alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Kota Probolinggo Butuh Tambahan 9 Dokter Internship

MAYANGAN, Radar Bromo – Tidak hanya Kota Pasuruan yang membutuhkan tambahan tenaga kesehatan (nakes). Banyaknya pasien Covid-19 yang harus dirawat membuat nakes kewalahan di Kota Probolinggo. RSUD Mohamad Saleh pun meminta tambahan sembilan dokter internship ke provinsi.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, saat ini jumlah nakes di RSUD kurang. Apalagi saat melonjaknya pasien yang positif Covid-19.

RSUD akhirnya membuka rekrutmen 20 nakes. Namun, jumlah itu menurut Rini –panggilannya–, masih kurang.

Saat ini, pihaknya tengah mengusulkan tambahan sembilan dokter internship ke provinsi. Meskipun saat ini sudah ada enam dokter internship di RSUD.

“Sudah ada enam dokter internship di rumah sakit. Namun, kami minta tambahan sembilan lagi,” katanya.

Selain tambahan nakes di RSUD, pihaknya menurut Rini, juga mengusulkan dropping nakes dari provinsi untuk ditempatkan di puskesmas di kota. Memang, saat ini kondisi puskesmas masih stabil. Belum ada puskesmas yang membutuhkan tambahan nakes untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

Rini pun minta kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga prokes agat tidak sampai terinfeksi Covid-19. Sebab, berapapun tambahan nakes yang ada, tidak ada gunakanya kalau tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat.

“Yang penting itu mari jaga diri, jaga keluarga dan jaga kerabat agar tidak terpapar Covid-19. Caranya tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapkan prokes yang ketat,” tandas Rini.

Jawa Pos Radar Bromo juga menghubungi Humas RSUD dr Mohamad Saleh Endah Ningrum untuk mengonfirmasi kebutuhan dokter intership. Termasuk rekrutmen 20 nakes yang dibuka RSUD. Namun, Endah belum berhasil dihubungi. (rpd/hn)

MAYANGAN, Radar Bromo – Tidak hanya Kota Pasuruan yang membutuhkan tambahan tenaga kesehatan (nakes). Banyaknya pasien Covid-19 yang harus dirawat membuat nakes kewalahan di Kota Probolinggo. RSUD Mohamad Saleh pun meminta tambahan sembilan dokter internship ke provinsi.

Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, saat ini jumlah nakes di RSUD kurang. Apalagi saat melonjaknya pasien yang positif Covid-19.

RSUD akhirnya membuka rekrutmen 20 nakes. Namun, jumlah itu menurut Rini –panggilannya–, masih kurang.

Saat ini, pihaknya tengah mengusulkan tambahan sembilan dokter internship ke provinsi. Meskipun saat ini sudah ada enam dokter internship di RSUD.

“Sudah ada enam dokter internship di rumah sakit. Namun, kami minta tambahan sembilan lagi,” katanya.

Selain tambahan nakes di RSUD, pihaknya menurut Rini, juga mengusulkan dropping nakes dari provinsi untuk ditempatkan di puskesmas di kota. Memang, saat ini kondisi puskesmas masih stabil. Belum ada puskesmas yang membutuhkan tambahan nakes untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

Rini pun minta kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga prokes agat tidak sampai terinfeksi Covid-19. Sebab, berapapun tambahan nakes yang ada, tidak ada gunakanya kalau tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat.

“Yang penting itu mari jaga diri, jaga keluarga dan jaga kerabat agar tidak terpapar Covid-19. Caranya tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan menerapkan prokes yang ketat,” tandas Rini.

Jawa Pos Radar Bromo juga menghubungi Humas RSUD dr Mohamad Saleh Endah Ningrum untuk mengonfirmasi kebutuhan dokter intership. Termasuk rekrutmen 20 nakes yang dibuka RSUD. Namun, Endah belum berhasil dihubungi. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU