alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bukit Matahari, Sajikan Keindahan Matahari Terbit

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, memiliki potensi destinasi wisata baru. Berupa Bukit Matahari. Melalui bukit ini disajikan pemandangan menakjubkan, salah satunya saat matahari terbit.

—————

MESKI tidak terlalu tinggi, pemandangan alam di Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, cukup memanjakan mata. Terutama ketika pagi dan hendak menyaksikan matahari terbit.

Bukit Matahari berada di Dusun Kedukan, Desa Sapikerep. Bukit ini bisa ditempuh melalui Jalan Raya Bromo Desa Sapikerep. Kemudian melintasi jalan desa yang cukup untuk dilintasi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Sejauh sekitar 1 kilometer kondisi jalan sudah dirabat beton. Tepatnya, sampai wisata Kebun Stroberi di Dusun Pancen Rejo, Desa Sapikerep. Kemudian, dilanjutkan dengan kondisi jalan yang cukup menanjak dengan kondisi jalan sebagian sudah dimakadam dan sebagian harus melintasi lereng gunung sejauh sekitar 1,5 kilometer.

LEBIH LUAS: Pemandangan pegunungan dan Kota Probolinggo, bisa dinikmati dari jauh Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Sehingga, lebih aman, dari tempat parkir di kebun stroberi menggunakan jasa ojek gunung. Tarifnya sekitar Rp 50 ribu untuk pulang dan pergi. Bagi pengunjung yang suka mendaki gunung, perjalanan menuju Bukit Matahari, bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

“Kalau mau ke Bukit Matahari, bisa jalan kaki. Atau kalau bisa gunakan ojek gunung,” ujar Kepala Desa Sapikerep, Suwandi.

Perjalanan menuju Bukit Matahari, yang butuh perjuangan, rasa letih dan caoai akan terobati setelah melihat keindahan alam dari Bukit Matahari. Apalagi, ketika tiba di Bukit Matahari, sebelum matahari terbit. Sehingga, bisa menyaksikan langsung keindahan detik-detik munculnya si raja siang. Di sana, akan terlihat jelas pancaran sinar matahari saat terbit dan kehadirannya dari balik Gunung Argopuro yang jauh.

“Sebenarnya wisata Bukit Matahari, ini sudah saya ketahui tahun kemarin. Saya penasaran wisatawan asing naik ke bukit sini dan ternyata melihat matahari terbit,” katanya. Sejauh ini, kata Suwandi, hanya beberapa orang saja yang pernah sampai ke Bukit Matahari. Karena memang pihaknya belum membukanya sebagai destinasi wisata.

Ispanto, salah seorang warga Kota Probolinggo, yang pernah naik ke Bukit Matahari, mengatakan, keindahan alam saat matahari terbit dilihat dari Bukit Matahari, sangat menakjubkan. Pemandangan bebas ke arah sisi timur membuat tampak begitu jelas saat matahari perlahan menunjukkan wajahnya. “Kalau pagi agak siang pas cauca cerah pemandangannya juga bagus. Bisa lihat Kota Probolinggo dan lautnya dari jauh,” ujar bapak satu anak ini.

 

ALAMI: Pengunjung bisa nikmati pemandangan kebun stroberi saat perjalanan menuju Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Jadi Penunjang Kebun Stroberi

Potensi keindahan destinasi wisata Bukit Matahari, menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Pemerintah desa berencana mengelolanya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Wisata ini akan dikelola sebagai penunjang wisata Kebun Stroberi Pancen Rejo, yang sudah mulai dikembangkan BUMDes.

Kepala Desa Sapikerep Suwandi mengatakan, sejauh ini belum ada fasilitas apapun di Bukit Matahari. Sebab, masih belum dikelola. Namun, ada rencana untuk dikelola oleh BUMDes. Dalam waktu dekat, akan dipasang gazebo dan spot-spot untuk berfoto.

“Desa memang tengah berusaha menciptakan wisata baru. Tahun kemarin kebun stroberi sudah berhasil dibangun oleh BUMDes. Nanti rencananya Bukit Matahari, akan dikembangkan juga,” terangnya.

Untuk Bukit Matahari, kata Suwandi, masih butuh banyak pembangunan. Mulai dari pembukaan jalan, paling tidak jalan makadam sampai titik Bukit Matahari. Kemudian tambah fasilitas lainnya.

“Nanti pemerintah desa rencana akan membangun jalan menuju Bukit Matahari. Pembangunan jalan akan dilanjutkan ke Bukit Tanggul Lagi. Karena Bukit Tanggul Lagi, juga punya keindahan yang luar biasa, begitu juga untuk melihat sunrise,” ungkapnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, memiliki potensi destinasi wisata baru. Berupa Bukit Matahari. Melalui bukit ini disajikan pemandangan menakjubkan, salah satunya saat matahari terbit.

