alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Mau Tilik Lahiran Cucu, Pasutri asal Lumbang Tabrakan, Istri Tewas

LUMBANG, Radar Bromo-Rencana Pasangan suami istri asal Desa/ Kecamatan Lumbang tilik kelahiran sang cucu, Minggu pagi (18/4) berujung tragedi. Itu lantaran motor yang ditumpangi mereka alami kecelakaan maut. Sang istri pun meninggal akibat kecelakaan itu.

Pasangan suami istri yakni Sutirto, 65 dan istrinya Tiwarna, 58. Pasutri itu mengendarai motor Honda Revo N 4583 QY. Mereka melaju dari arah selatan menuju utara.

Saat sampai di jalan desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, motor itu tertabrak motor Yamaha Vixion N 2783 SO yang dikendarai oleh Zainul, 17 pelaajar asal Dusun Bades, Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Zainul yang melaju dengan kecepatan tinggi berniat mendahului kendaraan roda empat di depannya. Namun, belum berhasil menyalip,  motornya menabrak motor pasutri dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan itu, pelajar tersebut terpental beberapa meter dari titik benturan awal. bahkan bagian depan termasuk shock roda depan Vixion patah. Tak hanya itu, motor yang dikendarai oleh pasutri itu pun ringsek parah di bagian depan.

Sementara Sutirto sang suami alami sejumlah luka ringan di kaki. Untuk sang istri Tiwarna alami cukup parah pada bagian dada, kaki kanan dan juga kepala remuk. Akibat luka yang begitu parah, Tiwarna meninggal ditempat kejadian.

“Jadi yang suami kakinya banyak lukanya tapi masih sadar. Untuk yang remaja ini sudah kejang-kejang dan untuk si istri ini meninggal ditempat. Selanjutnya warga membantu membawa ke rumah sakit,” kata pria asal Boto yang enggan disebutkan namanya.

Dua korban yang alami luka berat dirawat di IGD RSUD dr Moh Saleh. Sementara jenazah Tiwarna dibawa ke kamar jenazah. Isak tangis pun pecah saat sejumlah kerabat korban melihat kondisi jenazah.

Menurut beberapa kerabatnya, pasutri itu hendak menjenguk Dian, 28, anak ketiganya yang berada di RSIA Amanah. “Jadi Dian anak ketiganya ini lahiran Jumat malam (17/4). Jadi paginya (Minggu pagi) keduanya ini mau ke Amanah mau njenguk. Tau-taunya kami dikabari jika ada di Rumah sakit umum karena kecelakaan,” kata SP yang merupakan adik Tiwarna.

Kanit Laka Polres Probolinggo Iptu I Nyoman Harayasa memberi keterangan berbeda. Menurutnya, motor Honda Revo N  4583 QY yang dikendarai Sutirto berjalan dari Selatan ke Utara. Sesampainya di TKP, diduga keluar jalur ke kanan sehingga kontra dengan sepeda motor Yamaha vixion N 2783 SO dikendarai Zainul yang berjalan dari arah berlawanan (utara ke selatan).

“Akibat dari kejadian tersebut Tiwarna menderita luka dan meninggal dunia di TKP, sedangkan Sutirto dan Zainul menderita luka dirawat di RSU Dr Moh Saleh Probolinggo,” tandas Nyoman. (rpd/mie)

 

LUMBANG, Radar Bromo-Rencana Pasangan suami istri asal Desa/ Kecamatan Lumbang tilik kelahiran sang cucu, Minggu pagi (18/4) berujung tragedi. Itu lantaran motor yang ditumpangi mereka alami kecelakaan maut. Sang istri pun meninggal akibat kecelakaan itu.

Pasangan suami istri yakni Sutirto, 65 dan istrinya Tiwarna, 58. Pasutri itu mengendarai motor Honda Revo N 4583 QY. Mereka melaju dari arah selatan menuju utara.

Saat sampai di jalan desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, motor itu tertabrak motor Yamaha Vixion N 2783 SO yang dikendarai oleh Zainul, 17 pelaajar asal Dusun Bades, Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Zainul yang melaju dengan kecepatan tinggi berniat mendahului kendaraan roda empat di depannya. Namun, belum berhasil menyalip,  motornya menabrak motor pasutri dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan itu, pelajar tersebut terpental beberapa meter dari titik benturan awal. bahkan bagian depan termasuk shock roda depan Vixion patah. Tak hanya itu, motor yang dikendarai oleh pasutri itu pun ringsek parah di bagian depan.

Sementara Sutirto sang suami alami sejumlah luka ringan di kaki. Untuk sang istri Tiwarna alami cukup parah pada bagian dada, kaki kanan dan juga kepala remuk. Akibat luka yang begitu parah, Tiwarna meninggal ditempat kejadian.

“Jadi yang suami kakinya banyak lukanya tapi masih sadar. Untuk yang remaja ini sudah kejang-kejang dan untuk si istri ini meninggal ditempat. Selanjutnya warga membantu membawa ke rumah sakit,” kata pria asal Boto yang enggan disebutkan namanya.

Dua korban yang alami luka berat dirawat di IGD RSUD dr Moh Saleh. Sementara jenazah Tiwarna dibawa ke kamar jenazah. Isak tangis pun pecah saat sejumlah kerabat korban melihat kondisi jenazah.

Menurut beberapa kerabatnya, pasutri itu hendak menjenguk Dian, 28, anak ketiganya yang berada di RSIA Amanah. “Jadi Dian anak ketiganya ini lahiran Jumat malam (17/4). Jadi paginya (Minggu pagi) keduanya ini mau ke Amanah mau njenguk. Tau-taunya kami dikabari jika ada di Rumah sakit umum karena kecelakaan,” kata SP yang merupakan adik Tiwarna.

Kanit Laka Polres Probolinggo Iptu I Nyoman Harayasa memberi keterangan berbeda. Menurutnya, motor Honda Revo N  4583 QY yang dikendarai Sutirto berjalan dari Selatan ke Utara. Sesampainya di TKP, diduga keluar jalur ke kanan sehingga kontra dengan sepeda motor Yamaha vixion N 2783 SO dikendarai Zainul yang berjalan dari arah berlawanan (utara ke selatan).

“Akibat dari kejadian tersebut Tiwarna menderita luka dan meninggal dunia di TKP, sedangkan Sutirto dan Zainul menderita luka dirawat di RSU Dr Moh Saleh Probolinggo,” tandas Nyoman. (rpd/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/