alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Tumpukan Kayu di Tiris Terbakar Gara-gara Puntung Rokok

TIRIS, Radar Bromo – Kebakaran kembali terjjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini api melalap tempat penyimpanan kayu milik Hosnan, warga Dusun Krajan, Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris. Insiden.

Kebakaran yang terjadi Selasa (17/8) malam itu cukup lama. Damkar membutuhkan waktu 3,5 jam untuk memadamkan api. Akibat kejadian ini pemilik dimengalami kerugian sebesar Rp 70 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden ini terjadi pukul 18.00. Bermula saat pekerja usaha penggergajian kayu membuang puntung rokok dekat dengan serbuk kayu. Tak menyadari jika putung rokok tersebut kemudian menjadi bara api.

“Pekerja membuang rokok yang masih menyala dekat serbuk kayu. Tak menyadari jika api membesar,” ujar Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Probolinggo, Su’ud.

Kencangnya angin yang berhembus kemudian membuat bara api berubah menjadi kobaran api. Akhirnya merembet pada tumpukan kayu sengon yang berada dekat tumpukan serbuk kayu yang terlebih dahulu terbakar. Pemilik dan pekerja mulanya melakukan pemadaman secara manual, namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasi. Bahkan api menjadi lebih besar.

“Serbuk dan kayu sengon yang kondisinya sudah kering membuat api mudah menjalar. Diperparah dengan angin yang kencang. Akhirnya pukul 18.20 melaporkan kepada pemadam kebakaran,” ungkapnya.

TIRIS, Radar Bromo – Kebakaran kembali terjjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini api melalap tempat penyimpanan kayu milik Hosnan, warga Dusun Krajan, Desa Pesawahan, Kecamatan Tiris. Insiden.

Kebakaran yang terjadi Selasa (17/8) malam itu cukup lama. Damkar membutuhkan waktu 3,5 jam untuk memadamkan api. Akibat kejadian ini pemilik dimengalami kerugian sebesar Rp 70 juta.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden ini terjadi pukul 18.00. Bermula saat pekerja usaha penggergajian kayu membuang puntung rokok dekat dengan serbuk kayu. Tak menyadari jika putung rokok tersebut kemudian menjadi bara api.

“Pekerja membuang rokok yang masih menyala dekat serbuk kayu. Tak menyadari jika api membesar,” ujar Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Probolinggo, Su’ud.

Kencangnya angin yang berhembus kemudian membuat bara api berubah menjadi kobaran api. Akhirnya merembet pada tumpukan kayu sengon yang berada dekat tumpukan serbuk kayu yang terlebih dahulu terbakar. Pemilik dan pekerja mulanya melakukan pemadaman secara manual, namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasi. Bahkan api menjadi lebih besar.

“Serbuk dan kayu sengon yang kondisinya sudah kering membuat api mudah menjalar. Diperparah dengan angin yang kencang. Akhirnya pukul 18.20 melaporkan kepada pemadam kebakaran,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/