—————

MESKI tidak terlalu tinggi, pemandangan alam di Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, cukup memanjakan mata. Terutama ketika pagi dan hendak menyaksikan matahari terbit.

Mobile_AP_Half Page

Bukit Matahari berada di Dusun Kedukan, Desa Sapikerep. Bukit ini bisa ditempuh melalui Jalan Raya Bromo Desa Sapikerep. Kemudian melintasi jalan desa yang cukup untuk dilintasi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Sejauh sekitar 1 kilometer kondisi jalan sudah dirabat beton. Tepatnya, sampai wisata Kebun Stroberi di Dusun Pancen Rejo, Desa Sapikerep. Kemudian, dilanjutkan dengan kondisi jalan yang cukup menanjak dengan kondisi jalan sebagian sudah dimakadam dan sebagian harus melintasi lereng gunung sejauh sekitar 1,5 kilometer.

LEBIH LUAS: Pemandangan pegunungan dan Kota Probolinggo, bisa dinikmati dari jauh Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Sehingga, lebih aman, dari tempat parkir di kebun stroberi menggunakan jasa ojek gunung. Tarifnya sekitar Rp 50 ribu untuk pulang dan pergi. Bagi pengunjung yang suka mendaki gunung, perjalanan menuju Bukit Matahari, bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

“Kalau mau ke Bukit Matahari, bisa jalan kaki. Atau kalau bisa gunakan ojek gunung,” ujar Kepala Desa Sapikerep, Suwandi.

Perjalanan menuju Bukit Matahari, yang butuh perjuangan, rasa letih dan caoai akan terobati setelah melihat keindahan alam dari Bukit Matahari. Apalagi, ketika tiba di Bukit Matahari, sebelum matahari terbit. Sehingga, bisa menyaksikan langsung keindahan detik-detik munculnya si raja siang. Di sana, akan terlihat jelas pancaran sinar matahari saat terbit dan kehadirannya dari balik Gunung Argopuro yang jauh.

“Sebenarnya wisata Bukit Matahari, ini sudah saya ketahui tahun kemarin. Saya penasaran wisatawan asing naik ke bukit sini dan ternyata melihat matahari terbit,” katanya. Sejauh ini, kata Suwandi, hanya beberapa orang saja yang pernah sampai ke Bukit Matahari. Karena memang pihaknya belum membukanya sebagai destinasi wisata.

Ispanto, salah seorang warga Kota Probolinggo, yang pernah naik ke Bukit Matahari, mengatakan, keindahan alam saat matahari terbit dilihat dari Bukit Matahari, sangat menakjubkan. Pemandangan bebas ke arah sisi timur membuat tampak begitu jelas saat matahari perlahan menunjukkan wajahnya. “Kalau pagi agak siang pas cauca cerah pemandangannya juga bagus. Bisa lihat Kota Probolinggo dan lautnya dari jauh,” ujar bapak satu anak ini.

 

ALAMI: Pengunjung bisa nikmati pemandangan kebun stroberi saat perjalanan menuju Bukit Matahari, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

Jadi Penunjang Kebun Stroberi

Potensi keindahan destinasi wisata Bukit Matahari, menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura. Pemerintah desa berencana mengelolanya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Wisata ini akan dikelola sebagai penunjang wisata Kebun Stroberi Pancen Rejo, yang sudah mulai dikembangkan BUMDes.

Kepala Desa Sapikerep Suwandi mengatakan, sejauh ini belum ada fasilitas apapun di Bukit Matahari. Sebab, masih belum dikelola. Namun, ada rencana untuk dikelola oleh BUMDes. Dalam waktu dekat, akan dipasang gazebo dan spot-spot untuk berfoto.

“Desa memang tengah berusaha menciptakan wisata baru. Tahun kemarin kebun stroberi sudah berhasil dibangun oleh BUMDes. Nanti rencananya Bukit Matahari, akan dikembangkan juga,” terangnya.

Untuk Bukit Matahari, kata Suwandi, masih butuh banyak pembangunan. Mulai dari pembukaan jalan, paling tidak jalan makadam sampai titik Bukit Matahari. Kemudian tambah fasilitas lainnya.

“Nanti pemerintah desa rencana akan membangun jalan menuju Bukit Matahari. Pembangunan jalan akan dilanjutkan ke Bukit Tanggul Lagi. Karena Bukit Tanggul Lagi, juga punya keindahan yang luar biasa, begitu juga untuk melihat sunrise,” ungkapnya. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2