alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Hanya 500 Ternak di Kota Probolinggo yang Diasuransikan

MAYANGAN, Radar Bromo- Adanya penyakit mulut dan kuku yang menyerang ternak, seakan mengingatkan pentingnya asuransi ternak. Namun, di Kota Probolinggo, dari sekitar 16.800 ekor ternak, hanya 500 ekor yang diasuransikan. Meski premi asuransi ini sudah disubsidi.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Probolinggo Aries Santoro mengatakan, hewan ternak di Kota Probolinggo ada sekitar 16.800 ekor. Terdiri atas sapi, kambing, domba, dan kuda. Yang diasuransikan belum mencapai separo.

Selama ini, Pemkot telah memberikan subsidi premi asuransi ternak. Besaran premi asuransi ternak Rp 200 ribu per ekor per tahun. Pemkot memberi subsidi Rp 160 ribu per ekor per tahun. Pemilik ternak cukup membayar Rp 40 ribu per ekor per tahun.

“Saat ini hewan ternak yang ikut asuransi baru tiga persen. Bahkan, belum mencapai 10 persen dari jumlah hewan ternak di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Mantan Kepala Diskominfo ini menjelaskan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi tentang manfaat dari asuransi ternak. Di antaranya, saat ada hewan yang mati karena sakit, peternak bisa mendapatkan ganti rugi Rp 10 juta per ekor.

Dengan catatan, sebelumnya sudah dibawa ke dokter hewan. Untuk mengajukan klaim karena sakit, peternak tinggal meminta visum dari dokter hewan. Jika dipastikan penyebab mati akibat sakit yang diderita, maka mereka dapat ganti.

Hewan ternak yang hilang karena dicuri juga dapat ganti rugi, sebesar Rp 7 juta per ekor. Pemilik tinggal melaporkan kehilangan ternaknya kepada kepolisian. Selanjutnya, surat laporan kehilangan hewan ternak dari polisi bisa dijadikan persyaratan untuk pengajuan klaim.

MAYANGAN, Radar Bromo- Adanya penyakit mulut dan kuku yang menyerang ternak, seakan mengingatkan pentingnya asuransi ternak. Namun, di Kota Probolinggo, dari sekitar 16.800 ekor ternak, hanya 500 ekor yang diasuransikan. Meski premi asuransi ini sudah disubsidi.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Probolinggo Aries Santoro mengatakan, hewan ternak di Kota Probolinggo ada sekitar 16.800 ekor. Terdiri atas sapi, kambing, domba, dan kuda. Yang diasuransikan belum mencapai separo.

Selama ini, Pemkot telah memberikan subsidi premi asuransi ternak. Besaran premi asuransi ternak Rp 200 ribu per ekor per tahun. Pemkot memberi subsidi Rp 160 ribu per ekor per tahun. Pemilik ternak cukup membayar Rp 40 ribu per ekor per tahun.

“Saat ini hewan ternak yang ikut asuransi baru tiga persen. Bahkan, belum mencapai 10 persen dari jumlah hewan ternak di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Mantan Kepala Diskominfo ini menjelaskan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi tentang manfaat dari asuransi ternak. Di antaranya, saat ada hewan yang mati karena sakit, peternak bisa mendapatkan ganti rugi Rp 10 juta per ekor.

Dengan catatan, sebelumnya sudah dibawa ke dokter hewan. Untuk mengajukan klaim karena sakit, peternak tinggal meminta visum dari dokter hewan. Jika dipastikan penyebab mati akibat sakit yang diderita, maka mereka dapat ganti.

Hewan ternak yang hilang karena dicuri juga dapat ganti rugi, sebesar Rp 7 juta per ekor. Pemilik tinggal melaporkan kehilangan ternaknya kepada kepolisian. Selanjutnya, surat laporan kehilangan hewan ternak dari polisi bisa dijadikan persyaratan untuk pengajuan klaim.

MOST READ

BERITA TERBARU

/