alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Masak di Dapur, Tiga Warga Tiris Tersambar Petir, Satu Tewas

TIRIS, Radar Bromo– Wilayah Selatan Kabupaten Probolinggo tepatnya di Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris, diguyur hujan, Minggu (19/12) sore lalu. Meski intensitasnya rendah, hujan disertai dengan kilatan petir. Celakanya, kilatan petir menyambar tiga warga yang tengah memasak. Akibatnya, satu diantaranya meregang nyawa.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com sehari setelah insiden, ketiga korban tersebut adalah Rosita Sari, Nanik, dan Tutik. Ketiganya merupakan warga Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris. Di antara ketiga korban, yang meninggal diketahui ialah Rosita.

Kabag Humas Polres Probolinggo, Bripka Muhtar Yuliharto,  membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu, ketiga korban tersebut sedang berada di rumah Rosita.

“Kedua orang ini sedang membantu masak di rumah Rosita Sari yang juga ikutan tersambar petir dan meninggal. Dua korban lainya mengalami luka-luka,” ujarnya, Senin (20/12). Muhtar mengatakan jika keberadaan kedua korban yang selamat untuk membantu menyiapkan acara 1.000 hari meninggalnya ayah Rosita.

Saat memasak makanan untuk selamatan, tiba-tiba petir menyambar dapur. Ketiganya juga ikut tersambar. Dua korban masih bisa diselamatkan. Sementara pemilik rumah, meninggal saat hendak di bawa ke puskesmas terdekat.  (mu/fun)

TIRIS, Radar Bromo– Wilayah Selatan Kabupaten Probolinggo tepatnya di Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris, diguyur hujan, Minggu (19/12) sore lalu. Meski intensitasnya rendah, hujan disertai dengan kilatan petir. Celakanya, kilatan petir menyambar tiga warga yang tengah memasak. Akibatnya, satu diantaranya meregang nyawa.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com sehari setelah insiden, ketiga korban tersebut adalah Rosita Sari, Nanik, dan Tutik. Ketiganya merupakan warga Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris. Di antara ketiga korban, yang meninggal diketahui ialah Rosita.

Kabag Humas Polres Probolinggo, Bripka Muhtar Yuliharto,  membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 15.00. Saat itu, ketiga korban tersebut sedang berada di rumah Rosita.

“Kedua orang ini sedang membantu masak di rumah Rosita Sari yang juga ikutan tersambar petir dan meninggal. Dua korban lainya mengalami luka-luka,” ujarnya, Senin (20/12). Muhtar mengatakan jika keberadaan kedua korban yang selamat untuk membantu menyiapkan acara 1.000 hari meninggalnya ayah Rosita.

Saat memasak makanan untuk selamatan, tiba-tiba petir menyambar dapur. Ketiganya juga ikut tersambar. Dua korban masih bisa diselamatkan. Sementara pemilik rumah, meninggal saat hendak di bawa ke puskesmas terdekat.  (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/