alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Awas. Ada 20 Lubang Berbahaya di JLU Kota Probolinggo

MAYANGAN, Radar Bromo-Melintas di jalur lingkar utara (JLU) di Kota Probolinggo, benar-benar perlu waspada. Sebab, sedikitnya ada 20 titik lubang yang membahayakan. Jika tidak berhati-hati, pengendara yang melintasinya bisa terjatuh.

Hal ini diketahui dari survei Satlantas Polres Probolinggo Kota bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim-Bali, kemarin (20/4). Titik berlubang itu tersebar mulai Jalan Anggrek hingga Jalan Raden Wijaya. Diameter berkisar antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.

Selama survei, jalan yang berlubang ditandai dengan cat putih. Agar kendaraan yang melintas mengetahui keberadaannya, sehingg bisa lebih waspada.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Roni Faslah mengatakan, Polri dalam bertindak harus mempertimbangkan azas keseimbangan, manfaat, dan keadilan. Tujuannya untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Survei jalan yang dilakukan di JLU juga termasuk upaya mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Satlantas juga sudah menyampaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo, agar bisa mendorong percepatan perbaikannya.

“Kami sudah menyampaikan saat rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) ke Dinas PUPR-Perkim. Sebab, mereka memiliki jalur langsung ke BBPJN VIII untuk segera ditangani,” terangnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengaku akan segera menangani lubang jalan di JLU. Lubang itu akan digali dan akan ditambal dengan beton.

“Proses penggalian dan tambal dengan beton ini sudah mulai kami laksanakan sejak sepekan terakhir. Kami usahakan bisa maksimal untuk mengantisipasi kerawanan pengguna jalan,” ujarnya. (riz/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo-Melintas di jalur lingkar utara (JLU) di Kota Probolinggo, benar-benar perlu waspada. Sebab, sedikitnya ada 20 titik lubang yang membahayakan. Jika tidak berhati-hati, pengendara yang melintasinya bisa terjatuh.

Hal ini diketahui dari survei Satlantas Polres Probolinggo Kota bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim-Bali, kemarin (20/4). Titik berlubang itu tersebar mulai Jalan Anggrek hingga Jalan Raden Wijaya. Diameter berkisar antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.

Selama survei, jalan yang berlubang ditandai dengan cat putih. Agar kendaraan yang melintas mengetahui keberadaannya, sehingg bisa lebih waspada.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Roni Faslah mengatakan, Polri dalam bertindak harus mempertimbangkan azas keseimbangan, manfaat, dan keadilan. Tujuannya untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Survei jalan yang dilakukan di JLU juga termasuk upaya mewujudkan keselamatan berlalu lintas. Satlantas juga sudah menyampaikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Probolinggo, agar bisa mendorong percepatan perbaikannya.

“Kami sudah menyampaikan saat rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) ke Dinas PUPR-Perkim. Sebab, mereka memiliki jalur langsung ke BBPJN VIII untuk segera ditangani,” terangnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengaku akan segera menangani lubang jalan di JLU. Lubang itu akan digali dan akan ditambal dengan beton.

“Proses penggalian dan tambal dengan beton ini sudah mulai kami laksanakan sejak sepekan terakhir. Kami usahakan bisa maksimal untuk mengantisipasi kerawanan pengguna jalan,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/