alexametrics
30.7 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Drainase Tak Maksimal, Jalan Soekarno-Hatta Probolinggo Tergenang

MAYANGAN, Radar Bromo- Drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soeta) Kota Probolinggo belum maksimal. Setiap hujan, jalan ini sering tergenang. Surutnya pun butuh waktu berjam-jam.

Seperti Selasa (19/4) malam. Hujan melanda Kota Probolingo secara merata. Intensitas hujan sebenarnya tidak terlalu deras. Namun, cukup lama. Sekitar tiga jam. Mulai setelah asar sampai bakda magrib.

Genangan air pun terjadi di sejumlah titik. Seperti di depan SMAN 1 Kota Probolinggo, depan PT Eratex Djaja, hingga depan kantor Dispopar Kota Probolinggo. Tingginya genangan air beragam.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat. Seperti yang diutarakan warga Kelurahan Ketapang/Kecamatan Kademangan, Saiful. Menurutnya, genangan rutin terjadi setiap hujan melanda Kota Probolinggo. Kondisi ini tidak bersahabat dengan pengguna jalan.

“Saat saya melintas di bahu jalan dan ada kendaraan yang lewat, kadang saya kena cipratannya. Saat berkendara juga tidak nyaman. Saya harus berhati-hati agar tidak kena genangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti membernarkan jika ada sejumlah jalan yang sering tergenang. Menurutnya, hal itu disebabkan drainase yang kurang maksimal.

Selama ini, air hujan tidak lancar saat masuk ke saluran dan drainase. Ia mengatakan, pihaknya rutin melakukan normalisasi drainase agar air bisa cepat surut. “Saat masuk ke drainase itu tidak lancar. Cuma kami akan cek untuk memastikannya sekaligus mencari solusi dari masalah ini,” ujarnya. (riz/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo- Drainase di Jalan Soekarno-Hatta (Soeta) Kota Probolinggo belum maksimal. Setiap hujan, jalan ini sering tergenang. Surutnya pun butuh waktu berjam-jam.

Seperti Selasa (19/4) malam. Hujan melanda Kota Probolingo secara merata. Intensitas hujan sebenarnya tidak terlalu deras. Namun, cukup lama. Sekitar tiga jam. Mulai setelah asar sampai bakda magrib.

Genangan air pun terjadi di sejumlah titik. Seperti di depan SMAN 1 Kota Probolinggo, depan PT Eratex Djaja, hingga depan kantor Dispopar Kota Probolinggo. Tingginya genangan air beragam.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat. Seperti yang diutarakan warga Kelurahan Ketapang/Kecamatan Kademangan, Saiful. Menurutnya, genangan rutin terjadi setiap hujan melanda Kota Probolinggo. Kondisi ini tidak bersahabat dengan pengguna jalan.

“Saat saya melintas di bahu jalan dan ada kendaraan yang lewat, kadang saya kena cipratannya. Saat berkendara juga tidak nyaman. Saya harus berhati-hati agar tidak kena genangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti membernarkan jika ada sejumlah jalan yang sering tergenang. Menurutnya, hal itu disebabkan drainase yang kurang maksimal.

Selama ini, air hujan tidak lancar saat masuk ke saluran dan drainase. Ia mengatakan, pihaknya rutin melakukan normalisasi drainase agar air bisa cepat surut. “Saat masuk ke drainase itu tidak lancar. Cuma kami akan cek untuk memastikannya sekaligus mencari solusi dari masalah ini,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/