alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

UMK 2021 Kabupaten Probolinggo Naik Rp 75 ribu

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Jika Kota Probolinggo mengusulkan kenaikan Rp 31 ribu, di Kabupaten Probolinggo usulan UMK naik Rp 75 ribu. Jumlah tersebut adalah hasil rapat terakhir Dewan Pengupahan. Tentu saja kenaikan ini menjadi kabar gembira bagi buruh, meski nanti endingnya adalah persetujuan Gubernur.

Hudan Syarifuddin, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo mengatakan, Dewan pengupahan telah mengeluarkan usulan untuk UMK 2021.

“Sudah disepakati untuk UMK 2021 naik. Ini setelah ada rapat panjang yang dilakukan dewan pengupahan,” katanya.

Usulan dari dewan pengupahan sendiri telah diajukan kepada bupati Probolinggo. Bupati juga telah menyetujui. “Sudah kami ajukan dan sudah dibuatkan rekomendasi untuk diajukan kepada pihak Dewan Pengupahan Provinsi Jatim,”ungkapnya.

Pihaknya sebagai perwakilan dari pemerintah di dalam Dewan Pengupahan berharap, usulannya disetujui. Itu karena sudah menjadi kesepakatan bersama. Baik dari perwakilan serikat pekerja, perusahaan dan juga pemerintah daerah.

“Kami sebagai pemerintah tentunya berharap disetujui. Ini kan merupakan hasil dari kesepatakan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suwitono mengatakan, pihaknya sangat berharap usulan kenaikan Rp 75 ribu itu diterima dan diterapkan. Ia meyakini, usulan Dewan Pengupahan di Kabupaten Probolinggo akan langsung di SK-kan oleh Gubernur Jawa Timur. Sebab, usulan itu telah dimatangkan oleh semua pihak di daerah.

“Jadi bupati sudah mengusulkan berdasar kesepatan semua unsur yang ada di Dewan Pengupahan Kabupaten Probolinggo. Harapan kami 2021 kemampuan daya beli pekerja/buruh dan keluarganya meningkat sehingga kebangkitan ekonomi masyarakat terkatrol secara alamiah,” tandasnya. (sid/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Jika Kota Probolinggo mengusulkan kenaikan Rp 31 ribu, di Kabupaten Probolinggo usulan UMK naik Rp 75 ribu. Jumlah tersebut adalah hasil rapat terakhir Dewan Pengupahan. Tentu saja kenaikan ini menjadi kabar gembira bagi buruh, meski nanti endingnya adalah persetujuan Gubernur.

Hudan Syarifuddin, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo mengatakan, Dewan pengupahan telah mengeluarkan usulan untuk UMK 2021.

“Sudah disepakati untuk UMK 2021 naik. Ini setelah ada rapat panjang yang dilakukan dewan pengupahan,” katanya.

Usulan dari dewan pengupahan sendiri telah diajukan kepada bupati Probolinggo. Bupati juga telah menyetujui. “Sudah kami ajukan dan sudah dibuatkan rekomendasi untuk diajukan kepada pihak Dewan Pengupahan Provinsi Jatim,”ungkapnya.

Pihaknya sebagai perwakilan dari pemerintah di dalam Dewan Pengupahan berharap, usulannya disetujui. Itu karena sudah menjadi kesepakatan bersama. Baik dari perwakilan serikat pekerja, perusahaan dan juga pemerintah daerah.

“Kami sebagai pemerintah tentunya berharap disetujui. Ini kan merupakan hasil dari kesepatakan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suwitono mengatakan, pihaknya sangat berharap usulan kenaikan Rp 75 ribu itu diterima dan diterapkan. Ia meyakini, usulan Dewan Pengupahan di Kabupaten Probolinggo akan langsung di SK-kan oleh Gubernur Jawa Timur. Sebab, usulan itu telah dimatangkan oleh semua pihak di daerah.

“Jadi bupati sudah mengusulkan berdasar kesepatan semua unsur yang ada di Dewan Pengupahan Kabupaten Probolinggo. Harapan kami 2021 kemampuan daya beli pekerja/buruh dan keluarganya meningkat sehingga kebangkitan ekonomi masyarakat terkatrol secara alamiah,” tandasnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/