alexametrics
29C
Probolinggo
Tuesday, 26 January 2021

Paripurna RAPBD Kota Probolinggo 2021 Diwarnai Interupsi

KANIGARAN, Radar Bromo – Rapat paripurna beragenda pembacaan nota keuangan tentang Rancangan APBD (R-APBD) 2021 Kota Probolinggo diwarnai protes. Sebelum nota keuangan dibacakan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, sejumlah anggota DPRD, melancarkan protes karena masih belum menerima draf R-APBD 2021.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar Mukhlas Kurniawan, mempertanyakan rapat paripurna yang sudah diagendakan, sedangkan sejumlah anggota dewan belum menerima draf raperda-nya.

“Sampai saat ini saya belum menerima draf R-APBD 2021. Saya tanyakan kepada ketua fraksi saya, juga belum menerima. Yang menjadi pertanyaan mengapa draf R-APBD belum diterima anggota dewan, tapi sudah dijadwalkan untuk rapat paripurna ini,” ujarnya.

Mukhlas tidak hanya bertanya kepada ketua Fraksi Golkar. Ia juga bertanya kepada anggota DPRD dari fraksi lain, salah satunya dari Fraksi PDIP. “Fraksi PDIP juga belum menerima. Padahal, setelah ini akan dilanjutkan dengan penyusunan pandangan fraksi. Lantas apa yang akan kami susun, sedangkan draf R-APBD belum diterima,” ujarnya.

Mantan wakil ketua DPRD ini juga mengingatkan, bahwa dalam pendapat Fraksi Golkar telah disampaikan draf R-APBD hendaknya segera diserahkan supaya segera dibahas. “Sekwan hanya menerima dan menggandakan. Yang menyerahkan, kan jelas dari eksekutif. Ya keterlambatan penyerahan bisa dari sana,” ujarnya, ketika dikonfirmasi terpisah.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, yang memimpin rapat kemudian mengkonfrontir tentang keberadaan draf R-APBD 2021 kepada seketariat DPRD. “Draf itu sudah diterima sekwan (sekretaris dewan) dan sudah didisposisikan kepada ketua fraksi. Serta, sudah diserahkan kepada masing-masing anggota DPRD,” ujarnya.

Namun, sejumlah anggota DPRD mengaku telah menerima draf raperda. Salah satunya, Mohammad Jalal dari Fraksi PKB. “Saya sudah menerima. Mungkin ini persoalan distrubis draf yang belum merata di semua anggota,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri memastikan, Pemkot tidak terlambat dalam menyerahkan draf R-APBD. “Kami sudah tepat waktu, tidak terlambat,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU