alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Enam Kontainer Sampah Tak Layak Masih Digunakan

MAYANGAN, Radar Bromo – Dari 26 kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, ada enam unit di antaranya sudah tidak layak. Namun, karena melihat kebutuhan pelayanan, terpaksa masih digunakan.

DLH pun berencana memperbaikinya. Tetapi, masih tahun depan. Rencana itu akan dianggarkan Rp Rp 90 juta melalui APBD 2023.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, terkait persoalan kelayakan kontainer yang sempat disinggung DPRD, sebetulnya ada enam unit yang tidak layak pakai. Salah satunya kontainer sampah di Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok.

Seharusnya keenam kontainer yang tak layak, tidak lagi dikeluarkan. Namun, karena melihat kebutuhan masyarakat, maka masih tetap dioperasikan sebagai tempat penampungan sampah sementara (TPS).

“Kerusakan kontainer ini salah satu faktornya akibat kurangnya rasa memiliki dan menjaga dari masyarakat. Bahkan, beberapa ada yang dibakar. Entah karena sampahnya bau atau bagaimana, juga tidak paham. Namun, akibat pembakaran tersebut, kontainernya juga rusak,” jelasnya.

Ia memastikan, enam kontainer itu akan diperbaiki. Tahun depan. Masing-masing dianggarkan Rp 15 juta, sehingga dibutuhkan anggaran Rp 90 juta. “Kami nantinya akan ajukan anggaran perbaikan kontainer pada anggaran 2023,” katanya.

Banyaknya kontainer rusak ini sempat menjadi perhatian anggota DPRD Kota Probolinggo. Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo Mahrus Ali meminta DLH mengajukan anggaran untuk memperbaikinya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Dari 26 kontainer sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, ada enam unit di antaranya sudah tidak layak. Namun, karena melihat kebutuhan pelayanan, terpaksa masih digunakan.

DLH pun berencana memperbaikinya. Tetapi, masih tahun depan. Rencana itu akan dianggarkan Rp Rp 90 juta melalui APBD 2023.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, terkait persoalan kelayakan kontainer yang sempat disinggung DPRD, sebetulnya ada enam unit yang tidak layak pakai. Salah satunya kontainer sampah di Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok.

Seharusnya keenam kontainer yang tak layak, tidak lagi dikeluarkan. Namun, karena melihat kebutuhan masyarakat, maka masih tetap dioperasikan sebagai tempat penampungan sampah sementara (TPS).

“Kerusakan kontainer ini salah satu faktornya akibat kurangnya rasa memiliki dan menjaga dari masyarakat. Bahkan, beberapa ada yang dibakar. Entah karena sampahnya bau atau bagaimana, juga tidak paham. Namun, akibat pembakaran tersebut, kontainernya juga rusak,” jelasnya.

Ia memastikan, enam kontainer itu akan diperbaiki. Tahun depan. Masing-masing dianggarkan Rp 15 juta, sehingga dibutuhkan anggaran Rp 90 juta. “Kami nantinya akan ajukan anggaran perbaikan kontainer pada anggaran 2023,” katanya.

Banyaknya kontainer rusak ini sempat menjadi perhatian anggota DPRD Kota Probolinggo. Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo Mahrus Ali meminta DLH mengajukan anggaran untuk memperbaikinya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/