alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Stok Darah PMI Kab Probolinggo Tidak Stabil

KRAKSAAN, Radar Bromo – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo, kerap mengalami krisis stok darah. Maklum, di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan donor darah dilaksanakan lebih selektif. Akhirnya, menyebabkan pemenuhan darah kepada pasien sedikit terganggu.

Pemenuhan stok darah pada prinsipnya dapat dilakukan dengan kegiatan donor darah rutin. Baik dilakukan secara bergiliran di semua kecamatan atau di tempat-tempat tertentu. Donor juga bisa datang langsung ke UDD PMI di Kecamatan Kraksaan. Di tengah pandemi, kegiatan seperti ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada prosedur tambahan yang harus ditaati.

“Di tengah pandemi ada larangan melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Jadi, pelaksanaan dilakukan dengan kondisi terbatas. Sehingga, kantong darah yang dikumpulkan juga tidak terlalu banyak,” ujar Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo Adi Nugroho.

Tidak hanya itu, petugas juga harus selektif memilih donor. Tidak dapat dipungkiri, di tengah pandemi segala yang berpotensi adanya penularan virus harus dicegah secara serius.

Karenanya, untuk menyiasatinya, dalam situasi genting ada beberapa cara dilakukan. Salah satunya meminta kiriman darah dari PMI terdekat. Agar pemenuhan darah dapat segera dilakukan. Kebutuhan darah dapat juga dipenuhi dengan donor antarkeluarga. Di samping itu, upaya rutin tetap dilakukan. Yakni, meminta relawan mendermakan darahnya.

“Kebutuhan darah tidak bisa diprediksikan. Jika ada donor yang hendak mendermakan darahnya, bisa langsung datang ke UDD. Sebab, kegiatan donor darah dengan skala besar masih belum memungkinkan dilaksanakan,” jelas Adi. (ar/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo, kerap mengalami krisis stok darah. Maklum, di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan donor darah dilaksanakan lebih selektif. Akhirnya, menyebabkan pemenuhan darah kepada pasien sedikit terganggu.

Pemenuhan stok darah pada prinsipnya dapat dilakukan dengan kegiatan donor darah rutin. Baik dilakukan secara bergiliran di semua kecamatan atau di tempat-tempat tertentu. Donor juga bisa datang langsung ke UDD PMI di Kecamatan Kraksaan. Di tengah pandemi, kegiatan seperti ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada prosedur tambahan yang harus ditaati.

“Di tengah pandemi ada larangan melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Jadi, pelaksanaan dilakukan dengan kondisi terbatas. Sehingga, kantong darah yang dikumpulkan juga tidak terlalu banyak,” ujar Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo Adi Nugroho.

Tidak hanya itu, petugas juga harus selektif memilih donor. Tidak dapat dipungkiri, di tengah pandemi segala yang berpotensi adanya penularan virus harus dicegah secara serius.

Karenanya, untuk menyiasatinya, dalam situasi genting ada beberapa cara dilakukan. Salah satunya meminta kiriman darah dari PMI terdekat. Agar pemenuhan darah dapat segera dilakukan. Kebutuhan darah dapat juga dipenuhi dengan donor antarkeluarga. Di samping itu, upaya rutin tetap dilakukan. Yakni, meminta relawan mendermakan darahnya.

“Kebutuhan darah tidak bisa diprediksikan. Jika ada donor yang hendak mendermakan darahnya, bisa langsung datang ke UDD. Sebab, kegiatan donor darah dengan skala besar masih belum memungkinkan dilaksanakan,” jelas Adi. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/