alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Sempat Direfocusing, Kembalikan Anggaran PRIM Rp 20 M

TONGAS, Radar Bromo – Proyek Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) Jalan Raya Tongas-Bromo masuk proyek prioritas di Kabupaten Probolinggo. Karenanya, Pemkab Probolinggo mengembalikan anggaran sekitar Rp 20 miliar yang sempat terkena refocusing untuk penanganan Covid-19.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami mengatakan, proyek perbaikan jalan ini sudah dimulai. Karena adanya Covid-19, anggarannya sempat dipangkas sekitar Rp 20 miliar. “Anggaran kegiatan PRIM sempat kena refocusing. Dari nilai anggaran sekitar Rp 57 miliar dipotong sekitar Rp 20 miliar,” katanya.

Dalam pembahasan Perubahan APBD 2020, kata Asrul, Pemkab Probolingo mengembalikannya. Alasannya, proyek yang sudah berjalan sejak 2019 ini masuk prioritas. Sehingga, diputuskan dalam Perubahan APBD 2020, anggarannya dikembalikan seperti semula. “Anggaran PRIM tidak jadi dipotong. Karena proyek ini masuk prioritas,” katanya.

Disinggung sejauh mana pengerjaan proyeknya, Arsul menjelaskan, pengerjaan sudah mencapai sekitar 40 persen. Pihaknya tetap optimistis, di tengah pandemi Covid-19, proyek ini bisa rampung sebelum akhir 2020. “Nanti sebelum akhir tahun kami targetkan sudah rampung,” ujarnya.

Diketahui, PRIM Jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu di antaranya ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); ruas Jalan Lumbang–Lambang Kuning (R.03); ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); ruas Jalan Sukapura–Lambang Kuning (R.60); dan ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05). Serta, ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan ruas Jalan Ngadisari–Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan menuju Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Proyek ini diestimasi akan menelan anggaran sekitar Rp 184 miliar. Dalam proyek ini dibantu Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur sebesar Rp 70 miliar. (mas/rud)

TONGAS, Radar Bromo – Proyek Provincial Road Improvement Maintenance (PRIM) Jalan Raya Tongas-Bromo masuk proyek prioritas di Kabupaten Probolinggo. Karenanya, Pemkab Probolinggo mengembalikan anggaran sekitar Rp 20 miliar yang sempat terkena refocusing untuk penanganan Covid-19.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami mengatakan, proyek perbaikan jalan ini sudah dimulai. Karena adanya Covid-19, anggarannya sempat dipangkas sekitar Rp 20 miliar. “Anggaran kegiatan PRIM sempat kena refocusing. Dari nilai anggaran sekitar Rp 57 miliar dipotong sekitar Rp 20 miliar,” katanya.

Dalam pembahasan Perubahan APBD 2020, kata Asrul, Pemkab Probolingo mengembalikannya. Alasannya, proyek yang sudah berjalan sejak 2019 ini masuk prioritas. Sehingga, diputuskan dalam Perubahan APBD 2020, anggarannya dikembalikan seperti semula. “Anggaran PRIM tidak jadi dipotong. Karena proyek ini masuk prioritas,” katanya.

Disinggung sejauh mana pengerjaan proyeknya, Arsul menjelaskan, pengerjaan sudah mencapai sekitar 40 persen. Pihaknya tetap optimistis, di tengah pandemi Covid-19, proyek ini bisa rampung sebelum akhir 2020. “Nanti sebelum akhir tahun kami targetkan sudah rampung,” ujarnya.

Diketahui, PRIM Jalan Tongas-Bromo sepanjang kurang lebih 37 kilometer akan dibagi dalam 7 koridor. Ketujuh ruas jalan kabupaten itu di antaranya ruas Jalan Tongas–Lumbang (R.01); ruas Jalan Lumbang–Lambang Kuning (R.03); ruas Jalan Lumbang-Madakaripura (R.105); ruas Jalan Sukapura–Lambang Kuning (R.60); dan ruas Jalan Sukapura–Ngadisari (R.05). Serta, ruas Jalan Ngadisari–Cemoro Lawang (R.06) dan ruas Jalan Ngadisari–Laut Pasir (R.25).

Selama 3 tahun, jalan menuju Bromo Tengger Semeru (BTS) akan disokong PRIM. Proyek ini diestimasi akan menelan anggaran sekitar Rp 184 miliar. Dalam proyek ini dibantu Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur sebesar Rp 70 miliar. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/