alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Puluhan Rumah di Desa Tangjungrejo Tongas Tergenang

TONGAS, Radar Bromo – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bencana hidrometereologi masih bisa terjadi. Bahkan bisa terjadi hingga selama puncak penghujan hingga Februari mendatang.

Hujan yang turun hampir setiap hari kini juga selalu menyebabkan banjir. Seperti yang terjadi Senin sore (17/1). Hujan membuat sungai di Dusun Mrico, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga alami banjir dengan ketinggian sekitar 30 centimeter.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan normalisasi sungai. Buradianto warga Dusun Pilangkacir, Desa Tanjungrejo mengatakan, hujan deras yang terjadi kemarin, cukup lama. Saat hujan turun, air sungai ternyata meluap. Sehingga, puluhan rumah warga kemasukan air banjir mulai pukul 16.00. Dan air di dalam rumah baru surut saat hujan sudah reda, sekitar pukul 19.00.

”Yang terdampak Dusun Mrico RT 12, RT 13, RT dan RT 14 RW 03 Desa Tanjungrejo. Sungai mrico meluap perlu diadakan pengerukan sungai karena sudah dangkal sungainya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (18/1).

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sugeng S. Yoga saat dikonfirmasi membenarkan, adanya puluhan rumah terganang. ”Intensitas hujan yang turun memang deras. Selain itu, hujan deras juga merata terjadi di semua wilayah Kabupaten Probolinggo. saat hujan deras, air sungai meluap dan masuk ke permukiman warga,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

TONGAS, Radar Bromo – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bencana hidrometereologi masih bisa terjadi. Bahkan bisa terjadi hingga selama puncak penghujan hingga Februari mendatang.

Hujan yang turun hampir setiap hari kini juga selalu menyebabkan banjir. Seperti yang terjadi Senin sore (17/1). Hujan membuat sungai di Dusun Mrico, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Tongas, meluap. Akibatnya, puluhan rumah warga alami banjir dengan ketinggian sekitar 30 centimeter.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan normalisasi sungai. Buradianto warga Dusun Pilangkacir, Desa Tanjungrejo mengatakan, hujan deras yang terjadi kemarin, cukup lama. Saat hujan turun, air sungai ternyata meluap. Sehingga, puluhan rumah warga kemasukan air banjir mulai pukul 16.00. Dan air di dalam rumah baru surut saat hujan sudah reda, sekitar pukul 19.00.

”Yang terdampak Dusun Mrico RT 12, RT 13, RT dan RT 14 RW 03 Desa Tanjungrejo. Sungai mrico meluap perlu diadakan pengerukan sungai karena sudah dangkal sungainya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (18/1).

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Rachmad Waluyo melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sugeng S. Yoga saat dikonfirmasi membenarkan, adanya puluhan rumah terganang. ”Intensitas hujan yang turun memang deras. Selain itu, hujan deras juga merata terjadi di semua wilayah Kabupaten Probolinggo. saat hujan deras, air sungai meluap dan masuk ke permukiman warga,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

MOST READ

BERITA TERBARU

/