alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Semringahnya Orang Tua yang Melahirkan di Tanggal Cantik HUT RI

MAYANGAN, Radar Bromo Kelahiran anak pada tanggal yang “cantik” menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Termasuk yang dirasakan sejumlah pasangan suami istri (pasutri) yang baru mempunyai anak dan lahir pada 17 Agustus 2021.

Seperti dirasakan pasutri Ade Eris P, 27 dan Nanda Novisiana T, 26. Warga Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, ini mengaku tidak menyangka bisa melahirkan anak pertama dengan normal bertepatan dengan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan, sekitar pukul 10.00.

Pasutri ini mengaku sangat bahagia. Mereka pun sepakat memberi nama anak laki-lakinya itu Elramdan Dirga Alkaf. “Awalnya hanya kontrol biasa ke RSIA Amanah, soalnya jadwalnya perkiraan tanggal 2 September,” ujar Nanda.

Senin (16/8), Nanda masih kontrol kandungannya di RSIA Amanah. Sepulang dari kontrol, masih jalan-jalan dan sempat berbelanja kebutuhan si kecil di Kota Probolinggo. “Eh, setelah membeli baju untuk si kecil, rupanya dia (si kecil) minta keluar. Akhirnya, langsung ke RSIA Amanah, dan lahiran pada 17 Agustus, pukul 10.00,” jelasnya.

Kebahagiaan serupa dirasakan pasutri Feri Muji Tri, 35 dan Anggraini, 34, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Berawal dari trauma anak keduanya yang keguguran, pasangan ini kerap kontrol ketika terjadi flek.

MAYANGAN, Radar Bromo Kelahiran anak pada tanggal yang “cantik” menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Termasuk yang dirasakan sejumlah pasangan suami istri (pasutri) yang baru mempunyai anak dan lahir pada 17 Agustus 2021.

Seperti dirasakan pasutri Ade Eris P, 27 dan Nanda Novisiana T, 26. Warga Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, ini mengaku tidak menyangka bisa melahirkan anak pertama dengan normal bertepatan dengan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan, sekitar pukul 10.00.

Pasutri ini mengaku sangat bahagia. Mereka pun sepakat memberi nama anak laki-lakinya itu Elramdan Dirga Alkaf. “Awalnya hanya kontrol biasa ke RSIA Amanah, soalnya jadwalnya perkiraan tanggal 2 September,” ujar Nanda.

Senin (16/8), Nanda masih kontrol kandungannya di RSIA Amanah. Sepulang dari kontrol, masih jalan-jalan dan sempat berbelanja kebutuhan si kecil di Kota Probolinggo. “Eh, setelah membeli baju untuk si kecil, rupanya dia (si kecil) minta keluar. Akhirnya, langsung ke RSIA Amanah, dan lahiran pada 17 Agustus, pukul 10.00,” jelasnya.

Kebahagiaan serupa dirasakan pasutri Feri Muji Tri, 35 dan Anggraini, 34, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Berawal dari trauma anak keduanya yang keguguran, pasangan ini kerap kontrol ketika terjadi flek.

MOST READ

BERITA TERBARU

/