alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

SPPT PBB-P2 di Kab Probolinggo Tahun Ini Bertambah 4.600 Lembar

KRAKSAAN, Radar Bromo– Ribuan lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2022 mulai didistribusikan. Di Kabupaten Probolinggo, jumlahnya meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebelumnya ada 440.224 lembar, tahun ini bertambah 4.600 lembar menjadi 444.824 lembar.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin mengatakan, buku PBB-P2 tahun 2022 dari 24 kecamatan mencapai Rp 20.636.239.851. Khusus SPPT PBB-P2 buku 1 dan 2 jumlahnya mencapai 443.627 lembar dengan ketetapan Rp 13.342.453.245.

“Jumlah ini lebih banyak 3.403 lembar dibandingkan SPPT PBB-P2 tahun 2021 buku 1 dan 2 yang mencapai 440.224 lembar dengan capaian Rp 11.063.902.693,” jelasnya.

Ribuan lembar SPPT ini akan didistribusikan ke masing-masing kecamatan secara bergantian. Setelah SPPT diberikan, wajib pajak bisa membayarnya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2022.

Dengan pendistribusian SPPT ke semua kecamatan, Ofie berharap juga menjadi wadah sosialisasi kepada pemerintah desa dan kecamatan, bahwa membayar pajak merupakan sebuah kewajiban.

Hasil PBB-P2 nantinya digunakan untuk pembangunan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Diharapkan masyarakat bisa membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Seperti biasa kecamatan yang mampu lunas 100 persen akan mendapatkan apresiasi dari pemkab,” katanya.

Ia menambakan, pada tahun lalu target PBB-P2 tercapai sekitar 110 persen. Selain itu, enam kecamatan di Kabupaten Probolinggo berhasil melakukan pembayaran hingga lunas 100 persen. “Di antaranya, Kecamatan Bantaran, Gending, Lumbang, Sumber, Tegalsiwalan, dan Tiris,” ujarnya. (mu/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo– Ribuan lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2022 mulai didistribusikan. Di Kabupaten Probolinggo, jumlahnya meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebelumnya ada 440.224 lembar, tahun ini bertambah 4.600 lembar menjadi 444.824 lembar.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin mengatakan, buku PBB-P2 tahun 2022 dari 24 kecamatan mencapai Rp 20.636.239.851. Khusus SPPT PBB-P2 buku 1 dan 2 jumlahnya mencapai 443.627 lembar dengan ketetapan Rp 13.342.453.245.

“Jumlah ini lebih banyak 3.403 lembar dibandingkan SPPT PBB-P2 tahun 2021 buku 1 dan 2 yang mencapai 440.224 lembar dengan capaian Rp 11.063.902.693,” jelasnya.

Ribuan lembar SPPT ini akan didistribusikan ke masing-masing kecamatan secara bergantian. Setelah SPPT diberikan, wajib pajak bisa membayarnya sebelum jatuh tempo pada 30 September 2022.

Dengan pendistribusian SPPT ke semua kecamatan, Ofie berharap juga menjadi wadah sosialisasi kepada pemerintah desa dan kecamatan, bahwa membayar pajak merupakan sebuah kewajiban.

Hasil PBB-P2 nantinya digunakan untuk pembangunan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Diharapkan masyarakat bisa membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Seperti biasa kecamatan yang mampu lunas 100 persen akan mendapatkan apresiasi dari pemkab,” katanya.

Ia menambakan, pada tahun lalu target PBB-P2 tercapai sekitar 110 persen. Selain itu, enam kecamatan di Kabupaten Probolinggo berhasil melakukan pembayaran hingga lunas 100 persen. “Di antaranya, Kecamatan Bantaran, Gending, Lumbang, Sumber, Tegalsiwalan, dan Tiris,” ujarnya. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/