alexametrics
30 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Seminggu Tak Dijemput, Tunawisma Asal Lumajang Dipulangkan

KANIGARAN, Radar Bromo – Sepekan tidak dijemput keluarganya, akhirnya Abdul Ghofur diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Senin (20/1). Ghofur diserahkan setelah sepekan tinggal di Shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo.

Abdul Ghofur sendiri dievakuasi dari Terminal Bayuangga Kota Probolinggo oleh petugas Satpol PP Kota Probolinggo, Minggu (12/1) malam. Saat ditemukan, tunawisma itu dalam kondisi lemas.

Dia lantas tinggal di shelter milik Dinas Sosial. Namun, selama sepekan keluarganya tidak kunjung menjemput. Karena itu, yang bersangkutan diserahkan ke Dinsos Lumajang.

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Disabilitas Tunasosial Itria Septyawati mengatakan, pemulangan ini dilakukan untuk mempermudahkan pihak keluarga menjemput Abdul Ghofur. “Kami berkoordinasi dengan Dinsos Lumajang untuk tindakan pemulangan. Sebab, yang bersangkutan juga terus menerus meminta pulang,” ujarnya.

Menurut Fitri, dalam proses koordinasi, Dinsos Lumajang telah beberapa kali berupaya menemui pihak keluarga. Namun, pihak keluarga tidak berhasil ditemui karena berada di pelosok desa.

“Kami tak henti-hentinya berkoordinasi, namun setelah ditelusuri pihak keluarga belum bisa ditemui. Informasi dari Dinsos Lumajang, Abdul Gofur ini sering pergi dari rumah,” tuturnya.

Selama berada di shelter di Kota Probolinggo, kondisi kejiwaan Abdul Ghofur dipantau. Kondisi kesehatannya pun berangsur-angsur membaik pasca ditemukan beberapa waktu lalu.

Sayangnya, yang bersangkutan tidak bisa berkomunikasi dengan jelas. Sehingga, menyulitkan petugas untuk mengorek informasi yang detail untuk proses pemulangan.

“Sebelumnya, kondisi tubuhnya lemah karena kurang makan. Kami terus berikan makan walaupun sedikit susah supaya tubuhnya memiliki energi. Kejiwaannya sedikit pikun mungkin faktor usia,” jelasnya. (ar/hn)

KANIGARAN, Radar Bromo – Sepekan tidak dijemput keluarganya, akhirnya Abdul Ghofur diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Senin (20/1). Ghofur diserahkan setelah sepekan tinggal di Shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo.

Abdul Ghofur sendiri dievakuasi dari Terminal Bayuangga Kota Probolinggo oleh petugas Satpol PP Kota Probolinggo, Minggu (12/1) malam. Saat ditemukan, tunawisma itu dalam kondisi lemas.

Dia lantas tinggal di shelter milik Dinas Sosial. Namun, selama sepekan keluarganya tidak kunjung menjemput. Karena itu, yang bersangkutan diserahkan ke Dinsos Lumajang.

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Disabilitas Tunasosial Itria Septyawati mengatakan, pemulangan ini dilakukan untuk mempermudahkan pihak keluarga menjemput Abdul Ghofur. “Kami berkoordinasi dengan Dinsos Lumajang untuk tindakan pemulangan. Sebab, yang bersangkutan juga terus menerus meminta pulang,” ujarnya.

Menurut Fitri, dalam proses koordinasi, Dinsos Lumajang telah beberapa kali berupaya menemui pihak keluarga. Namun, pihak keluarga tidak berhasil ditemui karena berada di pelosok desa.

“Kami tak henti-hentinya berkoordinasi, namun setelah ditelusuri pihak keluarga belum bisa ditemui. Informasi dari Dinsos Lumajang, Abdul Gofur ini sering pergi dari rumah,” tuturnya.

Selama berada di shelter di Kota Probolinggo, kondisi kejiwaan Abdul Ghofur dipantau. Kondisi kesehatannya pun berangsur-angsur membaik pasca ditemukan beberapa waktu lalu.

Sayangnya, yang bersangkutan tidak bisa berkomunikasi dengan jelas. Sehingga, menyulitkan petugas untuk mengorek informasi yang detail untuk proses pemulangan.

“Sebelumnya, kondisi tubuhnya lemah karena kurang makan. Kami terus berikan makan walaupun sedikit susah supaya tubuhnya memiliki energi. Kejiwaannya sedikit pikun mungkin faktor usia,” jelasnya. (ar/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/