alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Jalur Terputus, Sementara Pakai Jembatan Darurat di Sapikerep

SUKAPURA, Radar Bromo Jembatan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, yang putus dipastikan terjadi karena bencana longsor. Karena itu, Kecamatan Sukapura bakal segera melaporkan dan mengajukan perbaikan ke BPBD Kabupaten Probolinggo. Supaya segera ada penanganan darurat pasca jembatan putus.

Camat Sukapura Rochmad Widiarto mengatakan, pihaknya bersama muspika Sukapura dan warga langsung kerja bakti setelah jembatan putus. Tujuannya, agar warga tetap bisa melintasi sungai dengan memanfaatkan jembatan darurat yang masih ada.

”Saat ini, warga tetap bisa melewati sungai kecil itu dengan melintasi jembatan darurat dari bambu. Tapi hanya bisa jalan kaki dan sepeda motor. Untuk kendaraan roda empat tidak bisa,” katanya.

Sementara untuk penanganannya, dikatakan Camat, jembatan itu memang harus segera diperbaiki. Untuk itu, kecamatan akan melanjutkan laporan dari desa ke BPBD tentang jembatan yang putus. Sekaligus pengajuan perbaikan jembatan yang putus ke BPBD. Sebab, jembatan itu ambruk karena bencana longsor.

”Nanti kami laporkan bencana ini ke BPBD, sekaligus mengajukan penanganan darurat pada jembatan yang putus. Harapannya, jembatan itu bisa diperbaiki,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Sugeng Supri Yoga belum dapat dikonfirmasi. Begitu juga kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo belum respons saat dihubungi.

SUKAPURA, Radar Bromo Jembatan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, yang putus dipastikan terjadi karena bencana longsor. Karena itu, Kecamatan Sukapura bakal segera melaporkan dan mengajukan perbaikan ke BPBD Kabupaten Probolinggo. Supaya segera ada penanganan darurat pasca jembatan putus.

Camat Sukapura Rochmad Widiarto mengatakan, pihaknya bersama muspika Sukapura dan warga langsung kerja bakti setelah jembatan putus. Tujuannya, agar warga tetap bisa melintasi sungai dengan memanfaatkan jembatan darurat yang masih ada.

”Saat ini, warga tetap bisa melewati sungai kecil itu dengan melintasi jembatan darurat dari bambu. Tapi hanya bisa jalan kaki dan sepeda motor. Untuk kendaraan roda empat tidak bisa,” katanya.

Sementara untuk penanganannya, dikatakan Camat, jembatan itu memang harus segera diperbaiki. Untuk itu, kecamatan akan melanjutkan laporan dari desa ke BPBD tentang jembatan yang putus. Sekaligus pengajuan perbaikan jembatan yang putus ke BPBD. Sebab, jembatan itu ambruk karena bencana longsor.

”Nanti kami laporkan bencana ini ke BPBD, sekaligus mengajukan penanganan darurat pada jembatan yang putus. Harapannya, jembatan itu bisa diperbaiki,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Sugeng Supri Yoga belum dapat dikonfirmasi. Begitu juga kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo belum respons saat dihubungi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/