alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Dapur Warga di Krucil Ambruk usai Dihantam Angin

KRUCIL, Radar Bromo- Hujan disertai angin kencang terjadi di Krucil Kamis (18/2) pagi. Angin kencang bahkan membuat dapur di rumah milik Ati, 43, ambruk.

Dapur warga Dusun Krajan, Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, ambruk saat Ati sedang memasak, sekitar pukul 06.00. Akibatnya, Ati pun terluka.

Dapur itu sendiri merupakan bangunan semipermanen berkonstruksi kayu. Cuaca ekstrem yang melanda membuat stuktur bangunan menjadi rapuh dan ambruk.

“Bangunan dapur memang semipermanen. Dapur itu roboh karena kayu menjadi basah dan berat saat hujan. Sehingga, saat dihantam angin tidak bisa menahan beban,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik di BPBD Kabupaten Probolinggo Sugeng Suprisayoga.

Sialnya, Ati yang saat itu sedang memasak terkena reruntuhan bangunan. Dia pun cedera di punggung dan luka lecet di kepala. Saat itu juga korban dilarikan ke Puskesmas Krucil.

“Korban yang terkena reruntuhan langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan karena cedera dan luka,” katanya.

Selanjutnya, Forkompimka bersama-sama menuju lokasi kejadian. Mereka membersihkan dan mengevakuasi reruntuhan bangunan. Sehingga, tidak membahayakan bagi penghuni rumah yang lain. Forkopimka lantas menjenguk korban yang sedang dirawat.

“Struktur bangunan memang sudah rapuh. Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk upaya lebih lanjut. Kerugian materiil yang ditimbulkan juga tidak banyak. Sebab rencananya keluarga akan merehab, namun roboh duluan,” pungkasnya. (ar/fun)

 

KRUCIL, Radar Bromo- Hujan disertai angin kencang terjadi di Krucil Kamis (18/2) pagi. Angin kencang bahkan membuat dapur di rumah milik Ati, 43, ambruk.

Dapur warga Dusun Krajan, Desa Tambelang, Kecamatan Krucil, ambruk saat Ati sedang memasak, sekitar pukul 06.00. Akibatnya, Ati pun terluka.

Dapur itu sendiri merupakan bangunan semipermanen berkonstruksi kayu. Cuaca ekstrem yang melanda membuat stuktur bangunan menjadi rapuh dan ambruk.

“Bangunan dapur memang semipermanen. Dapur itu roboh karena kayu menjadi basah dan berat saat hujan. Sehingga, saat dihantam angin tidak bisa menahan beban,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik di BPBD Kabupaten Probolinggo Sugeng Suprisayoga.

Sialnya, Ati yang saat itu sedang memasak terkena reruntuhan bangunan. Dia pun cedera di punggung dan luka lecet di kepala. Saat itu juga korban dilarikan ke Puskesmas Krucil.

“Korban yang terkena reruntuhan langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan karena cedera dan luka,” katanya.

Selanjutnya, Forkompimka bersama-sama menuju lokasi kejadian. Mereka membersihkan dan mengevakuasi reruntuhan bangunan. Sehingga, tidak membahayakan bagi penghuni rumah yang lain. Forkopimka lantas menjenguk korban yang sedang dirawat.

“Struktur bangunan memang sudah rapuh. Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk upaya lebih lanjut. Kerugian materiil yang ditimbulkan juga tidak banyak. Sebab rencananya keluarga akan merehab, namun roboh duluan,” pungkasnya. (ar/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/