alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Lima Lokasi di Kota Probolinggo Hasilkan Setengah Ton Sampah

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

MAYANGAN, Radar Bromo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo bersama Mitra DLH melakukan aksi clean up di lima lokasi di Kota Probolinggo, Minggu (21/2). Hasilnya, mereka menghasilkan setengah ton sampah dari lima lokasi dan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Anggrek.

Lima lokasi itu di antaranya dua titik di Jalan Pahlawan, di Jalan dr. Mohamad Saleh, Jalan Dr. Soetomo, dan di sekitar Alun-alun Kota Probolinggo. “Dari 5 lokasi yang hari ini dibersihkan bersama Mitra DLH, total ada setengah ton sampah yang masuk ke TPA,” ujar Kepala DKH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa.

Menurutnya, angka ini terbilang kecil dibandingkan jumlah sampah yang setiap hari masuk ke TPA Anggrek. Rata-rata setiap hari mencapai 70 ton sampah.

Berdasarkan data DKH Kota Probolinggo, jumlah sampah yang masuk ke TPA Anggrek, sempat meningkat saat awal pandemi Covid-19. Pada sekitar Maret, April, Mei 2020, rata-rata sampah yang masuk ke TPA mencapai 80 ton setiap hari.

Namun angka ini terus menurun ketika pemerintah mulai melonggarkan aktivitas masyarakat di ruang publik. Saat ini rata-rata sampah yang masuk TPA mencapai 70 ton per hari

Deta mengatakan, upaya penanganan sampah di Kota Probolinggo memang belum sempurna. Seharusnya, pengelolaan sampah sudah dilakukan sejak di tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah. “Dengan pemilahan sampah, maka bisa dilakukan daur ulang sampah-sampah yang bisa di-recycle,” terangnya. (put/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

MAYANGAN, Radar Bromo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo bersama Mitra DLH melakukan aksi clean up di lima lokasi di Kota Probolinggo, Minggu (21/2). Hasilnya, mereka menghasilkan setengah ton sampah dari lima lokasi dan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Anggrek.

Lima lokasi itu di antaranya dua titik di Jalan Pahlawan, di Jalan dr. Mohamad Saleh, Jalan Dr. Soetomo, dan di sekitar Alun-alun Kota Probolinggo. “Dari 5 lokasi yang hari ini dibersihkan bersama Mitra DLH, total ada setengah ton sampah yang masuk ke TPA,” ujar Kepala DKH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa.

Menurutnya, angka ini terbilang kecil dibandingkan jumlah sampah yang setiap hari masuk ke TPA Anggrek. Rata-rata setiap hari mencapai 70 ton sampah.

Mobile_AP_Half Page

Berdasarkan data DKH Kota Probolinggo, jumlah sampah yang masuk ke TPA Anggrek, sempat meningkat saat awal pandemi Covid-19. Pada sekitar Maret, April, Mei 2020, rata-rata sampah yang masuk ke TPA mencapai 80 ton setiap hari.

Namun angka ini terus menurun ketika pemerintah mulai melonggarkan aktivitas masyarakat di ruang publik. Saat ini rata-rata sampah yang masuk TPA mencapai 70 ton per hari

Deta mengatakan, upaya penanganan sampah di Kota Probolinggo memang belum sempurna. Seharusnya, pengelolaan sampah sudah dilakukan sejak di tingkat rumah tangga melalui pemilahan sampah. “Dengan pemilahan sampah, maka bisa dilakukan daur ulang sampah-sampah yang bisa di-recycle,” terangnya. (put/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2