alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Inovasi Jurus AK3+ Jadi Daya Ungkit Keberhasilan Pemkot Probolinggo

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Probolinggo melaksanakan program peningkatan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta penyediaan data kependudukan yang akurat. Hal itu sesuai Perwali Nomor 94/2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dispenduk Capil untuk mendukung pencapaian visi-misi Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP.

 

DISPENDUK CAPIL Kota Probolinggo terus berupaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) dan pencatatan sipil serta penyediaan data kependudukan yang akurat. Komitmen ini diimplementasikan melalui pelayanan adminduk dan pelayanan pencatatan sipil.

“Untuk pelayanan administrasi kependudukan, di dalamnya meliputi peningkatan cakupan kepemilikan. Dokumen administrasi penduduk, termasuk e-KTP dan peningkatan pelayanan adminduk lainnya. Seperti, kartu keluarga, layanan pindah datang atau keluar, dan penerbitan KIA (kartu identitas anak),” ujar Kepala Dispenduk Capil Kota Probolinggo Drs. Tartib Goenawan, M.Si.

Tartib mengatakan, yang masuk pelayanan pencatatan sipil meliputi upaya meningkatkan cakupan akta kelahiran, terutama 0-18 tahun. “Target nasionalnya 85 persen. Alhamdulillah, saat ini Kota Probolinggo cakupan akta kelahiran telah mencapai 94,34 persen. Capaian ini telah melampaui target nasional,” ujarnya.

KELILING: Demi percepatan kepemilikan akta kelahiran, Dispenduk Capil Kota Probolinggo turun langsung ke posyandu-posyandu dan puskesmas-puskesmas.

Beragam upaya dilakukan Dispenduk Capil untuk meningkatkan cakupan ini. Sepanjang tahun anggaran 2019, Dispenduk Capil telah menginisiasi berbagai kegiatan dan program yang lebih mengena kepada masyarakat.

Seperti disampaikan Sekretaris Dispenduk Capil Kota Probolinggo Rini Sayekti. Menurutnya, pihaknya memaksimalkan pelayanan di Mal Pelayanan Publik loket Dispenduk Capil. Salah satunya menyediakan semua dokumen adminduk maupun dokumen pencatatan sipil.

Ada juga pelayanan jemput bola keliling kelurahan dan ke sekolah-sekolah untuk perekaman e- KTP bagi pemula. “Sehingga, pelajar ini tidak perlu meninggalkan pelajaran untuk mendapatkan e-KTP. Tapi, petugas kami yang datang ke sekolah-sekolah, termasuk tingkat Madrasah Aliyah dan pondok pesanten,” ujarnya.

Selain itu, Dispenduk Capil juga mengunjungi warga berkebutuhan khusus agar tetap mendapatkan pelayanan administrasi e-KTP. “Bukan hanya berkebutuhan khusus, warga lansia, hingga warga sakit berat baik di rumah atau di rumah sakit atau di puskesmas juga menjadi sasaran Dispenduk Capil dalam memaksimalkan kepemilikan e-KTP,” ujarnya.

JEMPUT BOLA : Perekaman KTP el dilakukan tidak hanya mengunjungi sekolah-sekolah, pondok pesantren, bahkan penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, lansia, warga sakit berat dikunjungi langsung oleh Dispenduk Capil agar mereka juga mendapatkan akses yang sama.

Menurut Rini, perekaman e-KTP sangat penting. Sebab, data kependudukan, terutama NIK di e-KTP menjadi basis data tunggal yang harus dimiliki setiap warga Indonesia. Mengingat, NIK ini pasti diperlukan sebelum mengakses berbagai pelayanan publik. “Begitu juga bagi penyandang disabilitas berat. Kami akan datang ke rumahnya,” ujarnya.

Kepala Dispenduk Capil Tartib juga mengingatkan seluruh warga Kota Probolinggo agar tak perlu ragu untuk melakukan perekaman e-KTP. “Saat mengetahui ada tetangga dengan kondisi tersebut, belum memiliki NIK, bisa segera melapor pada kami. Agar segera kami tidak lanjuti sambil membawa perangkat perekaman e-KTP mobile milik Dispenduk,” ujarnya.

