alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Tabrakan 2 Motor-2 Truk di Sumberasih, Bapak-Anak Meninggal  

SUMBERASIH, Radar Bromo–Seorang bapak dan putrinya meninggal dalam kecelakaan Senin (18/1) di Jalan Raya Pesisir, Desa Pesisir, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Keduanya meninggal setelah motor yang dikendarai bertabrakan  dengan dua truk dan satu motor.

Korban meninggal diketahui bernama Yudianto, 46, warga Desa Alassumur Lor, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Sementara putrinya diketahui bernama Dewi Yudi Astuti, siswi SMKN 1 Kraksaan juga mengembuskan napas terakhir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan ini melibatkan empat kendaran. Yaitu, motor Honda Grand  Nopol L 2163 FZ yang dikendarai korban Yudianto, berboncengan dengan putrinya, Dewi Yudiastuti.

Lalu, Honda Beat hitam bernopol N 2463 QT. Honda Beat itu dikendarai Indra Priyono, 27, warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Indra selamat, namun mengalami patah kaki.

Dua kendaraan lain yang terlibat yaitu jenis truk. Yakni dump truck warna hijau  bernopol L 8957 UF yang dikendarai Riadin Sukoharjo, 36, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Satu lagi yaitu truk engkel warna kuning Nopol  N 8947 UQ. Namun, belum diketahui identitas sopir truk engkel. Sebab, keberadaan sopir truk belum diketahui setelah kecelakaan terjadi.

Kecelakaan itu sendiri terjadi pukul 17.00. Awalnya, dump truck yang disopiri Riadin Sukoharjo melaju dari barat ke timur atau dari arah Pasuruan. Saat itu dump truck mendahului kendaraan lain di depannya.

Namun, truk terlalu mengarah ke kiri. Bahkan, sampai turun ke bahu jalan. Begitu berhasil menyalip, dump truck naik ke badan jalan. Saat naik ke badan jalan itulah, dump truck oleng ke kanan.

Saat oleng ke kanan, dump truck masuk ke jalur berlawanan atau dari timur ke barat. Kemudian menghantam truk engkel dari arah yang berlawanan.

Nahasnya, tepat di belakang truk engkel, melaju dua motor. Yaitu, motor yang Honda Grand yang dikendarai Yudianto dan putrinya, Dewi Yudi Astuti. Lalu, motor Honda Beat yang dikendarai Indra Priyono.

Dua motor itupun ikut ditabrak dump truk. Sehingga menyebabkan tiga pengandara motor luka parah. Korban Yudianto dan putrinya, Dewi Yudi Astuti yang berbocengan mengendarai motor Honda Grand, meninggal setelah sempat dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh.

Lalu, korban Indra Priyono yang mengendarai Honda Beat juga luka parah. Kakinya patah dan dirawat di IGD RSUD dr Mohamad Saleh.

Sugiono, warga Desa Pesisir yang rumahnya berhadapan dengan TKP mendengar suara benturan keras saat kecelakaan terjadi. “Ketika saya keluar rumah, posisi dua truk sudah tabrakan. Di situ juga ada dua pengendara motor meninggal dunia,” ujarnya.

Juardi, relawan petugas kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo menyebut, ada dua korban kecelakaan meninggal Senin sore. Keduanya dibawa ke kamar mayat RSUD, Senin sore.

“Dua korban ini meninggal di RSUD, bukan meninggal di lokasi kejadian. Yang meninggal bapak dan anaknya. Ada satu korban yang masih dirawat di IGD,” terangnya saat berada di kamar mayat.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Tohari langsung ke lokasi kejadian. Dia membantu petugas Lantas untuk mengurai kemacetan di TKP.

Ipda Tohari menyebut, penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara dump truck. “Dump truck  tersebut hendak naik ke badan jalan lalu mengalami oleng atau hilang kendali. Dump truck mengarah ke kanan atau selatan sehingga menabrak tiga kendaraan,” ujarnya.

Tiga kendaraan yang ditabrak antara lain truk engkel, motor Honda Grand, dan motor Honda Beat. Dua motor ini diamankan petugas. Namun, sopir truk engkel tidak diketahui indentitasnya karena langsung kabur.

