alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 November 2020

2 Siswi Tewas Disasak KA di Perlintasan tanpa Palang Sumberasih

SUMBERASIH, Radar Bromo – Kecelakaan tragis dialami dua pelajar dari Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Minggu (22/11) sore, keduanya tertabrak kereta api (KA) Sritanjung saat naik motor menyeberang lintasan KA tanpa palang pintu di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Korban adalah Indah Permatasari, 17, dan temannya, Irma Cahyati, 17. Indah langsung meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala. Jasadnya langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo.

Sementara Irma, juga mengalami luka parah di kepala. Saat itu, kondisinya kritis dan langsung dilarikan ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh. Sayang, nyawanya tidak tertolong. Beberapa saat setelah mendapat perawatan di IGD, Irma juga meninggal.

Polsuska Daop 9 Jember Muhammad Kholil mengatakan, kecelakaan yang mengakibatkan dua pelajar meninggal itu terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, kedua korban yang merupakan saudara sepupu itu berboncengan mengendarai Honda Beat warna merah-putih Nopol N 2095 SK.

Mereka berkendara dari selatan ke utara, hingga sampai di KM 93+0, masuk Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih. Tepatnya di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Banjarsari, mereka pun menyeberang  lintasan KA.

Di saat yang sama, melintas KA Sritanjung jurusan Lempunyangan-Banyuwangi dari arah barat ke timur. Diduga, kedua korban kurang berhati-hati saat menyeberang lintasan KA. Sehingga, mereka tidak mengetahui ada KA Sritanjung melintas.

“Kedua remaja putri itu berkendara dari selatan ke utara. Diduga, mereka tidak memperhatikan kondisi perlintasan. Sehingga, mereka langsung dihantam kereta yang melaju dari arah barat ke timur,” kata Kholil.

Terjadi benturan keras dalam kecelakaan itu, hingga motor dan kedua korban terpental. Warga sekitar pun langsung berdatangan ke lokasi kejdaian. Saat itu, warga melihat Irma masih bergerak. Karena itu, Irma langsung dilarikan ke IGD RSUD dr Mohamad Saleh. Walaupun akhirnya,  Irma meninggal.

Kapolsek Sumberasih, Iptu Suyanto saat dikonfirmasi menjelaskan, kedua korban adalah saudara sepupu. Keduanya sama-sama pelajar kelas 1 SMA.

Mereka pamit keluar sore itu dengan berboncengan menggunakan sepeda motor kakaknya Irma. Namun, belum diketahui siapa yang menyetir motor dan siapa yang dibonceng.

Saat menyeberang lintasa KA tanpa palang pintu, diduga keduanya tidak mendengar ada kereta datang. Sebab, di sekitar lokasi kejadian ada sebuah acara hajatan. Sehingga, suasananya ramai.

“Diduga kurang hati-hati, pengendara motor melintas rel KA tanpa palang pintu itu tanpa menoleh ke kanan atau ke kiri. Selain itu, di timur lintasan ada orang punya hajat. Dimungkinkan suara sound system keras, sehingga suara KA dari arah barat tidak terdengar,” tandas Iptu Suyanto. (rpd/hn)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Tandon Cuci Tangan di Kota Probolinggo Banyak yang Kosong

Upaya Pemkot Probolinggo mencegah penyebaran Covod-19, perlu mendapat perhatian.

Target Lahan Tanam Padi Digenjot Mumpung Musim Hujan

Sebanyak 10.000 hektare lahan pertanian milik petani dibantu bibit padi.

Jumlah Guru di Kab Pasuruan Bertambah, Anggaran Membengkak

Dalam rapat sebelum pengesahan APBD 2020 Kabupaten Pasururan, ada 3.504 guru honorer yang mendapat insentif sebesar Rp 400 ribu dari Pemkab Pasuruan.

Pembebasan Lahan Tol Probowangi Baru Capai 20 Persen

Jika melihat progres kemungkinanpembangunan dimulai awal tahun depan.

Dua Minggu Dibahas, APBD 2021 Kota Probolinggo Disahkan

APBD 2021 ini diproyeksi mengalami defisit sebesar Rp 65 Miliar.