alexametrics
24.2 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Bakesbangpol Kota Probolinggo Bekali Generasi Muda Tentang Bahaya Narkoba

“Tak hanya jalur darat, daerah-daerah manapun yang memiliki jalur laut, khususnya jalur tikus yang mudah dilalui, tetap menjadi potensi besar bagi peredaran narkoba di daerah manapun,” ujar Alfis kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Hal senada disampaikan Achmad Fauzan. Ia mengaku butuh peran serta seluruh masyarakat dalam melumpuhkan peredaran narkoba.

“Hingga saat ini, ada 11 kasus narkoba yang ditangani Satresnarkoba Probolinggo Kota. Dari jumlah itu, ada 15 orang pengedar yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

MOTIVASI: Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Drs. Mohammad Jalal, SH., M.H. menyampaikan motivasi kepada peserta penyuluhan. Ia didampingi Plt Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Boedi Harjanto (tengah) dan Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Edy Trisula (kiri).

Sementara Ketua Komisi I DPRD setempat Mohammad Jalal, lebih banyak memotivasi peserta. Serta, menjelaskan bagaimana harus bersikap menjadikan tameng diri, memerangi narkoba, hingga penegasan fungsi legislasi dalam mengantisipasi peredaran narkoba di Kota Probolinggo.

Di akhir acara, para peserta diajak berdiskusi berkaitan dengan narkoba. Ada juga sesi tanyak jawab yang membuat peserja bisa memperdalam pengetahuannya.

Keseriusan Pemkot untuk mengantisipasi peredaran narkoba, tak cukup hanya dengan menggelar penyuluhan. Namun, juga berinisiasi memiliki kantor BNN. Sebelum sarana dan prasarananya terealisasi, Pemkot telah menyiapkan dokter spesialis. Namun, kini masih menunggu sertifikasi dokter spesialis yang diterbitkan oleh BNN Pusat. (adv)

“Tak hanya jalur darat, daerah-daerah manapun yang memiliki jalur laut, khususnya jalur tikus yang mudah dilalui, tetap menjadi potensi besar bagi peredaran narkoba di daerah manapun,” ujar Alfis kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Hal senada disampaikan Achmad Fauzan. Ia mengaku butuh peran serta seluruh masyarakat dalam melumpuhkan peredaran narkoba.

“Hingga saat ini, ada 11 kasus narkoba yang ditangani Satresnarkoba Probolinggo Kota. Dari jumlah itu, ada 15 orang pengedar yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

MOTIVASI: Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Drs. Mohammad Jalal, SH., M.H. menyampaikan motivasi kepada peserta penyuluhan. Ia didampingi Plt Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Boedi Harjanto (tengah) dan Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Edy Trisula (kiri).

Sementara Ketua Komisi I DPRD setempat Mohammad Jalal, lebih banyak memotivasi peserta. Serta, menjelaskan bagaimana harus bersikap menjadikan tameng diri, memerangi narkoba, hingga penegasan fungsi legislasi dalam mengantisipasi peredaran narkoba di Kota Probolinggo.

Di akhir acara, para peserta diajak berdiskusi berkaitan dengan narkoba. Ada juga sesi tanyak jawab yang membuat peserja bisa memperdalam pengetahuannya.

Keseriusan Pemkot untuk mengantisipasi peredaran narkoba, tak cukup hanya dengan menggelar penyuluhan. Namun, juga berinisiasi memiliki kantor BNN. Sebelum sarana dan prasarananya terealisasi, Pemkot telah menyiapkan dokter spesialis. Namun, kini masih menunggu sertifikasi dokter spesialis yang diterbitkan oleh BNN Pusat. (adv)

MOST READ

BERITA TERBARU

/