alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Polresta-Dishub Probolinggo Masih Koordinasi soal Penyekatan Mudik

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

MAYANAN, Radar Bromo – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Probolinggo bakal tetap beroperasi pada waktu musim mudik Lebaran, pada 6-17 Mei. Pernyataan ini direspons, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo. Karenanya, Dishub akan segera berkoordinasi dengan Organda.

Kepala Dishub Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, akan mengadakan pertemuan dengan Organda. Salah satunya untuk menegaskan aturan atau prosedur dari pemerintah pusat. “Ini merupakan salah satu langkah Dishub, secara humanis,” ujar Agus.

Namun, Agus belum memastikan kapan agenda itu akan dilaksanakan. Mengenai sanksi bila tetap beroperasi, Agus mengatakan, pihaknya tidak berwenang menjatuhkan sanksi. “Dishub tidak punya kewenangan. Dari pihak Satlantas yang berwenang,” ujarnya.

Berkaitan dengan titik penyekatan selama arus mudik, Kabag Ops Polres Probolinggo Kota AKP Hermawan Tjahyono belum bisa memastikan. Katanya, sejauh ini pihaknya masih terus berkoordinasi. “Untuk titik penyekatan masih belum. Kami masih berkoordinasi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Organda Probolinggo memastikan akan tetap melayani penumpang pada 6–17 Mei 2021. Meski pada waktu itu pemerintah melarang adanya kegiatan mudik.

Organda beralasan, adanya imbauan pemerintah itu hanya bagi pemudik. Serta, tidak ada aturan yang melarang angkutan umum beroperasi pada 6–17 Mei. Karenanya, Organda meminta petugas penyekatan bisa membedakan antara pemudik dengan penumpang yang melakukan aktivitas lain. (rpd/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

MAYANAN, Radar Bromo – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Probolinggo bakal tetap beroperasi pada waktu musim mudik Lebaran, pada 6-17 Mei. Pernyataan ini direspons, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo. Karenanya, Dishub akan segera berkoordinasi dengan Organda.

Kepala Dishub Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, akan mengadakan pertemuan dengan Organda. Salah satunya untuk menegaskan aturan atau prosedur dari pemerintah pusat. “Ini merupakan salah satu langkah Dishub, secara humanis,” ujar Agus.

Namun, Agus belum memastikan kapan agenda itu akan dilaksanakan. Mengenai sanksi bila tetap beroperasi, Agus mengatakan, pihaknya tidak berwenang menjatuhkan sanksi. “Dishub tidak punya kewenangan. Dari pihak Satlantas yang berwenang,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Berkaitan dengan titik penyekatan selama arus mudik, Kabag Ops Polres Probolinggo Kota AKP Hermawan Tjahyono belum bisa memastikan. Katanya, sejauh ini pihaknya masih terus berkoordinasi. “Untuk titik penyekatan masih belum. Kami masih berkoordinasi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Organda Probolinggo memastikan akan tetap melayani penumpang pada 6–17 Mei 2021. Meski pada waktu itu pemerintah melarang adanya kegiatan mudik.

Organda beralasan, adanya imbauan pemerintah itu hanya bagi pemudik. Serta, tidak ada aturan yang melarang angkutan umum beroperasi pada 6–17 Mei. Karenanya, Organda meminta petugas penyekatan bisa membedakan antara pemudik dengan penumpang yang melakukan aktivitas lain. (rpd/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2