alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Vellfire yang Ditumpangi Kru Band Debu Melaju di Atas 130 Km Per Jam

WONOASIH, Radar Bromo – Insiden kecelakaan yang melibatkan kru Band Debu, masih didalami kepolisian. Insiden yang menewaskan dua orang tersebut memang terindikasi karena human error. Sopir mobil Toyota Vellfire diduga mengantuk dan kemungkinan ngebut saat melaju di tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Diperkirakan mobil melaju di atas 130 kilometer per jam.

Untuk memastikan penyebab kecelakaan, Selasa (19/4) siang Ditlantas Polda Jatim datang guna melakukan olah TKP. Kepolisian hendak mencari gambaran visual 3D guna mengetahui secara pasti peristiwa kecelakaan yang terjadi.

Seperti yang diterangkan Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Jatim AKBP Gathut Bowo usai olah TKP di tol masuk Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Menurutnya, kedatangannya tersebut guna mengetahui gambaran visual secara jelas awal mula, kecepatan, termasuk kronologi lengkap kecelakaan.

Rombongan Personel Band Debu Kecelakaan di Tol Probolinggo, 2 Tewas

“Kami membawa peralatan Traffic Accident Analysis (TAA) 3D Scanner, kamera serta perlengkapan lainnya untuk menganalisis kecelakaan yang terjadi pada Minggu (17/4) malam, yang melibatkan kendaraan Toyota Vellfire dengan sebuah truk,” terang AKBP Gathut Bowo.

Saat proses pelaksanaan screening dengan menggunakan alat TAA serta dilakukan pengambilan gambar dengan kamera, tidak diperkenankan ada orang atau apapun yang bergerak. Olah karenanya dibantu dengan petugas Tol Paspro, arus lalu lintas sempat dihentikan sekitar jarak 100 meter. Proses pengambilan gambar dan juga screening makan waktu total 30 menit. Terhitung mulai pukul 11.45 sampai dengan pukul 12.15.

WONOASIH, Radar Bromo – Insiden kecelakaan yang melibatkan kru Band Debu, masih didalami kepolisian. Insiden yang menewaskan dua orang tersebut memang terindikasi karena human error. Sopir mobil Toyota Vellfire diduga mengantuk dan kemungkinan ngebut saat melaju di tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Diperkirakan mobil melaju di atas 130 kilometer per jam.

Untuk memastikan penyebab kecelakaan, Selasa (19/4) siang Ditlantas Polda Jatim datang guna melakukan olah TKP. Kepolisian hendak mencari gambaran visual 3D guna mengetahui secara pasti peristiwa kecelakaan yang terjadi.

Seperti yang diterangkan Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Jatim AKBP Gathut Bowo usai olah TKP di tol masuk Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Menurutnya, kedatangannya tersebut guna mengetahui gambaran visual secara jelas awal mula, kecepatan, termasuk kronologi lengkap kecelakaan.

Rombongan Personel Band Debu Kecelakaan di Tol Probolinggo, 2 Tewas

“Kami membawa peralatan Traffic Accident Analysis (TAA) 3D Scanner, kamera serta perlengkapan lainnya untuk menganalisis kecelakaan yang terjadi pada Minggu (17/4) malam, yang melibatkan kendaraan Toyota Vellfire dengan sebuah truk,” terang AKBP Gathut Bowo.

Saat proses pelaksanaan screening dengan menggunakan alat TAA serta dilakukan pengambilan gambar dengan kamera, tidak diperkenankan ada orang atau apapun yang bergerak. Olah karenanya dibantu dengan petugas Tol Paspro, arus lalu lintas sempat dihentikan sekitar jarak 100 meter. Proses pengambilan gambar dan juga screening makan waktu total 30 menit. Terhitung mulai pukul 11.45 sampai dengan pukul 12.15.

MOST READ

BERITA TERBARU

/