alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Friday, 27 November 2020

Wisawatan di Kab Probolinggo Belum Menggeliat

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Di masa pandemi Covid-19, destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo, memang sudah beroperasi kembali. Namun, sejauh ini jumlah pengunjung masih sepi. Bahkan, tak pernah lebih dari 40 persen dari kuota maksimal tempat wisata.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, wisata lokal di kabupaten sudah dibuka. Namun, destinasi wisata yang dikelola Pemkab dan ditarik retribusi, tidak sampai terjadi lonjakan pengunjung.

Bahkan, kata Sugeng, setiap hari jumlah pengunjung masih jauh di bawah 40 persen. “Karena pandemi Covid-19 juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Jadi, di tempat wisata, sejauh ini jumlah wisatawan yang datang cukup sepi. Meski dibatasi 40 persen pengunjungnya, nyatanya tidak sampai terjadi lonjakan akibat pengunjung penuh,” jelasnya.

Sugeng tidak dapat memungkiri masyarakat lebih banyak memilih tempat wisata alternatif. Yakni, tempat wisata yang tidak ditarik tiket masuk atau retribusi. Salah satunya Bermi Eco Park yang dikelola BUMDes Bermi. “Terpenting di tengah kondisi pandemi Covid-19, penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Baik itu wisata yang di bawah pengelolaan Pemkab ataupun BUMDes,” ujarnya.

Salah satu tempat wisata yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah wisata alam Bermi Eco Park, di Kecamatan Krucil. Banyak wisatawan yang memilih wisata alternatif karena dianggap murah. Keindahan alam dan fasilitas yang disediakan juga tidak kalah dengan wisata lainnya.

“Saya milih wisata ini (Bermi Eco Park) karena murah. Suasana dan tempatnya bagus, nyaman buat berkunjung bersama keluarga,” kata Hafidoh, salah satu pengunjung wisata asal Kota Probolinggo.

Kepala Desa Bermi Yusuf mengatakan, wisata alam di desanya termasuk baru. Karenanya, belum ada retribusi atau tiket masuk bagi pengunjung. Wisatawan juga cukup banyak, terutama ketika akhir pekan.

“Alhamduillah, pengunjung lumayan banyak. Kalau di hari libur Sabtu-Minggu, perkiraan lebih 500 pengunjung yang datang ke sini,” ujarnya, Sabtu (17/10) lalu. (mas/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Jon Junaedi Wakil Ketua DPRD Mangkir Lagi di Sidang Ijazah Palsu

Jaksa menyebutkan, Kalau 3 kali dipanggil tidak dating, ketentuannya nanti dapat dilakukan penjemputan paksa dengan adanya penetapan hakim untuk jemput paksa

Usai Dilantik, Ribuan KPPS yang Bertugas di Pilwali Dirapid Test

Ini salah satu upaya KPU dalam memastikan seluruh putugas penyelanggara, seperti KPPS hingga linmas benar-benar sehat dan tidak terjangkit Covid-19

Petugas KPPS Harus Jaga Integritas selama Pilwali

Selanjutnya, KPU akan memberikan pembekalan bagi KPPS sebelum bertugas.

Pembobol Alfamart Suwayuwo Dibekuk, Pelaku Residivis, Ini Tampangya

Pelaku pembobolan toko modern yang berada di sebelah timur jalan nasional ini ada tiga orang.