alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Banyak PJU Mati di Jalan Nasional Wilayah Probolinggo

LECES, Radar Bromo– Masa mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah semakin dekat. Sejumlah persiapan menghadapi masa mudik telah dilakukan. Ada persoalan yang harus diselesaikan pemerintah provinsi. Yakni, di jalur nasional banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan, persiapan menghadapi arus mudik Lebaran, terus dilakukan. Salah satunya berkoordinasi dengan Satlantas Polres Probolinggo Kota maupun Polres Probolinggo.

Dari sekian banyak persiapan, kata Taufik, di jalan nasional ternyata banyak ditemukan lampu penerangan jalan (PJU) yang padam. “Kami sudah minta dan terus tanyakan ke provinsi, untuk segera perbaiki PJU yang mati. Arus mudik semakin dekat. Termasuk dengan kelengkapan rambunya,” katanya.

Selain itu, Dishub juga terus mengecek dan memperbaiki sejumlah PJU di jalan kabupaten. Ia mengaku, tak bisa langsung memperbaiki PJU di jalur nasional, karena menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Selain itu, Taufik mengatakan, di Kabupaten Probolinggo, akan didirikan 5 pos pantau. Dua titik di wilayah Polres Probolinggot Kota. Di antaranya, di Rest Area Tongas dan di Exit Tol Probolinggo Barat (Muneng).

Kemudian, tiga pos pantau lainnya, akan didirikan di Leces, Pantai Bentar Gending, dan di Kecamatan Kraksaan. “Kami sudah miliki dua pos pantau di Gending dan Kraksaan. Nanti tinggal menyiapkan pos pantau di titik lainnya,” jelasnya.

Selama arus mudik hingga arus balik, personel Dishub akan tetap membantu memantau arus lalu lintas pada waktu dan lokasi rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang hendak pulang kampung, untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Probolinggo Bripka Muhtar Yuliharto mengatakan, pihaknya siap mengerahkan personel dan menyiapkan keamanan pemudik. Tentu keselamatan pemudik menjadi perhatian utama. “Nanti kami akan turun bersama untuk menentukan titik pos pantau dan pengamanannya,” ujarnya. (mas/rud)

LECES, Radar Bromo– Masa mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah semakin dekat. Sejumlah persiapan menghadapi masa mudik telah dilakukan. Ada persoalan yang harus diselesaikan pemerintah provinsi. Yakni, di jalur nasional banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan, persiapan menghadapi arus mudik Lebaran, terus dilakukan. Salah satunya berkoordinasi dengan Satlantas Polres Probolinggo Kota maupun Polres Probolinggo.

Dari sekian banyak persiapan, kata Taufik, di jalan nasional ternyata banyak ditemukan lampu penerangan jalan (PJU) yang padam. “Kami sudah minta dan terus tanyakan ke provinsi, untuk segera perbaiki PJU yang mati. Arus mudik semakin dekat. Termasuk dengan kelengkapan rambunya,” katanya.

Selain itu, Dishub juga terus mengecek dan memperbaiki sejumlah PJU di jalan kabupaten. Ia mengaku, tak bisa langsung memperbaiki PJU di jalur nasional, karena menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Selain itu, Taufik mengatakan, di Kabupaten Probolinggo, akan didirikan 5 pos pantau. Dua titik di wilayah Polres Probolinggot Kota. Di antaranya, di Rest Area Tongas dan di Exit Tol Probolinggo Barat (Muneng).

Kemudian, tiga pos pantau lainnya, akan didirikan di Leces, Pantai Bentar Gending, dan di Kecamatan Kraksaan. “Kami sudah miliki dua pos pantau di Gending dan Kraksaan. Nanti tinggal menyiapkan pos pantau di titik lainnya,” jelasnya.

Selama arus mudik hingga arus balik, personel Dishub akan tetap membantu memantau arus lalu lintas pada waktu dan lokasi rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang hendak pulang kampung, untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Probolinggo Bripka Muhtar Yuliharto mengatakan, pihaknya siap mengerahkan personel dan menyiapkan keamanan pemudik. Tentu keselamatan pemudik menjadi perhatian utama. “Nanti kami akan turun bersama untuk menentukan titik pos pantau dan pengamanannya,” ujarnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/