alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Batasi Pegawai yang Ngantor Usai Penilik-Pengawas Meninggal Dunia

MAYANGAN, Radar Bromo – Penilik PAUD dan Pengawas TK di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, meninggal dunia dalam waktu yang hampir berdekatan. Setelah dua ASN-nya meninggal, Disdikbud membatasi pegawainya yang ngantor.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Penilik PAUD dan Pengawas TK yang meninggal tersebut, sempat mendapat perawatan di Ruang isolasi RSUD dr Mohammad Saleh. Hingga sekitar 3 hari lalu, Penilik PAUD meninggal dunia. Dan Jumat (20/11) giliran Pengawas TK meninggal dunia.

Setelah dua pegawai meninggal dunia, muncul pesan yang tersebar di sosial media. Dalam pesan tersebut meminta agar tidak melakukan kegiatan berkumpul dan tata muka dengan peserta didik. Bahkan dalma pesan tersebut menyebutkan bahwa salah satu kepala Bidang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Pengawas SMP sedang dalam perawatan.

Kabarnya, Penilik PAUD dan Pengawas TK ini smepat melakukan kegiatan pendidikan di Luar Kota Probolinggo. “Memang betul Penilik PAUD meninggal 3 hari sebelumnya. Hari ini (kemarin, Red) Pengawas TK,” ujar salah satu Guru TK yang enggan namanya disebutkan.

“Kalau kepastian Covid-19 atau tidak belum tahu ya. Tapi yang jelas sebelum meninggal, sempat dirawat di Ruang isolasi RSUD dr Mohamad Saleh,” ujarnya.

Sementara itu dr NH Hidayati, Plt kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Probolinggo saat dikonfirmasi, tidak membantah terkait kabar penilik dan pengawas yang meninggal dunia. Namun dr Ida -biasa disapa-, belum memastikan status positif Covid.

“Masih belum keluar hasil swab-nya,” ujarnya saat dikonfirmasi terkait status penilik PAUD dan pengawas TK yang meninggal dunia.

Saat disinggung kabar mengenai keduanya pernah beraktivitas di luar kota untuk kegiatan pendidikan, dr Ida tidak bisa memastikan. Hal ini karena berkaitan dengan proses tracing.

Sementara itu Moch maskur, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, membenarkan mengenai wafatnya Penilik PAUD dan Pengawas TK. Disdikbud telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo.

Namun Maskur membantah jika ada kegiatan terkait pendidikan yang dilakukan di luar kota oleh 2 tenaga pendidikan ini sebelumnya.

“Iya betul. Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk melakukan penyemprotan di kantor penilik dan kantor Dinas Pendidikan. Tapi tidak benar soal ada kegiatan pendidikan di luar kota itu,” ujarnya.

Mantan kepala Dinas Sosial ini juga membantah pesan WA yang beredar yang menyebutkan bahwa salah satu Kabid di Dinas Pendidikan dirawat karena Covid-19.

“Tidak benar kalau kabid pendidikan dasar dirawat. Sehat dan tadi (kemarin, Red) juga masih beraktifitas ke kantor. Tapi kalau salah satu pengawas SMP memang ada yang dirawat,” terangnya.

Terkait adanya kasus pasien positif Covid-19 di lingkungan Disdukbud, Maskur telah melakukan langkah antisipasi untuk mencegah penularan. Salah satunya melakukan Work From Home (WFH).

“Mulai Senin (23/11) nanti di Dinas Pendidikan diterapkan WFH. Secara bergiliran dalam sehari hanya

50 persen karyawan yang masuk, yang lainnya bekerja dari rumah,” terangnya. (put/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan Mastrip  

Pohon tumbang inipun cepat dievakuasi, karena berada tak jauh dari kantor Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo.

Sopir Ngantuk, Dua Dump Truk Adu Moncong di Purwosari  

Truk yang disopiri Komarudin tiba-tiba melaju ke jalur berlawanan hingga tertabrak truk lain.

Truk Terguling di Cangkringmalang Beji, Muatan Pupuk Tercecer

Kecelakaan itu memicu kemacetan di jalur pantura.

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Keberadaan vaksin yang aman dan efektif sangat penting

Lantik Pengurus Pusat JMSI, Ini Pesan Bamsoet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menaruh harapan besar kehadiran JMSI akan semakin melengkapi berbagai entitas kelembagaan pers yang telah lahir sebelumnya.