alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Setelah Kebakaran, Tiga Truk Sampah Tak Bisa Difungsikan

MAYANGAN, Radar Bromo – Tiga truk pengangkut sampah yang terbakar di TPA Bestari Kota Probolinggo, Minggu (29/8), akhirnya tak bisa difungsikan. Sebab, kerusakannya mencapai 70 persen lebih.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo yang membawahi TPA Bestari pun, enggan memperbaiki tiga truk yang terbakar itu. Kerusakan yang parah membuat truk tak bisa diperbaiki.

Akhirnya diputuskan, tiga truk tersebut tidak akan difungsikan. Selanjutnya, bangkai truk tersebut akan dilelang.

Sebenarnya ada lima truk yang terbakar saat kebakaran di TPA Bestari, akhir bulan lalu. Dua di antaranya jenis dump truck, dua jenis kompaktor dan satu jenis colt diesel.

Sebelum kebakaran, dua dari lima truk itu memang sudah rusak alias tidak bisa digunakan. Tiga truk saja yang setiap harinya dipakai untuk mengangkut sampah.

Namun, setelah terbakar tiga truk yang sebelumnya dipakai mengangkut sampah. kondisinya juga rusak. Sehingga, tak bisa dipakai.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa menerangkan, lima armada milik DLH tersebut mengalami kerusakan lebih dari 70 persen setelah terbakar. “Jadi kerusakannya mencapai 70 persen. Bahkan satu dump truck dan satu kompaktor kerusakannya hampir 90 persen,” terang Deta (panggilannya).

Dengan kerusakan lebih dari 60 persen, maka DLH menurutnya tidak memiliki kewajiban untuk melakukan perbaikan. Apalagi ditaksir biaya perbaikan tidak jauh beda dengan biaya pengadaan baru.

MAYANGAN, Radar Bromo – Tiga truk pengangkut sampah yang terbakar di TPA Bestari Kota Probolinggo, Minggu (29/8), akhirnya tak bisa difungsikan. Sebab, kerusakannya mencapai 70 persen lebih.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo yang membawahi TPA Bestari pun, enggan memperbaiki tiga truk yang terbakar itu. Kerusakan yang parah membuat truk tak bisa diperbaiki.

Akhirnya diputuskan, tiga truk tersebut tidak akan difungsikan. Selanjutnya, bangkai truk tersebut akan dilelang.

Sebenarnya ada lima truk yang terbakar saat kebakaran di TPA Bestari, akhir bulan lalu. Dua di antaranya jenis dump truck, dua jenis kompaktor dan satu jenis colt diesel.

Sebelum kebakaran, dua dari lima truk itu memang sudah rusak alias tidak bisa digunakan. Tiga truk saja yang setiap harinya dipakai untuk mengangkut sampah.

Namun, setelah terbakar tiga truk yang sebelumnya dipakai mengangkut sampah. kondisinya juga rusak. Sehingga, tak bisa dipakai.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa menerangkan, lima armada milik DLH tersebut mengalami kerusakan lebih dari 70 persen setelah terbakar. “Jadi kerusakannya mencapai 70 persen. Bahkan satu dump truck dan satu kompaktor kerusakannya hampir 90 persen,” terang Deta (panggilannya).

Dengan kerusakan lebih dari 60 persen, maka DLH menurutnya tidak memiliki kewajiban untuk melakukan perbaikan. Apalagi ditaksir biaya perbaikan tidak jauh beda dengan biaya pengadaan baru.

MOST READ

BERITA TERBARU

/