alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Masih Level 3, Wisata Kab Probolinggo Belum Boleh Buka

DRINGU, Radar Bromo – Dalam evaluasi perpanjangan PPKM secara nasional, Kabupaten Probolinggo masih bertahan di level 3. Konsekuensinya, pembatasan kegiatan masyarakat berlanjut. Termasuk tempat wisata belum boleh beroperasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, Kabupaten Probolinggo bertahan di level 3. Karena, capaian vaksinasinya masih di bawah target 50 persen.

“Masih belum naik. Kabupaten Probolinggo tetap PPKM level 3. Konsekuensinya pembatasan kegiatan masyarakat tetap diberlakukan. Termasuk tempat wisata belum boleh dibuka,” katanya, Rabu (20/10).

Namun, kata Dewi, capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinggo sudah mendekati target. Bahkan, tenaga kesehatan sampai melakukan vaksinasi door to door. Hingga kemarin, vaksinasi sudah capai 49,7 persen atau 442.956 warga dari target sasaran 890.667 warga. “Capaian vaksinasi sudah tinggi. Nakes sudah kejar warga untuk divaksin dengan turun ke desa-desa dan rumah ke rumah,” jelasnya.

Hanya saja, kata Dewi, capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) masih rendah. Baru tercapai 20,36 persen dari target sasaran 112.618 jiwa. Menurutnya, tidak sedikit lansia yang menolak divaksin. Ditambah banyak lansia target sasaran yang ternyata miliki penyakit komorbid. “Semoga nanti hasil evaluasi Kabupaten Probolinggo segera naik level 2. Meski vaksinasi lansia belum sampai 40 persen,” harapnya.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus menurun. Sampai kemarin, total ada 7.153 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, hanya 15 kasus yang masih aktif.

“Kasus harian Covid-19 terus alami penurunan. Sisi kesembuhan terus bertambah. Penyebarannya dapat ditekan. Sekarang sisa 15 kasus aktif Covid-19,” ujarnya. (mas/rud)

DRINGU, Radar Bromo – Dalam evaluasi perpanjangan PPKM secara nasional, Kabupaten Probolinggo masih bertahan di level 3. Konsekuensinya, pembatasan kegiatan masyarakat berlanjut. Termasuk tempat wisata belum boleh beroperasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, Kabupaten Probolinggo bertahan di level 3. Karena, capaian vaksinasinya masih di bawah target 50 persen.

“Masih belum naik. Kabupaten Probolinggo tetap PPKM level 3. Konsekuensinya pembatasan kegiatan masyarakat tetap diberlakukan. Termasuk tempat wisata belum boleh dibuka,” katanya, Rabu (20/10).

Namun, kata Dewi, capaian vaksinasi di Kabupaten Probolinggo sudah mendekati target. Bahkan, tenaga kesehatan sampai melakukan vaksinasi door to door. Hingga kemarin, vaksinasi sudah capai 49,7 persen atau 442.956 warga dari target sasaran 890.667 warga. “Capaian vaksinasi sudah tinggi. Nakes sudah kejar warga untuk divaksin dengan turun ke desa-desa dan rumah ke rumah,” jelasnya.

Hanya saja, kata Dewi, capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) masih rendah. Baru tercapai 20,36 persen dari target sasaran 112.618 jiwa. Menurutnya, tidak sedikit lansia yang menolak divaksin. Ditambah banyak lansia target sasaran yang ternyata miliki penyakit komorbid. “Semoga nanti hasil evaluasi Kabupaten Probolinggo segera naik level 2. Meski vaksinasi lansia belum sampai 40 persen,” harapnya.

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus menurun. Sampai kemarin, total ada 7.153 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, hanya 15 kasus yang masih aktif.

“Kasus harian Covid-19 terus alami penurunan. Sisi kesembuhan terus bertambah. Penyebarannya dapat ditekan. Sekarang sisa 15 kasus aktif Covid-19,” ujarnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/