alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Rencana Perbaikan Jembatan Kedungasem Terhambat

WONOASIH, Radar Bromo –Rusaknya gorong-gorong Jalur Lingkar Utara (JLU) di Jalan Anggrek, membuat perbaikan jembatan Kedungasem di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo terhambat. Hingga kini, jembatan Kedungasen belum diperbaiki.

Pihak kontraktor menunggu gorong-gorong JLU lebih dulu diperbaiki. Agus Heristanto dari PT Feva Indonesia Surabaya sebagai rekanan yang mengerjakan perbaikan Jembatan Kedungasem mengatakan, pihaknya saat ini menunggu perbaikan JLU lebih dulu.

“Kami masih menunggu (gorong-gorong) JLU diperbaiki,” singkatnya, Kamis (18/2) siang.

Perbaikan JLU penting. Sebab, JLU akan jadi jalan alternatif utama saat jembatan Kedungasem diperbaiki. Khususnya untuk kendaraan besar dari arah timur. Sementara jembatan Kedungasem akan ditutup total saat diperbaiki.

Namun Agus mengaku tidak tahu kapan JLU akan diperbaiki. Karena itu, pihaknya hanya bisa menunggu keputusan Dinas PU Bina Marga Pemprov Jatim terkait jadwal dimulainya pengerjaan Jembatan Kedungasem.

RUSAK: Gorong-gorong di JLU yang rusak jadi hambatan rencana perbaikan jembatan Kedungasem. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Bisa saja menurutnya, pembangunan jembatan Kedungasem tetap dilakukan. Namun, dia justru khawatir akan timbul masalah baru di gorong-gorong JLU yang saat ini rusak.

Apalagi, gorong-gorong JLU di perbatasan Keluruhan Sukabumi, Mayangan dan Kelurahan Pilang, Kademangan itu menjadi jalur alternatif utama nanatinya. “Kalau jembatan Kedungasem dipaksakan dibangun dan kendaraan besar lewat gorong-gorong JLU, malah akan menimbulkan masalah,” tambahnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBJN Wilayah VIII Ida Bagus Putu Jeladi. Namun, hingga malam tidak ada jawaban dari yang bersangkutan.

Terpisah, Penilik Jalan di BBJN Wilayah VIII Taufik Andriadi berterus terang jika tidak tahu menahu tentang rencana perbaikan gorong-gorong di JLU. Menurutnya, yang mempunyai kewenangan menjawab atasannya, yaitu Ida Bagus Putu Jeladi.

“Saya hanya ditugaskan memantau, termasuk saat pemasangan pelat di gorong-gorong. Untuk urusan kapan akan diperbaiki itu kewenangan beliau,” beber Taufik yang berupaya menyambungkan wartawan harian ini dengan atasannya. Namun juga belum dijawab. (rpd/hn)

 

WONOASIH, Radar Bromo –Rusaknya gorong-gorong Jalur Lingkar Utara (JLU) di Jalan Anggrek, membuat perbaikan jembatan Kedungasem di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo terhambat. Hingga kini, jembatan Kedungasen belum diperbaiki.

Pihak kontraktor menunggu gorong-gorong JLU lebih dulu diperbaiki. Agus Heristanto dari PT Feva Indonesia Surabaya sebagai rekanan yang mengerjakan perbaikan Jembatan Kedungasem mengatakan, pihaknya saat ini menunggu perbaikan JLU lebih dulu.

“Kami masih menunggu (gorong-gorong) JLU diperbaiki,” singkatnya, Kamis (18/2) siang.

Perbaikan JLU penting. Sebab, JLU akan jadi jalan alternatif utama saat jembatan Kedungasem diperbaiki. Khususnya untuk kendaraan besar dari arah timur. Sementara jembatan Kedungasem akan ditutup total saat diperbaiki.

Namun Agus mengaku tidak tahu kapan JLU akan diperbaiki. Karena itu, pihaknya hanya bisa menunggu keputusan Dinas PU Bina Marga Pemprov Jatim terkait jadwal dimulainya pengerjaan Jembatan Kedungasem.

RUSAK: Gorong-gorong di JLU yang rusak jadi hambatan rencana perbaikan jembatan Kedungasem. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Bisa saja menurutnya, pembangunan jembatan Kedungasem tetap dilakukan. Namun, dia justru khawatir akan timbul masalah baru di gorong-gorong JLU yang saat ini rusak.

Apalagi, gorong-gorong JLU di perbatasan Keluruhan Sukabumi, Mayangan dan Kelurahan Pilang, Kademangan itu menjadi jalur alternatif utama nanatinya. “Kalau jembatan Kedungasem dipaksakan dibangun dan kendaraan besar lewat gorong-gorong JLU, malah akan menimbulkan masalah,” tambahnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBJN Wilayah VIII Ida Bagus Putu Jeladi. Namun, hingga malam tidak ada jawaban dari yang bersangkutan.

Terpisah, Penilik Jalan di BBJN Wilayah VIII Taufik Andriadi berterus terang jika tidak tahu menahu tentang rencana perbaikan gorong-gorong di JLU. Menurutnya, yang mempunyai kewenangan menjawab atasannya, yaitu Ida Bagus Putu Jeladi.

“Saya hanya ditugaskan memantau, termasuk saat pemasangan pelat di gorong-gorong. Untuk urusan kapan akan diperbaiki itu kewenangan beliau,” beber Taufik yang berupaya menyambungkan wartawan harian ini dengan atasannya. Namun juga belum dijawab. (rpd/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/