alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Honor GTT Kota Probolinggo Masih di Bawah UMK

MAYANGAN, Radar Bromo – Ratusan guru tidak tetap (GTT) di Kota Probolinggo bisa sedikit tersenyum. Tahun ini, mereka bisa mendapatkan honor lebih besar dibanding tahun kemarin. Meski nilainya masih jauh dari upah minimum kota (UMK) Probolinggo.

Kini, setiap bulan GTT bisa menerima honor Rp 1,5 juta. Naik Rp 300 ribu dari tahun lalu.

Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Tri Agus Wibowo mengatakan, jumlah GTT di Kota Probolinggo, mencapai 259 orang. Mereka merupakan seluruh GTT di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Mulai Januari 2021, honor mereka dinaikkan Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 1,2 juta. Mereka akan menerima honor ini setiap bulan. Namun, berbeda dengan guru pegawai negeri sipil (PNS), honor dibayarkan di bulan berikutnya.

“Alhamdulillah naik jadi Rp 1,5 juta. Memang di bawah upah minimum kota (UMK) Probolinggo yang saat ini Rp 2.376.240. Cuma ini komitmen kami untuk kesejahteraan GTT,” ujar Tri Agus Wibowo.

Naiknya honor GTT ini disambut baik oleh Ketua PGRI Kota Probolinggo Slamet Zainul Arifin. Meski nilainya masih jauh di bawah UMK. Tetapi, menurutnya kenaikan ini sangat penting untuk kesejahteraan GTT.

MAYANGAN, Radar Bromo – Ratusan guru tidak tetap (GTT) di Kota Probolinggo bisa sedikit tersenyum. Tahun ini, mereka bisa mendapatkan honor lebih besar dibanding tahun kemarin. Meski nilainya masih jauh dari upah minimum kota (UMK) Probolinggo.

Kini, setiap bulan GTT bisa menerima honor Rp 1,5 juta. Naik Rp 300 ribu dari tahun lalu.

Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Tri Agus Wibowo mengatakan, jumlah GTT di Kota Probolinggo, mencapai 259 orang. Mereka merupakan seluruh GTT di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Mulai Januari 2021, honor mereka dinaikkan Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 1,2 juta. Mereka akan menerima honor ini setiap bulan. Namun, berbeda dengan guru pegawai negeri sipil (PNS), honor dibayarkan di bulan berikutnya.

“Alhamdulillah naik jadi Rp 1,5 juta. Memang di bawah upah minimum kota (UMK) Probolinggo yang saat ini Rp 2.376.240. Cuma ini komitmen kami untuk kesejahteraan GTT,” ujar Tri Agus Wibowo.

Naiknya honor GTT ini disambut baik oleh Ketua PGRI Kota Probolinggo Slamet Zainul Arifin. Meski nilainya masih jauh di bawah UMK. Tetapi, menurutnya kenaikan ini sangat penting untuk kesejahteraan GTT.

MOST READ

BERITA TERBARU

/