Akibat kecelakaan ini, timbul kemacetan yang cukup panjang. Dari arah barat kemacetan terjadi sejak dari Pusat Oleh-Oleh Ketapang, Kecamatan Pilang, Kota Probolinggo. Kemacetan serupa terjadi dari arah berlawanan. Mobil derek dilibatkan untuk menarik kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan. (put/hn)

SUMBERASIH, Radar Bromo–Seorang bapak dan putrinya meninggal dalam kecelakaan Senin (18/1) di Jalan Raya Pesisir, Desa Pesisir, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Keduanya meninggal setelah motor yang dikendarai bertabrakan  dengan dua truk dan satu motor.

Korban meninggal diketahui bernama Yudianto, 46, warga Desa Alassumur Lor, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Sementara putrinya diketahui bernama Dewi Yudi Astuti, siswi SMKN 1 Kraksaan juga mengembuskan napas terakhir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan ini melibatkan empat kendaran. Yaitu, motor Honda Grand  Nopol L 2163 FZ yang dikendarai korban Yudianto, berboncengan dengan putrinya, Dewi Yudiastuti.

Lalu, Honda Beat hitam bernopol N 2463 QT. Honda Beat itu dikendarai Indra Priyono, 27, warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Indra selamat, namun mengalami patah kaki.

Dua kendaraan lain yang terlibat yaitu jenis truk. Yakni dump truck warna hijau  bernopol L 8957 UF yang dikendarai Riadin Sukoharjo, 36, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Satu lagi yaitu truk engkel warna kuning Nopol  N 8947 UQ. Namun, belum diketahui identitas sopir truk engkel. Sebab, keberadaan sopir truk belum diketahui setelah kecelakaan terjadi.

Kecelakaan itu sendiri terjadi pukul 17.00. Awalnya, dump truck yang disopiri Riadin Sukoharjo melaju dari barat ke timur atau dari arah Pasuruan. Saat itu dump truck mendahului kendaraan lain di depannya.

Namun, truk terlalu mengarah ke kiri. Bahkan, sampai turun ke bahu jalan. Begitu berhasil menyalip, dump truck naik ke badan jalan. Saat naik ke badan jalan itulah, dump truck oleng ke kanan.

Saat oleng ke kanan, dump truck masuk ke jalur berlawanan atau dari timur ke barat. Kemudian menghantam truk engkel dari arah yang berlawanan.

Nahasnya, tepat di belakang truk engkel, melaju dua motor. Yaitu, motor yang Honda Grand yang dikendarai Yudianto dan putrinya, Dewi Yudi Astuti. Lalu, motor Honda Beat yang dikendarai Indra Priyono.

Dua motor itupun ikut ditabrak dump truk. Sehingga menyebabkan tiga pengandara motor luka parah. Korban Yudianto dan putrinya, Dewi Yudi Astuti yang berbocengan mengendarai motor Honda Grand, meninggal setelah sempat dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh.

Lalu, korban Indra Priyono yang mengendarai Honda Beat juga luka parah. Kakinya patah dan dirawat di IGD RSUD dr Mohamad Saleh.

Sugiono, warga Desa Pesisir yang rumahnya berhadapan dengan TKP mendengar suara benturan keras saat kecelakaan terjadi. “Ketika saya keluar rumah, posisi dua truk sudah tabrakan. Di situ juga ada dua pengendara motor meninggal dunia,” ujarnya.

Juardi, relawan petugas kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo menyebut, ada dua korban kecelakaan meninggal Senin sore. Keduanya dibawa ke kamar mayat RSUD, Senin sore.

“Dua korban ini meninggal di RSUD, bukan meninggal di lokasi kejadian. Yang meninggal bapak dan anaknya. Ada satu korban yang masih dirawat di IGD,” terangnya saat berada di kamar mayat.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Tohari langsung ke lokasi kejadian. Dia membantu petugas Lantas untuk mengurai kemacetan di TKP.

Ipda Tohari menyebut, penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara dump truck. “Dump truck  tersebut hendak naik ke badan jalan lalu mengalami oleng atau hilang kendali. Dump truck mengarah ke kanan atau selatan sehingga menabrak tiga kendaraan,” ujarnya.

Tiga kendaraan yang ditabrak antara lain truk engkel, motor Honda Grand, dan motor Honda Beat. Dua motor ini diamankan petugas. Namun, sopir truk engkel tidak diketahui indentitasnya karena langsung kabur.

Akibat kecelakaan ini, timbul kemacetan yang cukup panjang. Dari arah barat kemacetan terjadi sejak dari Pusat Oleh-Oleh Ketapang, Kecamatan Pilang, Kota Probolinggo. Kemacetan serupa terjadi dari arah berlawanan. Mobil derek dilibatkan untuk menarik kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan. (put/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/