Agar lebih menjangkau masyarakat yang biasa sibuk bekerja, pelayanan Dipenduk Capil juga hadir di event-event maupun program Pemkot Probolinggo. Seperti Pasar Minggu di Gadis Pentermas, Semipro, SPKP, peringatan hari besar nasional, maupun peringatam hari besar Islam. Dalam kegiatan ini, bisa langsung membawa berkas persyaratan ke lokasi pelayanan atau hanya sekadar konsultasi.

PELATIHAN OPERATOR : Untruk meningkatkan SDM secara berkelanjutan dan berkesinambungan Dispenduk Capil Kota Probolinggo menggelar pelatihan bagi operator.

Melalui budaya kerja khas Dispenduk Capil BISA (Berkarya Inovatif dan Inisiatif, Sabar, dan Semangat Adaptif dan Amanah). Ditambah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelayanan yang dilakukan secara berkelanjutan, Dispenduk Capil berkomitmen menjamin layanan yang santun, ramah, cepat, dan tepat.

Pelayanan Dispenduk Capil ini selalu hadir di mana saja dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah ini juga bertujuan mempermudah akses pelayanan adminduk dan pencatatan sipil bagi warga Kota Probolinggo.

Mengenai pencatatan sipil, Kota Probolinggo cakupannya sudah tinggi. Mencapai 94 persen. Namun, Dispenduk terus memaksimalkan pelayanan pengajuan akta kelahiran, berkerja sama dengan Dinas Kesehatan dirasa tak cukup, Dispenduk Capil berinisiatif memberikan pelayanan dengan terlibat saat ada kegiatan posyandu dan puskesmas.

“Kami telah melatih para operator, termasuk bidan praktik mandiri maupun di fasilitas kesehatan untuk memperkuat inovasi AKIK CEMERLANG. Kini inovasi ini sudah bisa dilakukan secara online hanya dengan gadget. Sehingga, lebih cepat, efektif, dan efisien,” ujarnya.

GO DIGITAL: Launching Go Digital dilakukan untuk percepatan kepemilikan dokumen akta kelahiran melibatkan bidan praktik mandiri, faskes, puskesmas, hingga rumah sakit di Kota Probolinggo.

Hasilnya, di luar dugaan. Upaya yang dilakukan Dispenduk Capil ini mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepemilikian akta kelahiran dan KIA di Kota Probolinggo.

Satu lagi inovasi Wali Kota Probolinggo yang di-cover melalui program kerja Dispenduk Capil. Yakni, santunan kematian. Proses pencairanmya dilakukan berkat kolaborasi Dispenduk Capil bersama Badan Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo.

Melalui inovasi Jurus AK3 +, yakni, sekali urus akta kematian, kartu keluarga (KK), dan status e-KTP sudah ter-update secara otomatis. Plus santuan kematian senilai Rp 750 ribu cair tak lebih dari 3 hari.

“Untuk mengajukan santunan kematian, masyarakat cukup datang ke counter Mall Pelayanan Publik. Mengisi form yang sudah disiapkan. Termasuk ketika harus membuka rekening bank, tidak perlu bolak balik ke bank dan tidak perlu menyetor sejumlah uang ke rekening dulu. Semunya selesai di pelayanan Dispenduk Capil Kota Probolinggo,” ujarnya.

Program AK3+ ini juga memberikan dampak yang signifikan terhadap kepemilikan akta kematian bagi ahli waris. Di Kota Probolinggo, cakupan kepemilikan akta kematian sudah mendekati angka 100 persen. Bentuk perhatian Wali Kota Probolinggo berupa santunan kematian ini menjadi daya ungkit bagi keberhasilan program lainnya.

TERBAIK IV: Penghargaan Terbaik IV atas Inovasi Jurus AK3+ Dispenduk Capil Kota Probolinggo dalam rangka Gelar Inovasi Pelayanan Publik Pemkot Probolinggo Tahun 2019.

Atas kinerjanya, Dispenduk Capil mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI karena cakupan semester I tahun 2019 masuk kategori baik. Indikatornya, dilihat dari cakupan e-KTP, akta kelahiran, dan pemanfaatan database kependudukan bagi unit pelayanan lainnya.

TERBAIK I: Penghargaan Terbaik I dari BPS Kota Probolinggo untuk Dispenduk Capil Kota Probolinggo atas konsistensi data terbaik dalam penyusunan publikasi dalam angka tahun 2019, Juli lalu.

“Saat ini sudah ada 14 OPD dan 3 rumah sakit yang melakukan kerja sama dengan kami. Berarti, 14 OPD dan 3 rumah sakit ini yang bisa mengakses database kependudukan kami. Ini salah satu indikator yang dipantau secara nasional. Semakin banyak OPD yang memanfaatkan data, semakin bagus kinerjanya. Sebab, dampak akses database kependudukan ini akan mempengaruhi pemerintah dalam mengevaluasi, mengambil kebijakan, hingga perencanaan pembangunan,” tambah Rini.

SERVICE EXCELENT: Sekretaris Dispenduk Capil Kota Probolinggo Rini Sayekti menyampaikan laporan sebelum kegiatan Bimbingan Teknis Service Excelent bagi staf Dispenduk Capil.

Rini juga mengajak masyarakat agar menjadi warga negara yang cedas dengan tidak meng-upload data kependudukan di media sosial agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Bicara tentang keamanan database kependudukan oleh Dispenduk Capil, dinas di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri RI ini memiliki keamanan yang tinggi. Layanan kami berbasis SIAK 7.4 dan terus di-upgrade oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

“Seperti halnya tingkat Pemerintah Pusat, siapa pun mengakses data kependudukan kami, di tingkat user kelurahan, OPD, hingga Dispenduk Capil Kota, kami akan langsung mengetahui siapa saja yang sedang mengakses data kependudukan itu. Hingga data apa saja yang diakses terlihat di kami,” lanjut Rini.

PAWAI: Dispenduk Capil Kota Probolinggo tak pernah absen mengikuti berbagai event Pemkot Probolinggo. Salah satunya saat Pawai 17 Agustus dan Pawai Semipro 2019.

Rini juga mengingatkan, bahwa seluruh layanan Dispenduk Capil Kota Probolinggo adalah gratis. Sebagai pusat data kependudukan, Dispenduk Capil juga menyediakan layanan edukasi yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat. Termasuk para pelajar, komunitas, serta semua warga yang ingin belajar tentang kependudukan beserta dinamikanya.

“Untuk itulah, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Probolinggo untuk selalu meng-update dokumen kependudukan dan pencatatan sipil sesuai peristiwa kependudukan dan pencataran sipil yang dialami,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat terus mendukung capaian program Dispenduk Capil. Karena pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap merupakan jaminan hak sipil pemerintah terhadap warganya. (*/el)

 

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Probolinggo melaksanakan program peningkatan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta penyediaan data kependudukan yang akurat. Hal itu sesuai Perwali Nomor 94/2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dispenduk Capil untuk mendukung pencapaian visi-misi Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP.

 

DISPENDUK CAPIL Kota Probolinggo terus berupaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) dan pencatatan sipil serta penyediaan data kependudukan yang akurat. Komitmen ini diimplementasikan melalui pelayanan adminduk dan pelayanan pencatatan sipil.

“Untuk pelayanan administrasi kependudukan, di dalamnya meliputi peningkatan cakupan kepemilikan. Dokumen administrasi penduduk, termasuk e-KTP dan peningkatan pelayanan adminduk lainnya. Seperti, kartu keluarga, layanan pindah datang atau keluar, dan penerbitan KIA (kartu identitas anak),” ujar Kepala Dispenduk Capil Kota Probolinggo Drs. Tartib Goenawan, M.Si.

Tartib mengatakan, yang masuk pelayanan pencatatan sipil meliputi upaya meningkatkan cakupan akta kelahiran, terutama 0-18 tahun. “Target nasionalnya 85 persen. Alhamdulillah, saat ini Kota Probolinggo cakupan akta kelahiran telah mencapai 94,34 persen. Capaian ini telah melampaui target nasional,” ujarnya.

KELILING: Demi percepatan kepemilikan akta kelahiran, Dispenduk Capil Kota Probolinggo turun langsung ke posyandu-posyandu dan puskesmas-puskesmas.

Beragam upaya dilakukan Dispenduk Capil untuk meningkatkan cakupan ini. Sepanjang tahun anggaran 2019, Dispenduk Capil telah menginisiasi berbagai kegiatan dan program yang lebih mengena kepada masyarakat.

Seperti disampaikan Sekretaris Dispenduk Capil Kota Probolinggo Rini Sayekti. Menurutnya, pihaknya memaksimalkan pelayanan di Mal Pelayanan Publik loket Dispenduk Capil. Salah satunya menyediakan semua dokumen adminduk maupun dokumen pencatatan sipil.

