Mafidah, 23, staf Kimia Farma hilang.

Aksi pencurian itu terekam CCTV apotek. Berdasarkan CCTV, motor Honda Beat hitam milik korban dicuri pada pukul 17.49. Saat itu, motor diparkir di halaman depan apotek.

Gres Ramadhani, seorang rekan korban yang ditemui di Apotek Kimia Farma, Sabtu (21/11) pagi mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku pencurian tiga orang. Mereka masuk ke halaman apotek dengan menggunakan dua motor matik. Lantas, seorang di antaranya melakukan eksekusi.

“Pelakunya tiga orang. Yang satu awalnya pura-pura duduk di atas motor Mafidah. Setelah merusak kuncinya, ketiganya lari ke arah barat,” ungkap Gres.

Hari itu juga menurut Gres, temannya itu melapor ke Polsek Mayangan. Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco pun membenarkan pencurian itu. Namun, hingga saat ini petuas masih melakukan penyelidikan. Selain korban, ada beberapa ornag yang dimintai keterangan. Termasuk melihat rekaman CCTV.

“Benar sudah laporan, kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga sudah mendatangi lokasi, memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV,” tandasnya. (rpd/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/