alexametrics
25 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

PAD Kota Probolinggo 2021 Ditarget Naik 17,55 Persen

MAYANGAN, Radar Bromo – Pandemi Covid-19, belum diketahui apakah bakal berakhir pada 2021 mendatang. Meski begitu, Pemkot Probolinggo, menarget bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 17,55 persen tahun depan.

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan Raperda APBD 20201. “Secara umum permasalahan utama pendapatan daerah pada R-APBD 2021 antara lain masih adanya pandemi Covid-19. Target pendapatan daerah, terutama PAD tetap mengalami kenaikan sebesar 17,55 persen dari target perubahan APBD 2020,” ujar Wakil Wali Kota Probolinggo, Mochammad Soufis Subri, membaca nota keuangannya, Kamis (19/11).

Dalam R-APBD 2021 ditargetkan PAD sebesar Rp 216.826.743.325. Sedangkan, target PAD pada P-APBD 2020 hanya Rp 172.577.213.110,66.

“Namun, dengan masih adanya pandemi Covid-19 akan menjadi permasalahan pada 2021, karena belum dipastikan kapan pandemi berakhir,” ujar Subri.

Ditemui terpisah, Subri memastikan, berbeda dengan tahun ini, Pemkot tidak ada persiapan sama sekali dalam menghadapi pandemi Covid-19, namun tahun depan dipastikan lebih siap. “Tetap ada anggaran penanganan Covid-19, namun lebih diarahkan pada program pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, kata Subri, diharapkan pada pertengahan tahun sampai akhir tahun 2021 sudah ada vaksin yang diharapkan bisa membantu memulihkan ekonomi Indonesia secara umum, serta ekonomi Kota Probolinggo, secara khusus. (put/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Pandemi Covid-19, belum diketahui apakah bakal berakhir pada 2021 mendatang. Meski begitu, Pemkot Probolinggo, menarget bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 17,55 persen tahun depan.

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan Raperda APBD 20201. “Secara umum permasalahan utama pendapatan daerah pada R-APBD 2021 antara lain masih adanya pandemi Covid-19. Target pendapatan daerah, terutama PAD tetap mengalami kenaikan sebesar 17,55 persen dari target perubahan APBD 2020,” ujar Wakil Wali Kota Probolinggo, Mochammad Soufis Subri, membaca nota keuangannya, Kamis (19/11).

Dalam R-APBD 2021 ditargetkan PAD sebesar Rp 216.826.743.325. Sedangkan, target PAD pada P-APBD 2020 hanya Rp 172.577.213.110,66.

“Namun, dengan masih adanya pandemi Covid-19 akan menjadi permasalahan pada 2021, karena belum dipastikan kapan pandemi berakhir,” ujar Subri.

Ditemui terpisah, Subri memastikan, berbeda dengan tahun ini, Pemkot tidak ada persiapan sama sekali dalam menghadapi pandemi Covid-19, namun tahun depan dipastikan lebih siap. “Tetap ada anggaran penanganan Covid-19, namun lebih diarahkan pada program pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, kata Subri, diharapkan pada pertengahan tahun sampai akhir tahun 2021 sudah ada vaksin yang diharapkan bisa membantu memulihkan ekonomi Indonesia secara umum, serta ekonomi Kota Probolinggo, secara khusus. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/