Ada juga pelayanan jemput bola keliling kelurahan dan ke sekolah-sekolah untuk perekaman e- KTP bagi pemula. “Sehingga, pelajar ini tidak perlu meninggalkan pelajaran untuk mendapatkan e-KTP. Tapi, petugas kami yang datang ke sekolah-sekolah, termasuk tingkat Madrasah Aliyah dan pondok pesanten,” ujarnya.

Selain itu, Dispenduk Capil juga mengunjungi warga berkebutuhan khusus agar tetap mendapatkan pelayanan administrasi e-KTP. “Bukan hanya berkebutuhan khusus, warga lansia, hingga warga sakit berat baik di rumah atau di rumah sakit atau di puskesmas juga menjadi sasaran Dispenduk Capil dalam memaksimalkan kepemilikan e-KTP,” ujarnya.

JEMPUT BOLA : Perekaman KTP el dilakukan tidak hanya mengunjungi sekolah-sekolah, pondok pesantren, bahkan penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, lansia, warga sakit berat dikunjungi langsung oleh Dispenduk Capil agar mereka juga mendapatkan akses yang sama.

Menurut Rini, perekaman e-KTP sangat penting. Sebab, data kependudukan, terutama NIK di e-KTP menjadi basis data tunggal yang harus dimiliki setiap warga Indonesia. Mengingat, NIK ini pasti diperlukan sebelum mengakses berbagai pelayanan publik. “Begitu juga bagi penyandang disabilitas berat. Kami akan datang ke rumahnya,” ujarnya.

Kepala Dispenduk Capil Tartib juga mengingatkan seluruh warga Kota Probolinggo agar tak perlu ragu untuk melakukan perekaman e-KTP. “Saat mengetahui ada tetangga dengan kondisi tersebut, belum memiliki NIK, bisa segera melapor pada kami. Agar segera kami tidak lanjuti sambil membawa perangkat perekaman e-KTP mobile milik Dispenduk,” ujarnya.

Agar lebih menjangkau masyarakat yang biasa sibuk bekerja, pelayanan Dipenduk Capil juga hadir di event-event maupun program Pemkot Probolinggo. Seperti Pasar Minggu di Gadis Pentermas, Semipro, SPKP, peringatan hari besar nasional, maupun peringatam hari besar Islam. Dalam kegiatan ini, bisa langsung membawa berkas persyaratan ke lokasi pelayanan atau hanya sekadar konsultasi.

PELATIHAN OPERATOR : Untruk meningkatkan SDM secara berkelanjutan dan berkesinambungan Dispenduk Capil Kota Probolinggo menggelar pelatihan bagi operator.

Melalui budaya kerja khas Dispenduk Capil BISA (Berkarya Inovatif dan Inisiatif, Sabar, dan Semangat Adaptif dan Amanah). Ditambah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelayanan yang dilakukan secara berkelanjutan, Dispenduk Capil berkomitmen menjamin layanan yang santun, ramah, cepat, dan tepat.

Pelayanan Dispenduk Capil ini selalu hadir di mana saja dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah ini juga bertujuan mempermudah akses pelayanan adminduk dan pencatatan sipil bagi warga Kota Probolinggo.

Mengenai pencatatan sipil, Kota Probolinggo cakupannya sudah tinggi. Mencapai 94 persen. Namun, Dispenduk terus memaksimalkan pelayanan pengajuan akta kelahiran, berkerja sama dengan Dinas Kesehatan dirasa tak cukup, Dispenduk Capil berinisiatif memberikan pelayanan dengan terlibat saat ada kegiatan posyandu dan puskesmas.

“Kami telah melatih para operator, termasuk bidan praktik mandiri maupun di fasilitas kesehatan untuk memperkuat inovasi AKIK CEMERLANG. Kini inovasi ini sudah bisa dilakukan secara online hanya dengan gadget. Sehingga, lebih cepat, efektif, dan efisien,” ujarnya.

GO DIGITAL: Launching Go Digital dilakukan untuk percepatan kepemilikan dokumen akta kelahiran melibatkan bidan praktik mandiri, faskes, puskesmas, hingga rumah sakit di Kota Probolinggo.

Hasilnya, di luar dugaan. Upaya yang dilakukan Dispenduk Capil ini mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepemilikian akta kelahiran dan KIA di Kota Probolinggo.

Satu lagi inovasi Wali Kota Probolinggo yang di-cover melalui program kerja Dispenduk Capil. Yakni, santunan kematian. Proses pencairanmya dilakukan berkat kolaborasi Dispenduk Capil bersama Badan Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo.

Melalui inovasi Jurus AK3 +, yakni, sekali urus akta kematian, kartu keluarga (KK), dan status e-KTP sudah ter-update secara otomatis. Plus santuan kematian senilai Rp 750 ribu cair tak lebih dari 3 hari.

“Untuk mengajukan santunan kematian, masyarakat cukup datang ke counter Mall Pelayanan Publik. Mengisi form yang sudah disiapkan. Termasuk ketika harus membuka rekening bank, tidak perlu bolak balik ke bank dan tidak perlu menyetor sejumlah uang ke rekening dulu. Semunya selesai di pelayanan Dispenduk Capil Kota Probolinggo,” ujarnya.

Program AK3+ ini juga memberikan dampak yang signifikan terhadap kepemilikan akta kematian bagi ahli waris. Di Kota Probolinggo, cakupan kepemilikan akta kematian sudah mendekati angka 100 persen. Bentuk perhatian Wali Kota Probolinggo berupa santunan kematian ini menjadi daya ungkit bagi keberhasilan program lainnya.

TERBAIK IV: Penghargaan Terbaik IV atas Inovasi Jurus AK3+ Dispenduk Capil Kota Probolinggo dalam rangka Gelar Inovasi Pelayanan Publik Pemkot Probolinggo Tahun 2019.

Atas kinerjanya, Dispenduk Capil mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI karena cakupan semester I tahun 2019 masuk kategori baik. Indikatornya, dilihat dari cakupan e-KTP, akta kelahiran, dan pemanfaatan database kependudukan bagi unit pelayanan lainnya.

TERBAIK I: Penghargaan Terbaik I dari BPS Kota Probolinggo untuk Dispenduk Capil Kota Probolinggo atas konsistensi data terbaik dalam penyusunan publikasi dalam angka tahun 2019, Juli lalu.

“Saat ini sudah ada 14 OPD dan 3 rumah sakit yang melakukan kerja sama dengan kami. Berarti, 14 OPD dan 3 rumah sakit ini yang bisa mengakses database kependudukan kami. Ini salah satu indikator yang dipantau secara nasional. Semakin banyak OPD yang memanfaatkan data, semakin bagus kinerjanya. Sebab, dampak akses database kependudukan ini akan mempengaruhi pemerintah dalam mengevaluasi, mengambil kebijakan, hingga perencanaan pembangunan,” tambah Rini.

SERVICE EXCELENT: Sekretaris Dispenduk Capil Kota Probolinggo Rini Sayekti menyampaikan laporan sebelum kegiatan Bimbingan Teknis Service Excelent bagi staf Dispenduk Capil.

Rini juga mengajak masyarakat agar menjadi warga negara yang cedas dengan tidak meng-upload data kependudukan di media sosial agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. “Bicara tentang keamanan database kependudukan oleh Dispenduk Capil, dinas di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri RI ini memiliki keamanan yang tinggi. Layanan kami berbasis SIAK 7.4 dan terus di-upgrade oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

“Seperti halnya tingkat Pemerintah Pusat, siapa pun mengakses data kependudukan kami, di tingkat user kelurahan, OPD, hingga Dispenduk Capil Kota, kami akan langsung mengetahui siapa saja yang sedang mengakses data kependudukan itu. Hingga data apa saja yang diakses terlihat di kami,” lanjut Rini.

PAWAI: Dispenduk Capil Kota Probolinggo tak pernah absen mengikuti berbagai event Pemkot Probolinggo. Salah satunya saat Pawai 17 Agustus dan Pawai Semipro 2019.

Rini juga mengingatkan, bahwa seluruh layanan Dispenduk Capil Kota Probolinggo adalah gratis. Sebagai pusat data kependudukan, Dispenduk Capil juga menyediakan layanan edukasi yang bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat. Termasuk para pelajar, komunitas, serta semua warga yang ingin belajar tentang kependudukan beserta dinamikanya.

“Untuk itulah, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Probolinggo untuk selalu meng-update dokumen kependudukan dan pencatatan sipil sesuai peristiwa kependudukan dan pencataran sipil yang dialami,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat terus mendukung capaian program Dispenduk Capil. Karena pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap merupakan jaminan hak sipil pemerintah terhadap warganya. (*/el)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/