alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Tingkat Kematian Covid-19 di Kota Probolinggo Tergolong Tinggi

MAYANGAN, Radar Bromo – Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Probolinggo terus membaik. Saat ini, kesembuhan mencapai 89,57 persen. Upaya percepatan vaksinasi terhadap masyarakat membuat banyak pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh.

Hingga Jumat (18/2), kasus aktif sebanyak 324 pasien dengan pasien konfirmasi positif bertambah 48 orang. Sehingga total pasien positif mencapai 5.184 orang dan pasien yang sembuh 47 orang, sehingga yang sembuh menjadi 4.496 orang. Sementara pasien meninggal bertambah satu orang menjadi 364 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Perlindungan Perempuan, dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, tingkat kematian di Kota Probolinggo saat ini 7,36 persen. Angka ini cukup tinggi, sebab seharusnya suatu daerah dianggap kasus Covid-nya rendah saat kematian di bawah dua persen.

“Seharusnya memang kurang dari dua persen. Tingkat kematian saat ini merupakan akumulasi dari kasus Covid sejak pertama ada di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Ida -sapaan akrabnya- menjelaskan, hal yang harus diketahui masyarakat, meski mereka sudah vaksin dua kali, itu bukan berarti mereka boleh lepas masker. Melainkan, tetap harus mematuhi protokoler kesehatan (prokes). Sebab, vaksin hanya mengurangi risiko virus menjadi parah.

“Masyarakat harus tetap memakai masker kemanapun dan di manapun. Kalau bisa menghindari dahulu yang namanya berkegiatan di luar. Paling tidak seminimal mungkin,” ujarnya. (riz/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Probolinggo terus membaik. Saat ini, kesembuhan mencapai 89,57 persen. Upaya percepatan vaksinasi terhadap masyarakat membuat banyak pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh.

Hingga Jumat (18/2), kasus aktif sebanyak 324 pasien dengan pasien konfirmasi positif bertambah 48 orang. Sehingga total pasien positif mencapai 5.184 orang dan pasien yang sembuh 47 orang, sehingga yang sembuh menjadi 4.496 orang. Sementara pasien meninggal bertambah satu orang menjadi 364 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Perlindungan Perempuan, dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, tingkat kematian di Kota Probolinggo saat ini 7,36 persen. Angka ini cukup tinggi, sebab seharusnya suatu daerah dianggap kasus Covid-nya rendah saat kematian di bawah dua persen.

“Seharusnya memang kurang dari dua persen. Tingkat kematian saat ini merupakan akumulasi dari kasus Covid sejak pertama ada di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Ida -sapaan akrabnya- menjelaskan, hal yang harus diketahui masyarakat, meski mereka sudah vaksin dua kali, itu bukan berarti mereka boleh lepas masker. Melainkan, tetap harus mematuhi protokoler kesehatan (prokes). Sebab, vaksin hanya mengurangi risiko virus menjadi parah.

“Masyarakat harus tetap memakai masker kemanapun dan di manapun. Kalau bisa menghindari dahulu yang namanya berkegiatan di luar. Paling tidak seminimal mungkin,” ujarnya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/