alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Diberhentikan tanpa Pesangon, Eks Buruh PT AFU Wadul Dewan

KANIGARAN, Radar Bromo- Seorang mantan karyawan PT Aman Firdaus Utama (AFU) Probolinggo, Untung Slamet, mengadu ke DPRD Kota Probolinggo. Ia mengaku diberhentikan tanpa pesangon. Warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, itu diberhentikan setelah bekerja 3 tahun.

Untung mengaku telah bekerja selama 3 tahun dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Dia mendapat perpanjangan kontrak secara berturut-turut tanpa jeda sampai mendapat perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).

“Perpanjangan kontrak itu tanpa jeda. Setelah satu PKWT selesai diperpanjang lagi sampai dapat PKWTT. Seharusnya, saya sudah menjadi karyawan tetap. Ketika diberhentikan, saya berhak mendapatkan pesangon. Tetapi, nyatanya tidak ada,” ujarnya.

Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPRD, dihadirkan sejumlah pihak. Termasuk dari PT AFU; Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Probolinggo; Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI) Kota Probolinggo; dan dari pengawas tenaga kerja Provinsi Jawa Timur.

Direktur PT AFU AAA Rudyanto mengatakan, pemutusan kerja dilakukan karena perusahaan terdampak pandemi Covid-19. “Namun, ketika kondisi membaik, kami akan memanggil karyawan yang diputus kontrak ini. Tetapi, Pak Untung tidak sabaran, sehingga melaporkan ke DPRD. Kami akan menyelesaikannya secara bipartit,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Rianto meminta sengketa ini diselesaikan secara bipartit dulu. “Pertemukan antara pihak karyawan dengan perusahaan sampai permasalahan ini bisa diselesaikan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Agus mengatakan, dalam UU Tenaga Kerja, perusahaan bisa melakukan PKWT. Biasanya enam bulan dan bisa diperpanjang. “Ketika tidak diperpanjang, bisa diberikan tali asih. Tetapi, jika PKWT-nya diperpanjang terus-menerus, maka statusnya menjadi karyawan tetap. Ketika diberhentikan, berhak mendapatkan pesangon. Kami menyarankan agar diselesaikan secara bipartit dulu,” ujarnya. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.