alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Usai Ada Korban, Trotoar Rusak di Jalan Cut Nyak Dien Ditutupi Gedek

KANIGARAN, Radar Bromo – Kerusakan fasilitas umum trotoar di Pasar Niaga jadi sorotan Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Namun, komisi yang membidangi infrastruktur ini melihat, perbaikan permanen untuk trotoar masih belum bisa dilakukan.

“Kami sudah menerima laporan soal kerusakan trotoar itu. Untuk perbaikan permanen belum bisa dilakukan untuk saat ini,” ujar Agus Rianto, ketua Komisi III, kemarin (17/1).

Ia menjelaskan, perbaikan permanen akan menyulitkan akses pengguna jalan karena berdekatan dengan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Baru. Sehingga, yang bisa dilakukan untuk mencegah warga masuk ke lubang trotoar adalah dengan menggunakan penutup sementara.

“Sekarang di sana kan ada TPS. Jika ada perbaikan di trotoar, jelas akan mengganggu lalu lintas. Maka, yang bisa dilakukan ya ditutup dengan penutup sementara saja,” jelasnya.

Kerusakan trotoar yang ada di Jalan Cut Nyak Dien atau Jalan Niaga juga dikeluhkan oleh warga sekitar. Bahkan, pada Januari saat hujan deras, 2 orang terperosok masuk ke saluran air yang ada di atas trotoar yang rusak.

Hal itu terjadi karena melubernya air membuat warga yang melintas tidak mengetahui adanya lubang di atas saluran air. Untuk sementara lubang trotoar yang bermasalah ditutup dengan gedek. (put/mie)

KANIGARAN, Radar Bromo – Kerusakan fasilitas umum trotoar di Pasar Niaga jadi sorotan Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Namun, komisi yang membidangi infrastruktur ini melihat, perbaikan permanen untuk trotoar masih belum bisa dilakukan.

“Kami sudah menerima laporan soal kerusakan trotoar itu. Untuk perbaikan permanen belum bisa dilakukan untuk saat ini,” ujar Agus Rianto, ketua Komisi III, kemarin (17/1).

Ia menjelaskan, perbaikan permanen akan menyulitkan akses pengguna jalan karena berdekatan dengan tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Baru. Sehingga, yang bisa dilakukan untuk mencegah warga masuk ke lubang trotoar adalah dengan menggunakan penutup sementara.

“Sekarang di sana kan ada TPS. Jika ada perbaikan di trotoar, jelas akan mengganggu lalu lintas. Maka, yang bisa dilakukan ya ditutup dengan penutup sementara saja,” jelasnya.

Kerusakan trotoar yang ada di Jalan Cut Nyak Dien atau Jalan Niaga juga dikeluhkan oleh warga sekitar. Bahkan, pada Januari saat hujan deras, 2 orang terperosok masuk ke saluran air yang ada di atas trotoar yang rusak.

Hal itu terjadi karena melubernya air membuat warga yang melintas tidak mengetahui adanya lubang di atas saluran air. Untuk sementara lubang trotoar yang bermasalah ditutup dengan gedek. (put/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/