Forkopimda Kota Probolinggo Libatkan Toga-Tomas Cegah Korona

SAMBUTAN: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan sambutan dalam acara Fasilitasi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Orin Hall & Resto, Senin (16/3). (Foto-foto: Ridhowati Saputri/Radar Bromo)

Related Post

Penyakit korona atau coronavirus disease-19 (Covid-19) menjadi pembahasan utama dalam Fasilitasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Senin (16/3), mereka mengelar pertemuan di Orin Hall & Resto, Kota Probolinggo.

————–

Ratusan undangan memenuhi ballroom Orin Hall & Resto, Kota Probolinggo. Di antaranya, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kota Probolinggo. Mereka sepakat membahas problematika aktual berupa penyebaran wabah penyakit Covid-19.

Sejumlah pejabat dari Forkopimda terlihat hadir. Termasuk, yang memawakili. Di antaranya, ada Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin; Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati; Dandim 0820 Letkol Inf Imam Wibowo; Kabag Ops Polres Probolinggo Kota AKP Hermawan Tjahyono; Kasi Perdata Umum Kejari Probolinggo Elan Jaelani; dan Pranata Muda Hukum PN Probolinggo M. Heru Gunawan.

SAMBUTAN: Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Achmad Sudianto memberikan sambutan.

 

“Tujuan kegiatan ini menjalin silaturahmi, menyampaikan informasi dan komunikasi antara Forkopimda dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Probolinggo,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo Achmad Sudianto dalam sambutannya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mengungkapkan, pertemuan Forkopimda dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat ini juga bertujuan membahas isu nasional terkait penyebaran dan pencegahan Covid-19.

“Perlu saya sampaikan pada minggu malam telah diputuskan, bahwa (Pemkot) meliburkan aktivitas di lembaga pendidikan. Langkah yang kami ambil ini adalah langkah pencegahan,” ujarnya.

TURUT HADIR: Sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Probolinggo, juga hadir dalam Fasilitasi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Orin Hall & Resto.

 

Ia berharap langkah yang diambil Pemkot Probolinggo jangan diasumsikan adanya warga yang sakit. Menurutnya, wabah Covid-19 menjadi heboh tidak lepas karena keberadaan media sosial. “Kalau orang luar flu sudah heboh, orang Indonesia flu seperti biasa saja. Begitu ada media sosial, menimbulkan asumsi berpapasan saja langsung pingsan,” ujarnya.

SINERGI: Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Probolinggo hadir dalam Fasilitasi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

 

Habib Hadi mengakui, kebijakan yang dilakukannya pasti akan ada yang merasa tidak nyaman dan dirugikan. Namun, langkah ini perlu diambil untuk meminimalisasi penularan Covid-19. “Kegiatan ini hampir ditiadakan, namun akhirnya tetap dilaksanakan untuk menyosialisasikan upaya pencegahan Covid-19. Termasuk bagaimana melaporkan ketika ada yang mengalami ciri-ciri Covid-19,” ujarnya.

KESEHATAN: Suharso dari IAI Kota Probolinggo mempraktikkan cara pembuatan hand sanitizier dalam acara Fasilitasi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Orin Hall & Resto.

 

Wali Kota memastikan, di Kota Probolinggo tidak ada warga yang positif Covid-19. Namun, menurutnya masyarakat wajib menjaga kebersihan diri dan lingkungannya. “Untuk di masjid dan musala tolong karpetnya digulung dan dicuci. Jamaah hendaknya membawa sajadah sendiri dari rumah,” ujarnya.

Dandim 0820 Letkol Inf. Imam Wibowo mengimbau untuk tetap cerdas menyikapi virus korona. “Tetap harus tahu ini adalah ancaman bukan ancaman yang ringan. Jangan sampai kelabakan. Melakukan sosialisasi hidup bersih, etika dalam berkomunikasi dengan orang lain, termasuk kesadaran untuk memeriksakan diri,” ujarnya.

DOA: Ketua MUI K.H. Nizar Irsyad memimpin pembacaan doa dalam pembukaan Fasilitasi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

 

Sementara itu, Ketua MUI Kota Probolinggo K.H. Nizar Irsyad mendukung langkah Pemkot meliburkan siswa. Namun, juga perlu diingatkan kembali mengenai kesempatan libur sekolah ini bukan untuk berwisata.

KEAMANAN: Dandim 0820 Letkol Inf. Imam Wibowo menyampaikan sambuatannya. Terlihat juga Kabag Ops Polres Probolinggo AKP Hermawan Tjahyono; Kasi Perdata Umum Kejari Probolinggo Elan Jaelani; Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin; dan Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati; Pranata Muda Hukum PN Probolinggo M. Heru Gunawan.

 

“Termasuk juga pesan Wali Kota untuk membersihkan karpet masjid dan musala juga perlu dilakukan. Kebersihan bagian dari iman. Seharusnya bisa dilakukan di Kota Probolinggo,” ujarnya. (put/adv)