Abaikan Ramadan-Pandemi, 11 Remaja Asyik Pesta Miras

MAYANGAN, Radar Bromo – Pandemi Covid-19 dan Ramadan rupanya tak membuat belasan remaja di Probolinggo ini menahan diri. Mereka asyik bergerombol dan pesta minuman keras (miras).

Walhasil sebanyak 11 remaja berstatus pelajar itu pun terjaring razia gabungan berskala besar, Sabtu malam (16/5). Mereka diciduk dari tepi Jl Supriayadi, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ke-11 remaja itu pun dikeler ke Mapolres Probolinggo Kota untuk mendapatkan pembinaan. Selain mengamankan 11 remaja, petugas juga menilang 5 motor yang digunakan para remaja tersebut.

Kesebelas remaja itu baru bisa pulang ke rumah usai dijemput orang tuanya. Sementara motor yang ditilang baru bisa diambil usai Lebaran.

Wakapolresta Kompol Teguh Santoso mengatakan, razia gabungan itu digelar pukul 22.00. Dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan Dishub setempat.

“Lantaran tak mematuhi physical distancing, maka kami datangi untuk membubarkan. Namun, rupanya sejumlah remaja tersebut dalam keadaan mabuk,” jelas Teguh.

Petugas lantas melakukan interogasi. “Dari keterangan mereka, didapati bahwa mereka usai pesta miras jenis arak oplosan. Sehingga, kesebelas remaja tersebut kami bawa ke Mapolresta untuk dilakukan pembinaan,” terang Teguh.

Di mapolresta, kesebelas remaja tersebut diminta untuk membuat surat keterangan tertulis agar tak mengulangi perbuatanya. Selain itu, mereka baru bisa pulang ketika dijemput oleh orang tuanya.

“Malam itu semuanya sudah dipulangkan. Sebab, mereka sudah dijemput orang tuanya. Meski ada beberapa orang tua yang geram dan memarahi anaknya di depan petugas. Paling tidak dengan begitu, mereka (remaja yang terjaring razia) bisa jera,” jelas Teguh. (rpd/mie)