alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Satgas Ancam Laporkan Warga bila Ada Kasus Jemput Paksa Pasien

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, menyikapi serius kasus jemput paksa pasien RSUD Tongas yang terjadi Kamis (18/9) sore. Satgas mengancam tidak akan segan melaporkan warga yang menjemput paksa pasien di RSUD.

Penegasan ini disampaikan Ugas Irwanto selaku Koordiantor Satgas Keamanan dan Penegakan Hukum (Gakum) Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, penolakan untuk menerapkan protokol kesehatan pada pasien positif Covid-19 sudah sering terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Penjemputan paksa pasien juga beberapa kali terjadi. Bahkan, pada kejadian Kamis (18/9) sore, warga sampai berani main kekerasan dan melakukan pengrusakan di dalam RSUD Tongas.

”Kalau terpaksa, kami akan proses seuai aturan hukum yang berlaku. Penolakan ini sudah dilakukan berulang-ulang oleh warga. Sedikit sedikit demo dan jemput paksa. Padahal apa yang dilakukan oleh rumah sakit sudah sesuai prosedur protokol kesehatan,” katanya.

Ditegaskan Ugas, penjemputan paksa pada pasien dan memaksa masuk ke RSUD, sangat berpengaruh pada psikis tenaga kesehatan (nakes) di RSUD. Apalagi sampai ada pengrusakan dan menggedor-gedor pintu.

“Ada ketakutan para tenaga medis yang bertugas di RSUD. Kami tidak ingin kejadian ini terulang lagi. Nanti kami tidak segan-segan memproses warga yang main kekerasan,” katanya.

Pihaknya menurut Ugas juga akan meminta pada rumah sakit untuk tidak merujuk pasien ke rumah sakit yang dekat dengan tempat tinggal pasien. Sebab, kalau sudah ada penolakan, seketika massa langsung berdatangan.

Terbukti kasus jemput paksa yang terakhir pada pasien FH asal Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas. Massa datang hanya dalam waktu beberapa menit dan membawa paksa pasien pulang.

”Nanti diupayakan saat ada pasien terindikasi ke Covid-19 dan harus dirujuk, supaya rujuk ke RSUD yang jauh dari rumah asalnya,” terangnya. (mas/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Pilang Dilalap Api

Akibat lupa mematikan kompor, dapur milik Sunarsih, 50, warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terbakar, Selasa (27/10) pagi.

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.