alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

DPRD Tambah Pengadaan Dua Truk Sampah untuk DLH

MAYANGAN, Radar Bromo – Anggaran pengadaan kendaraan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditambah. Komisi III DPRD Kota Probolinggo, menambah Rp 1 miliar untuk pengadaan dua truk sampah.

Awalnya, DLH mengajukan dua unit kendaraan pengangkut sampah tahun ini. Dua unit kendaraan tambahan itu dianggarkan di APBD dan P-APBD 2021 dengan nilai totalnya Rp 3 Miliar.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa menjelaskan, pada APBD 2021 pihaknya mengajukan satu unit dump truck senilai Rp 500 juta dan disetujui. Tinggal realisasinya saja.

Lalu pada P-APBD 2021, pihaknya mengajukan lagi satu unit truk senilai Rp 2,5 miliar. Pengajuan dilakukan setelah tiga truk aktif pengangkut sampah milik DLH terbakar dalam kebakaran di TPA Bestari akhir bulan lalu. Sehingga, ketiganya tidak bisa lagi difungsikan.

Deta –panggilannya- menjelaskan, satu unit truk dengan harga Rp 2,5 miliar itu jenis truk sampah penyapu jalan atau sweepers. Harganya memang jauh lebih mahal daripada truk kompaktor yang terbakar.

“Truk sweepers ini harganya lebih mahal. Truk kompaktor yang terbakar harganya sekitar Rp 1,5 miliar. Yang ini Rp 2,5 miliar. Bedanya truk ini sekaligus penyapu jalan,” kata Deta.

Deta pun mengakui sudah mendengar bahwa DPRD akan menambah anggaran untuk pengadaan truk pengangkut sampah sebesar Rp 1 Miliar melalui P-APBD 2021. Namun, dia belum bisa memastikan benar apa tidak. Sebab, P-APBD 2021 masih proses pembahasan.

“Informasinya memang mau ditambah, tapi kan belum didok. Jadi saya belum berani bilang,” lanjutnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto membenarkan pengajuan pengadaan dua kendaraan oleh DLH. Satu truk diajukan melalui APBD 2021 dan sudah disetujui. Dan satu truk jenis sweepers diajukan melalui P-APBD 2021.

MAYANGAN, Radar Bromo – Anggaran pengadaan kendaraan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ditambah. Komisi III DPRD Kota Probolinggo, menambah Rp 1 miliar untuk pengadaan dua truk sampah.

Awalnya, DLH mengajukan dua unit kendaraan pengangkut sampah tahun ini. Dua unit kendaraan tambahan itu dianggarkan di APBD dan P-APBD 2021 dengan nilai totalnya Rp 3 Miliar.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa menjelaskan, pada APBD 2021 pihaknya mengajukan satu unit dump truck senilai Rp 500 juta dan disetujui. Tinggal realisasinya saja.

Lalu pada P-APBD 2021, pihaknya mengajukan lagi satu unit truk senilai Rp 2,5 miliar. Pengajuan dilakukan setelah tiga truk aktif pengangkut sampah milik DLH terbakar dalam kebakaran di TPA Bestari akhir bulan lalu. Sehingga, ketiganya tidak bisa lagi difungsikan.

Deta –panggilannya- menjelaskan, satu unit truk dengan harga Rp 2,5 miliar itu jenis truk sampah penyapu jalan atau sweepers. Harganya memang jauh lebih mahal daripada truk kompaktor yang terbakar.

“Truk sweepers ini harganya lebih mahal. Truk kompaktor yang terbakar harganya sekitar Rp 1,5 miliar. Yang ini Rp 2,5 miliar. Bedanya truk ini sekaligus penyapu jalan,” kata Deta.

Deta pun mengakui sudah mendengar bahwa DPRD akan menambah anggaran untuk pengadaan truk pengangkut sampah sebesar Rp 1 Miliar melalui P-APBD 2021. Namun, dia belum bisa memastikan benar apa tidak. Sebab, P-APBD 2021 masih proses pembahasan.

“Informasinya memang mau ditambah, tapi kan belum didok. Jadi saya belum berani bilang,” lanjutnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto membenarkan pengajuan pengadaan dua kendaraan oleh DLH. Satu truk diajukan melalui APBD 2021 dan sudah disetujui. Dan satu truk jenis sweepers diajukan melalui P-APBD 2021.

MOST READ

BERITA TERBARU

/