alexametrics
31C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Razia Kos-kosan di Probolinggo, Amankan 7 Pasangan Tak Resmi

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Tujuh pasangan yang bukan suami istri diamankan Satpol PP Kota Probolinggo saat menggelar razia sejumlah kos-kosan di wilayah setempat, Rabu (18/11) malam. Selain itu, petugas juga mengamankan empat remaja yang sedang mabuk.

Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi menerangkan, ada lima penginapan dan indekos yang jadi sasaran razia. Yaitu indekos di Jalan Mawar, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan; Jalan Raya Bromo, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan; Jalan Raya Bromo, dekat SPBU Ketapang; di belakang PT Eratex Djaya dan di timur rel kereta api, terminal lama, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran.

Di sebuah indekos di kawasan Jalan Mawar, petugas mendapati pasangan muda-mudi berusia belasan tahun yang berada dalam satu kamar. “Perempuannya usia 18 tahun dan masih kelas 12 di sebuah SMK. Yang laki-laki diakui pacarnya,” beber Agus.

Gadis asal Banyuwangi itu mengaku bersekolah di Kota Probolinggo. Sementara pacarnya mengaku sudah lulus dan saat ini masih menganggur. “Ngakunya yang laki-laki ini tunanganya. Katanya ke indekos itu untuk mengantarkan makanan,” beber Agus.

Kemudian petugas bergeser ke Penginapan Hadi’s di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan. Namun, tidak ditemukan apapun di sana. Sementara tamu penginapan itu juga sedang sepi.

Petugas lantas pindah ke indekos di utara SPBU Ketapang. Di sini, petugas mendapati dua pasangan yang mengaku sudah nikah sirri.

Saat salah satu pasangan dicocokkan KTP-nya ternyata alamatnya tidak sama. Sedang pasangan yang satunya, tidak dapat menunjukkan kartu identitas. Akhirnya mereka diangkut kendaraan dinas ke Mako Satpol PP

Dari Ketapang, petugas kemudian meluncur ke pemondokan di belakang PT Eratex Djaja. “Di belakang Eratex kami tidak menemukan adanya pelanggaran. Di sana rata-rata yang indekos karyawan Eratex,” katanya.

Petugas mendapati empat pasangan yang diduga bukan suami istri di sebuah indekos di timur terminal lama, Jalan Panglima Sudirman. Selain itu, empat remaja yang habis menenggak miras turut diamankan.

Menurut Agus, operasi digelar untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat. Sesuai dengan Perda Nomor 3/2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi kependudukan dan Perda Nomor 5/2012 tentang Rumah Pemondokan.

Selanjutnya ketujuh pasangan serta 4 remaja itu dibawa ke Mako Satpol PP dan didata. Mereka diminta untuk menandatangani surat perjanjian agar tidak melakukan hal yang sama. Selain itu, pihak keluarga juga diminta datang untuk menjemput. (rpd/hn)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU